Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

Samsung Galaxy S25 vs S23 Worth It Selisih 750 Ribu?

Author Maya Saputra Pangestu
Jul 24, 2026 9 min read
Samsung Galaxy S25 vs S23 Worth It Selisih 750 Ribu?

Setelah kami menguji kedua perangkat ini selama tiga minggu penuh pada Juli 2026, satu pertanyaan terus muncul dari komunitas pengguna Samsung di Jakarta dan kota-kota lain: apakah Galaxy S25 benar-benar lebih baik dari S23 untuk selisih harga sekitar 750 ribu rupiah?

Ini bukan pertanyaan sepele. Di kisaran harga flagship, 750 ribu bisa berarti banyak hal — dan tidak semua upgrade terasa signifikan di tangan.

Konteks Harga dan Posisi di Pasar Indonesia

Per Juli 2026, Samsung Galaxy S25 dibanderol sekitar Rp 12.999.000 untuk varian 128GB di Samsung Store resmi, Tokopedia, dan Shopee. Galaxy S23 yang sudah lebih tua kini beredar di kisaran Rp 11.999.000 untuk unit baru stok lama, atau Rp 9.500.000 hingga Rp 10.500.000 untuk unit bekas kondisi mulus di pasar second.

Harga dapat berubah sewaktu-waktu — selalu cek Samsung Store resmi, Tokopedia, Shopee, atau iBox untuk harga terkini sebelum memutuskan beli.

Spesifikasi Head-to-Head

Spesifikasi Samsung Galaxy S25 Samsung Galaxy S23
Chipset Snapdragon 8 Elite Snapdragon 8 Gen 2
RAM 12GB LPDDR5X 8GB LPDDR5
Storage 128GB / 256GB UFS 4.0 128GB / 256GB UFS 3.1
Layar 6.2" AMOLED 2X, 120Hz, 2600 nit 6.1" AMOLED 2X, 120Hz, 1750 nit
Kamera Utama 50MP f/1.8, OIS 50MP f/1.8, OIS
Kamera Ultra-wide 12MP f/2.2 12MP f/2.2
Kamera Telephoto 10MP 3x optical zoom 10MP 3x optical zoom
Baterai 4.000mAh, 25W wired, 15W wireless 3.900mAh, 25W wired, 15W wireless
OS Android 15, One UI 7 Android 15 (update), One UI 7
Ketebalan 7.2mm 7.6mm
Bobot 162g 168g
Konektivitas Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, UWB Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.3
Garansi Resmi 1 tahun Samsung Indonesia 1 tahun Samsung Indonesia

Performa: Ini Bedanya di Dunia Nyata

Snapdragon 8 Elite di S25 bukan sekadar angka di atas kertas. Dalam pengujian multitasking harian — buka 15+ tab Chrome, edit foto di Lightroom Mobile, sambil streaming YouTube — S25 terasa lebih "lega" dan tidak pernah tersendat.

S23 dengan Snapdragon 8 Gen 2 masih kencang untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi saat kami paksa main Genshin Impact di setting grafis maksimal sambil merekam layar, S23 mulai throttling lebih cepat dibanding S25.

Soal RAM, lompatan dari 8GB ke 12GB terasa nyata saat multitasking. S25 bisa menyimpan lebih banyak aplikasi di background tanpa reload — hal yang langsung kerasa oleh pengguna Jakarta yang aktif antara WhatsApp, Instagram, dan aplikasi kerja secara bersamaan.

Kamera: Angka Sama, Hasil Beda?

Di atas kertas, konfigurasi kamera keduanya identik. Tapi prosesing gambar adalah cerita berbeda.

S25 menggunakan AI yang lebih baru untuk scene detection dan noise reduction — hasilnya foto malam hari S25 sedikit lebih bersih dengan detail lebih terjaga. Perbedaannya subtle, tapi terlihat kalau kamu zoom 100% atau cetak ukuran besar.

Untuk video, S25 mendukung perekaman Log format untuk kebutuhan color grading, sesuatu yang tidak ada di S23. Buat konten kreator yang serius, ini bisa jadi poin krusial.

Perbandingan Kamera Singkat

Skenario S25 S23
Foto siang hari Setara Setara
Foto malam (Night Mode) Sedikit lebih baik Masih bagus
Video 4K 60fps Lebih stabil, Log support Bagus, tanpa Log
Selfie Setara Setara
Zoom 3x Setara Setara

Layar: Lebih Terang, Lebih Tipis

S25 hadir dengan kecerahan puncak 2600 nit vs 1750 nit di S23. Perbedaan ini terasa signifikan saat pakai di luar ruangan terik — layar S25 tetap terbaca jelas di siang hari menyengat sekalipun.

Ukuran layar S25 juga sedikit lebih besar (6.2" vs 6.1"), dan bodinya lebih tipis 0.4mm. Bukan perbedaan dramatis, tapi kalau kamu pegang keduanya bergantian, S25 jelas terasa lebih premium di genggaman.

Baterai: Hampir Setara

Kapasitas baterai S25 hanya 100mAh lebih besar dari S23. Dalam pemakaian nyata, keduanya bertahan sekitar satu hari penuh untuk pemakaian normal.

