Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

Unboxing Samsung Galaxy S22 Plus Terungkap Isi Box dan Build Quality

Author Fikri Hidayat Santoso
Jul 24, 2026 9 min read
Unboxing Samsung Galaxy S22 Plus Terungkap Isi Box dan Build Quality

Setelah kami menguji Samsung Galaxy S22 Plus selama tiga minggu penuh di Jakarta — mulai dari scrolling harian, sesi foto malam, sampai marathon Netflix — akhirnya waktunya kami tulis semua yang perlu kamu tahu sebelum membeli HP ini.

Review dan unboxing ini kami lakukan pada Juli 2026, menggunakan unit yang kami beli sendiri dari Samsung Experience Store di Jakarta. Bukan unit press, bukan review copy.

Samsung Galaxy S22 Plus pertama kali rilis awal 2022. Di 2026 ini, posisinya sangat menarik — harganya sudah turun cukup signifikan, tapi spesifikasinya masih sangat relevan untuk kebutuhan sehari-hari. Nah, apakah masih worth it dibeli sekarang? Kita mulai dari awal: isi boxnya.

Isi Box Samsung Galaxy S22 Plus

Buka box Samsung Galaxy S22 Plus, dan kamu langsung disambut dengan presentasi yang cukup rapi. Samsung memang sudah terkenal dengan packaging minimalis namun tetap terasa premium.

Ini semua yang ada di dalam kotak:

  • Unit Samsung Galaxy S22 Plus
  • Kabel USB-C to USB-C
  • Ejector pin untuk SIM card
  • Dokumen garansi dan panduan singkat

Yep, tidak ada charger di dalam box. Samsung mengikuti tren industri — charger dijual terpisah. Ini salah satu hal yang perlu kamu perhitungkan jika beli unit baru.

Tidak ada case bawaan, tidak ada earphone. Cukup minimalis, tapi setidaknya kabelnya sudah USB-C to USB-C yang mendukung fast charging. Kamu butuh charger 45W Samsung untuk pengisian optimal — tersedia di Tokopedia dan Shopee sekitar Rp 350–500 ribuan.

Kesan Pertama Saat Pegang S22 Plus

Begitu HP ini keluar dari box, kesan pertama yang langsung terasa adalah: ini berat tapi enak di tangan. Bobot 195 gram terasa solid, bukan berat yang terasa murahan.

Frame aluminum Armor menjadi tulang punggung bodi HP ini. Dikombinasikan dengan kaca Corning Gorilla Glass Victus+ di depan dan belakang, rasa keseluruhannya terasa flagship banget.

Layar 6,6 inci langsung menyambut kamu dengan warna yang memukau. Ini panel Dynamic AMOLED 2X dengan refresh rate 120Hz adaptif — dan perbedaannya dari panel biasa sangat terasa bahkan sejak pertama kali dinyalakan.

Desain dan Build Quality Detail

S22 Plus hadir dalam beberapa warna: Phantom Black, Phantom White, Sky Blue, dan Pink Gold. Unit kami adalah Phantom Black, yang terlihat elegan tapi sangat mudah meninggalkan jejak sidik jari.

Modul kamera belakang desainnya menyatu dengan bodi — tidak ada bump kamera yang mencolok seperti S21 series. Ini salah satu detail desain yang paling banyak dipuji dari seri S22.

Dimensi dan Ergonomi

Dengan ukuran 157.4 x 75.8 x 7.6 mm, S22 Plus memang bukan HP yang bisa dioperasikan satu tangan. Tapi untuk pengguna yang terbiasa dengan HP layar besar, ini justru jadi nilai plus.

Tombol power di sisi kanan terasa clicky dan responsif. Volume rocker di atasnya juga sama baiknya — tidak ada rattle, tidak ada wobble.

Rating IP68

S22 Plus sudah mendapat sertifikasi IP68, artinya tahan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Ini fitur yang sangat berguna untuk pengguna aktif — tidak perlu panik saat HP terkena hujan atau terciprat air.

