Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

Review OPPO Pad 2 di Depok Pengalaman Pengguna Lokal Terungkap

Author Fitri Pangestu Ramadhan
Jul 25, 2026 9 min read
Review OPPO Pad 2 di Depok Pengalaman Pengguna Lokal Terungkap

Setelah kami menguji OPPO Pad 2 selama hampir 3 minggu penuh di Depok — mulai dari jalan macet Margonda, coworking space di Beji, sampai sesi malem rebahan nonton Netflix — kami akhirnya punya gambaran yang cukup jelas soal tablet ini.

Pengujian kami lakukan mulai awal Juli 2026, dan hasilnya cukup mengejutkan di beberapa aspek. Ada yang bikin kami impressed, ada juga yang bikin kami mikir dua kali sebelum merekomendasikannya ke orang lain.

Kenapa OPPO Pad 2 Menarik Perhatian?

Pasar tablet Android di Indonesia saat ini cukup ramai. Samsung, Xiaomi, sampai Lenovo semua berlomba-lomba masuk di segmen mid-range hingga premium.

OPPO Pad 2 hadir dengan klaim yang cukup berani: layar 11.61 inci dengan refresh rate 144Hz, chipset Dimensity 9000 yang biasanya ada di flagship, dan desain premium yang tipis. Harga kisaran Rp 6 jutaan membuat ini masuk kategori "worth it atau tidak?" yang menarik untuk dijawab.

Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek toko resmi OPPO, Tokopedia, atau Shopee untuk harga terkini.

Spesifikasi Lengkap OPPO Pad 2

Spesifikasi Detail
Layar 11.61 inci LCD IPS, 144Hz, 2800 x 2000 px
Chipset MediaTek Dimensity 9000
RAM 8GB / 12GB LPDDR5
Storage 128GB / 256GB UFS 3.1
Baterai 9510 mAh, 67W SuperVOOC
Kamera Belakang 13MP f/2.2
Kamera Depan 8MP f/2.0
OS ColorOS 13 berbasis Android 13
Konektivitas WiFi 6, Bluetooth 5.3, USB-C 3.1
Bobot 552 gram
Dimensi 270.5 x 177.8 x 6.54mm

Desain dan Build Quality: Tipis Banget untuk Ukurannya

Begitu kami pegang OPPO Pad 2 pertama kali, kesan pertama yang langsung muncul adalah: ini tipis banget. Tebal 6.54mm untuk tablet dengan baterai 9510 mAh itu sesuatu yang cukup mengagumkan dari sisi engineering.

Material bodi aluminium terasa solid dan dingin saat digenggam. Tidak ada kesan murahan sama sekali, meski kita perlu ingat ini bukan tablet flagship seperti iPad Pro.

Warna yang kami uji adalah Glacier Blue — biru muda dengan finishing matte yang tidak mudah kotor. Di lingkungan coworking Depok yang sering kena noda jari, ini jelas nilai plus.

Satu hal yang kami perhatikan: layarnya tidak punya slot SIM card. Jadi kalau kamu butuh tablet dengan koneksi seluler mandiri, OPPO Pad 2 bukan pilihan tepat karena hanya tersedia varian WiFi only.

Performa Layar di Kehidupan Nyata Depok

Panel 11.61 inci dengan resolusi 2800 x 2000 pixel dan refresh rate 144Hz adalah salah satu selling point terbesar OPPO Pad 2. Kami mengujinya secara intensif untuk berbagai kebutuhan yang relevan bagi pengguna Depok.

Untuk Nonton Konten

Nonton YouTube dan Netflix jadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Warna tampil vivid, detail tajam, dan sudut pandang yang lebar — cocok buat nonton bareng dua orang sekaligus.

Sayangnya, layar ini LCD IPS, bukan AMOLED. Jadi hitam pekat yang biasa kamu lihat di tablet Samsung Galaxy Tab S-series tidak akan kamu temukan di sini. Hitam di OPPO Pad 2 terlihat agak abu-abu gelap, terutama kalau kamu nonton di ruangan gelap.