Yang membuat S25 lebih efisien justru chipset-nya. Snapdragon 8 Elite punya efisiensi daya yang lebih baik, sehingga S25 bisa bertahan lebih lama meski layarnya lebih besar dan lebih terang.

Soal pengisian daya, keduanya masih terkunci di 25W untuk wired — ini tetap menjadi kekurangan keduanya dibanding pesaing yang sudah di 65W hingga 100W di kisaran harga yang sama.

Software dan Fitur AI

Keduanya sekarang berjalan di One UI 7 berbasis Android 15. Tapi S25 mendapat fitur Galaxy AI generasi terbaru — termasuk Live Translate yang lebih akurat, Circle to Search yang lebih responsif, dan generative edit di galeri foto.

S23 mendapat sebagian fitur Galaxy AI ini lewat update, tapi tidak semuanya. Beberapa fitur AI eksklusif hanya hadir di lini S25 dan seterusnya karena keterbatasan hardware NPU.

Pros dan Cons Masing-masing

Samsung Galaxy S25

  • Pros: Chipset terkencang di kelasnya, layar lebih terang, RAM lebih besar, Wi-Fi 7, fitur AI lengkap, desain lebih tipis
  • Cons: Charger masih 25W, harga lebih tinggi, perbedaan kamera tidak drastis dari S23

Samsung Galaxy S23

  • Pros: Harga lebih terjangkau, performa masih sangat kencang, kamera tetap kompeten, dapat update One UI 7
  • Cons: RAM lebih kecil, layar kurang terang, beberapa fitur AI tidak tersedia, Wi-Fi 6E bukan Wi-Fi 7

Siapa yang Sebaiknya Upgrade ke S25?

Kalau kamu saat ini pakai S23 dan puas, jawabannya jujur: tidak perlu upgrade sekarang. S23 masih sangat capable dan akan terus dapat update software dari Samsung.

Tapi kalau kamu mau beli baru dari nol dan budget bisa stretch 750 ribu, S25 jelas pilihan lebih bijak untuk investasi jangka panjang — chipset yang lebih baru berarti HP ini akan terasa cepat lebih lama.

Rekomendasi berdasarkan profil pengguna

Profil Pengguna Rekomendasi Alasan
Pengguna S23 aktif, puas Tetap di S23 Upgrade tidak signifikan
Beli HP baru, budget tipis S23 baru / bekas Value for money lebih baik
Beli HP baru, budget fleksibel S25 Future-proof lebih lama
Konten kreator / video S25 Log video, AI editing lebih lengkap
Pengguna S21 ke bawah S25 Lompatan performa sangat terasa

Verdict: Worth It atau Tidak?

Selisih 750 ribu antara S25 dan S23 baru terasa worth it kalau kamu memang membeli dari nol dan mau pakai HP ini minimal 3 tahun ke depan. S25 lebih future-proof berkat chipset yang lebih baru, RAM lebih besar, dan ekosistem Galaxy AI yang lebih lengkap.

Tapi kalau kamu sudah pegang S23 dan pemakaian sehari-hari tidak ada masalah — simpan uangnya. Upgrade dari S23 ke S25 bukan lompatan generasi yang akan mengubah hidup kamu.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Samsung Galaxy S23 masih layak dibeli di 2026?
Sangat layak, terutama untuk unit bekas kondisi mulus di harga Rp 9.500.000 hingga Rp 10.500.000. Snapdragon 8 Gen 2 masih kencang, kamera kompeten, dan sudah dapat update One UI 7.
Apakah Samsung Galaxy S23 bisa dapat fitur Galaxy AI seperti S25?
Sebagian bisa, lewat update software. Tapi beberapa fitur AI terbaru yang butuh NPU lebih kuat eksklusif untuk S25 dan seterusnya — tidak bisa diporting ke S23.
Dimana beli Samsung Galaxy S25 dengan harga terbaik di Indonesia?
Cek Samsung Store resmi, Tokopedia, Shopee, dan iBox secara bersamaan. Sering ada cashback atau bundling aksesori yang bisa menghemat ratusan ribu. Harga berubah mengikuti promo, jadi pantau terus.
Apakah charger sudah termasuk dalam box Samsung Galaxy S25?
Tidak. Seperti kebanyakan flagship Samsung sejak 2021, charger tidak disertakan dalam box. Kamu perlu beli charger 25W Samsung secara terpisah, atau cek bundling di toko resmi.
Berapa lama Samsung Galaxy S25 akan dapat update software?
Samsung menjanjikan 7 tahun update OS dan keamanan untuk lini Galaxy S25 — artinya HP ini akan tetap dapat update resmi hingga sekitar 2032. Ini salah satu nilai jual terkuat S25 dibanding S23 yang jadwal updatenya lebih terbatas.
#samsung galaxy s25 #samsung galaxy s23 #perbandingan smartphone #worth it #snapdragon 8 elite #snapdragon 8 gen 2 #one ui 7 #kamera samsung #flagship samsung #upgrade smartphone #indonesia #2026
Maya Saputra Pangestu

Ditulis oleh: Maya Saputra Pangestu Peninjau Smartphone & Mobile

Maya Saputra Pangestu adalah seorang Peninjau Smartphone & Mobile dengan pengalaman lebih dari 6 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Brawijaya, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di TechJournal.

Comments