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy S22 Plus

Komponen Spesifikasi
Layar 6.6 inci Dynamic AMOLED 2X, 120Hz, FHD+
Chipset (Global) Snapdragon 8 Gen 1
Chipset (Beberapa pasar) Exynos 2200
RAM 8GB
Storage 128GB / 256GB (UFS 3.1)
Kamera Utama 50MP f/1.8, OIS
Kamera Ultrawide 12MP f/2.2
Kamera Telefoto 10MP f/2.4, 3x optical zoom
Kamera Depan 10MP f/2.2
Baterai 4500 mAh
Charging 45W wired, 15W wireless, 4.5W reverse wireless
OS Android 15 (One UI 7 via update)
Konektivitas 5G, Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.2, NFC
Ketahanan IP68
Dimensi 157.4 x 75.8 x 7.6 mm, 195g

Performa dan Pengalaman Harian

Dengan Snapdragon 8 Gen 1 (atau Exynos 2200 tergantung pasar), S22 Plus punya tenaga yang lebih dari cukup untuk pemakaian sehari-hari di 2026. Multitasking, social media, video streaming — semua mulus.

Yang perlu dicatat, chipset generasi ini memang dikenal agak boros dan bisa hangat saat dipakai intensif. Bermain game berat seperti Genshin Impact atau PUBG Mobile di setting tinggi dalam waktu lama bisa membuat bodi terasa warm.

One UI 7 dan Update Software

Salah satu nilai jual S22 Plus yang masih relevan di 2026 adalah garansi update OS dari Samsung. Samsung menjanjikan 4 generasi update OS dan 5 tahun patch keamanan untuk seri ini.

Artinya, di pertengahan 2026, S22 Plus kamu sudah bisa jalan di One UI 7 dengan Android 15. Ini sangat worth it untuk sebuah HP yang harganya sudah turun drastis dari harga launch-nya dulu.

Kualitas Kamera S22 Plus

Sistem tiga kamera di S22 Plus adalah salah satu daya tarik utamanya. Kamera utama 50MP dengan OIS menghasilkan foto yang tajam dan detail bahkan di kondisi kurang cahaya.

Fitur Nightography Samsung di sini benar-benar bekerja — foto malam yang kami ambil di sudut-sudut Jakarta menunjukkan detail yang cukup impresif dengan noise yang terkontrol.

Telefoto 3x Optical

Kamera telefoto 3x optical zoom adalah senjata rahasia S22 Plus untuk portrait dan foto jarak jauh. Hasilnya konsisten dan sharp bahkan tanpa banyak post-processing.

Video 8K memang ada, tapi secara praktis video 4K 60fps adalah sweet spot yang kami rekomendasikan untuk keseimbangan kualitas dan kapasitas storage.

Daya Tahan Baterai

Baterai 4500 mAh di S22 Plus cukup untuk menemani seharian penuh untuk pemakaian normal. Dalam pengujian kami, dengan pemakaian campuran (sosmed, kamera, beberapa panggilan video), HP ini bisa bertahan sekitar 5–6 jam screen-on time.

Untuk heavy user, mungkin perlu top-up di sore hari. Charging 45W bisa mengisi dari 0 ke 100% dalam sekitar 55–60 menit — cepat, tapi tidak se-agresif beberapa kompetitornya.

Tabel Pros dan Cons Samsung Galaxy S22 Plus

Kelebihan Kekurangan
Build quality premium, frame armor aluminum Tidak ada charger dalam box
Layar Dynamic AMOLED 2X 120Hz memukau Bodi mudah kotor (fingerprint magnet)
Kamera versatil dengan 3x optical zoom Bisa hangat saat gaming berat
IP68, tahan air dan debu Baterai tidak terlalu besar untuk layar 6.6 inci
Support update OS 4 generasi + 5 tahun keamanan Tidak ada slot microSD
Wi-Fi 6E dan 5G siap masa depan Performa chipset kalah dari generasi terbaru
Desain kamera flat, estetika lebih bersih Harga bekas kadang masih tidak terlalu murah

Harga Samsung Galaxy S22 Plus di 2026

Di 2026, Samsung Galaxy S22 Plus bisa ditemukan di kisaran Rp 5 juta hingga Rp 7 juta untuk unit bekas berkondisi baik, tergantung storage dan kondisi fisik.