Untuk Kerja dan Produktivitas

Kami mencoba OPPO Pad 2 sebagai pengganti laptop tipis di coworking space selama beberapa sesi kerja. Dengan keyboard eksternal OPPO Smart Keyboard (dijual terpisah), pengalaman mengetik terasa cukup nyaman.

Layar lebar sangat membantu untuk multitasking split-screen — misalnya buka Google Docs di satu sisi dan browser di sisi lain. ColorOS 13 mendukung fitur ini dengan mulus.

Refresh Rate 144Hz

Refresh rate 144Hz terasa dampaknya saat scrolling feed media sosial atau main game. Semua terasa smooth dan responsif. Namun secara default, OPPO Pad 2 menyetel refresh rate di mode adaptif — tidak selalu 144Hz untuk menghemat baterai.

Performa Chipset Dimensity 9000

Dimensity 9000 adalah chipset yang biasanya kita temukan di smartphone flagship, bukan tablet mid-range. Keputusan OPPO memasang chipset ini di Pad 2 jelas memberikan keunggulan performa yang signifikan dibanding kompetitor di harga yang sama.

Kami menjalankan beberapa test performa informal selama di Depok:

  • Buka 10 tab Chrome sekaligus: lancar tanpa lag berarti
  • Edit video ringan di CapCut: render cepat, tidak ada stuttering
  • Main Genshin Impact setting High: stabil di 60fps, tidak overheat parah
  • Multitasking 5 aplikasi sekaligus: tidak ada force close
  • Zoom meeting 1 jam: suhu terkontrol, tidak terlalu panas

Untuk gaming berat seperti Genshin Impact, tablet memang terasa hangat setelah 45 menit sesi gaming. Tapi tidak sampai di titik yang mengganggu — masih dalam batas normal untuk chipset seperforma ini.

Baterai 9510 mAh: Sang Juara di Kelasnya

Ini mungkin salah satu aspek paling kuat dari OPPO Pad 2. Baterai 9510 mAh adalah kapasitas yang besar, dan dalam penggunaan kami di Depok, hasilnya sangat memuaskan.

Dalam satu hari penuh penggunaan mixed (kerja, nonton, gaming ringan), OPPO Pad 2 masih menyisakan sekitar 25-30% baterai di malam hari. Untuk pengguna yang tidak mau repot bawa charger ke mana-mana, ini kabar baik.

Pengisian daya 67W SuperVOOC juga bekerja dengan cepat. Dari 10% ke 100%, kami butuh sekitar 80-85 menit — tergolong sangat cepat untuk kapasitas sebesar ini.

Kamera: Fungsinya Terbatas tapi Cukup

Kamera di tablet memang bukan prioritas utama kebanyakan pengguna, dan OPPO Pad 2 tidak mengubah formula itu. Kamera 13MP belakang dan 8MP depan hadir sebagai fitur pelengkap, bukan unggulan.

Untuk foto dokumen, foto papan tulis di rapat, atau video call di Zoom, kamera depan 8MP sudah lebih dari cukup. Kualitas video call bahkan cukup bagus dengan microphone yang menangkap suara jelas.

Jangan harapkan foto night mode yang dramatis atau bokeh yang natural dari kamera tablet ini — itu bukan poin jualannya.

Speaker dan Audio: Empat Speaker yang Solid

OPPO Pad 2 dilengkapi quad speaker dengan Dolby Atmos. Dalam pengujian kami, kualitas suaranya memang di atas rata-rata tablet di kelasnya.

Menonton film dengan speaker bawaan cukup memuaskan — ada detail suara yang terasa nyata, bass yang lumayan ada meski tidak sedalam headphone. Untuk ukuran tablet, ini salah satu audio terbaik yang kami dengar di segmen harganya.

ColorOS 13: Kelebihan dan Kekurangannya

Software OPPO Pad 2 berjalan di ColorOS 13 berbasis Android 13. Secara keseluruhan, UI-nya bersih dan responsif. Fitur-fitur produktivitas seperti split screen, floating window, dan Smart Sidebar tersedia dan berfungsi baik.

Yang sedikit mengganggu adalah kehadiran beberapa aplikasi bloatware bawaan yang tidak bisa diuninstall. Ini bukan masalah baru di ekosistem Android China, tapi tetap sedikit mengganggu storage dan RAM.

OPPO juga menjanjikan update keamanan rutin, meski untuk update Android major, history update OPPO di perangkat tablet perlu dipantau lebih lanjut.

Pengalaman Pengguna di Depok: Konteks Lokal

Kami dengan sengaja menguji OPPO Pad 2 dalam konteks kehidupan di Depok, bukan kondisi laboratorium steril. Beberapa catatan menarik yang kami temukan:

Di perjalanan naik KRL dari Depok ke Jakarta, layar yang besar sangat membantu buat baca ebook atau nonton download-an. Tapi bobot 552 gram terasa berat kalau dipegang satu tangan lebih dari 20 menit.

Di coworking space kawasan UI Depok dengan koneksi WiFi 6, OPPO Pad 2 menghasilkan kecepatan unduh yang kencang dan koneksi yang sangat stabil. Fitur WiFi 6 jelas terasa perbedaannya.

Satu hal yang kami perhatikan: layar yang besar dan cerah (kecerahan maksimal bisa sangat tinggi) sangat membantu saat digunakan di luar ruangan di siang hari. Ini plus untuk pengguna yang sering kerja di kafe outdoor.

Tabel Pros dan Cons OPPO Pad 2

✅ Kelebihan ❌ Kekurangan
Dimensity 9000 — performa flagship di tablet mid-range Layar LCD IPS, bukan AMOLED
Baterai 9510 mAh tahan seharian penuh Tidak ada slot SIM — hanya WiFi
67W SuperVOOC, cas cepat untuk kapasitas besar Bobot 552g terasa berat untuk pemakaian satu tangan lama
Desain tipis 6.54mm dan material premium Ada bloatware yang tidak bisa diuninstall
Quad speaker dengan Dolby Atmos sangat baik Kamera tidak istimewa
Layar 11.61 inci 144Hz, sangat lega Aksesori keyboard dijual terpisah, cukup mahal
WiFi 6 untuk koneksi super cepat dan stabil Update Android major belum terjamin panjang

Perbandingan dengan Kompetitor di Kelas yang Sama

Produk Chipset Layar Baterai Harga Kisaran
OPPO Pad 2 Dimensity 9000 11.61" 144Hz LCD 9510 mAh 67W ~Rp 6 juta
Xiaomi Pad 7 Snapdragon 7s Gen 3 11.2" 144Hz LCD 8850 mAh 45W ~Rp 5,5 juta
Samsung Galaxy Tab S9 FE Exynos 1380 10.9" 90Hz LCD 8000 mAh 45W ~Rp 6 juta
Realme Pad 2 Helio G99 11.5" 120Hz LCD 8360 mAh 33W ~Rp 4 juta

Dari tabel di atas, OPPO Pad 2 unggul telak di chipset dan kecepatan charging. Kalau kamu prioritaskan performa murni, susah menandingi Dimensity 9000 di harga ini.

Siapa yang Paling Cocok Beli OPPO Pad 2?

Berdasarkan pengujian kami, OPPO Pad 2 paling cocok untuk beberapa tipe pengguna spesifik:

  • Karyawan kantoran atau mahasiswa yang butuh tablet produktif untuk kerja hybrid di rumah dan kantor
  • Pengguna konten hiburan intensif yang sering nonton streaming dan gaming mobile
  • Pengguna yang tidak butuh SIM card dan sudah ada hotspot dari smartphone
  • Pengguna yang butuh baterai tahan lama tanpa sering cas

Sebaliknya, OPPO Pad 2 mungkin bukan pilihan terbaik kalau kamu butuh tablet dengan koneksi seluler mandiri, atau sangat memprioritaskan kualitas layar AMOLED.