Unit baru (jika masih tersedia) bisa ditemukan di Tokopedia, Shopee, atau Samsung Store resmi. Untuk unit bekas, pastikan cek kondisi fisik, status software, dan apakah garansi masih berlaku.

Harga dapat berubah sewaktu-waktu, selalu cek toko resmi atau Tokopedia/Shopee untuk harga terkini.

Perbandingan Singkat dengan Kompetitor

Fitur S22 Plus Xiaomi 13 Pro OPPO Find X7
Layar 6.6" AMOLED 120Hz 6.73" AMOLED 120Hz 6.82" AMOLED 120Hz
Kamera Utama 50MP, OIS 50MP Leica, OIS 50MP Hasselblad, OIS
Baterai 4500 mAh 4820 mAh 5000 mAh
Charging 45W 120W 100W
IP Rating IP68 IP68 IP65
Update OS 4 generasi 3 generasi 3 generasi

Verdict: Masih Worth It di 2026?

Samsung Galaxy S22 Plus adalah contoh flagship yang "menua dengan baik." Di 2026, dengan harga yang sudah turun signifikan, nilai proposisinya sangat kuat — terutama untuk pengguna yang mengutamakan build quality premium, kamera yang konsisten, dan jaminan update software jangka panjang.

Kami rekomendasikan S22 Plus untuk kamu yang mencari smartphone flagship bekas di budget Rp 5–7 juta, ingin layar besar AMOLED berkualitas tinggi, dan tidak keberatan dengan ketiadaan charger dalam box.

Yang perlu pertimbangan lebih adalah kalau kamu heavy gamer — chipset generasi ini bisa throttle di sesi gaming panjang. Untuk use case tersebut, mungkin lebih baik lirik alternatif yang lebih baru seperti Samsung Galaxy S23 atau S25 yang sudah pakai Snapdragon 8 Gen 2 ke atas.

Tapi untuk pemakaian harian, fotografi, dan produktivitas? S22 Plus masih sangat layak masuk keranjang belanja kamu di 2026.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Samsung Galaxy S22 Plus masih dapat update software di 2026?
Ya. Samsung berkomitmen memberikan 4 generasi update OS dan 5 tahun patch keamanan untuk seri Galaxy S22. Di 2026, unit ini sudah mendapatkan update One UI 7 dengan Android 15.
Apakah ada charger di dalam box Samsung Galaxy S22 Plus?
Tidak. Samsung tidak menyertakan charger dalam box sejak seri S21. Kamu perlu membeli Samsung 45W Super Fast Charger secara terpisah di Tokopedia, Shopee, atau Samsung Store resmi.
Berapa harga Samsung Galaxy S22 Plus bekas di 2026?
Di 2026, harga bekas S22 Plus berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 7 juta tergantung kondisi, storage, dan kelengkapan aksesori. Selalu cek kondisi fisik dan pastikan IMEI terdaftar sebelum membeli unit bekas.
Apakah Samsung Galaxy S22 Plus mendukung 5G di Indonesia?
Ya, Samsung Galaxy S22 Plus mendukung konektivitas 5G. Namun ketersediaan jaringan 5G tetap bergantung pada provider dan area coverage di kota kamu.
Apa perbedaan S22 Plus dan S22 Ultra?
S22 Ultra hadir dengan S Pen built-in, kamera 108MP dengan 10x optical zoom, dan baterai lebih besar 5000 mAh. S22 Plus lebih compact dengan desain yang lebih ramping, cocok untuk pengguna yang tidak butuh S Pen tapi tetap ingin performa flagship.
#samsung galaxy s22 plus #unboxing #review #build quality #isi box #spesifikasi #pros cons #verdict #flagship samsung #one ui #snapdragon 8 gen 1 #exynos 2200 #kamera #baterai #smartphone #indonesia #2026
Fikri Hidayat Santoso

Ditulis oleh: Fikri Hidayat Santoso Peninjau Smartphone & Mobile

Fikri Hidayat Santoso adalah seorang Peninjau Smartphone & Mobile dengan pengalaman lebih dari 13 tahun di industri teknologi. Lulusan Cybernetics College, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di TechJournal.

Comments