Harga dan Tempat Beli di Indonesia

OPPO Pad 2 tersedia di Indonesia melalui beberapa channel resmi. Berikut tempat yang kami rekomendasikan:

  • OPPO Official Store Tokopedia — sering ada cashback dan flash sale
  • OPPO Official Store Shopee — kerap ada bundle aksesori gratis
  • OPPO Experience Store di mall besar Depok seperti Margo City dan Depok Town Square
  • iBox dan Erafone — untuk yang suka beli offline dan langsung bisa dicoba

Cek harga terkini langsung di toko resmi karena harga bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat ada promo Harbolnas atau event OPPO.

Verdict Akhir

OPPO Pad 2 adalah tablet yang sangat kompetitif di harganya. Kombinasi Dimensity 9000, baterai raksasa 9510 mAh, dan desain tipis premium menjadikannya salah satu nilai terbaik di segmen tablet Android mid-range Indonesia saat ini.

Kekurangannya — layar LCD bukan AMOLED dan tidak ada SIM card slot — memang ada. Tapi kalau kamu sudah paham dan menerima trade-off itu, OPPO Pad 2 akan sangat memuaskan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dari pengalaman kami selama 3 minggu di Depok, nilai yang ditawarkan OPPO Pad 2 jelas worth it. Rating kami: 8.2/10.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah OPPO Pad 2 mendukung stylus atau pena digital?
Ya, OPPO Pad 2 kompatibel dengan OPPO Stylo 2 yang dijual terpisah. Stylus ini mendukung 4096 level tekanan dan bisa dipakai untuk sketching dan mencatat.
Apakah OPPO Pad 2 bisa dipakai untuk video call Zoom atau Google Meet?
Sangat bisa. Kamera depan 8MP dan kualitas mikrofon OPPO Pad 2 cukup baik untuk video call profesional. Layar lebar juga membuat tampilan meeting lebih nyaman.
Berapa lama baterai OPPO Pad 2 bertahan dalam sekali charge?
Berdasarkan pengujian kami, dengan penggunaan campuran (kerja, streaming, gaming ringan), baterai 9510 mAh bisa bertahan sekitar 10-12 jam. Untuk pemakaian ringan seperti membaca dan browsing, bisa lebih dari 15 jam.
Apakah OPPO Pad 2 mendukung microSD untuk expand storage?
Tidak. OPPO Pad 2 tidak memiliki slot microSD. Pilih varian storage yang sesuai kebutuhan sejak awal — tersedia opsi 128GB dan 256GB.
Apakah ada perbedaan signifikan OPPO Pad 2 dengan OPPO Pad 3 Pro?
Jika kamu mempertimbangkan keduanya, OPPO Pad 3 Pro hadir dengan layar AMOLED dan chipset yang lebih baru, tapi harganya jauh lebih tinggi. Untuk pengguna yang budget-conscious, OPPO Pad 2 masih sangat layak di 2026. Baca review OPPO Pad 3 Pro kami di halaman ini untuk perbandingan lebih lanjut.
#oppo pad 2 #review #tablet #depok #jawa barat #review_kota #pengalaman pengguna lokal #pros cons #spesifikasi #verdict #android #oppo #coloros #dimensity 9000 #tablet mid-range #indonesia #2026
Fitri Pangestu Ramadhan

Ditulis oleh: Fitri Pangestu Ramadhan Reviewer Tablet & Produktivitas

Fitri Pangestu Ramadhan adalah seorang Reviewer Tablet & Produktivitas dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Brawijaya, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di TeknoDaily.

Comments