Review OPPO Pad 2 di Depok Pengalaman Pengguna Lokal Terungkap
Fitri Pangestu Ramadhan
Setelah kami menguji OPPO Pad 2 selama hampir 3 minggu penuh di Depok — mulai dari jalan macet Margonda, coworking space di Beji, sampai sesi malem rebahan nonton Netflix — kami akhirnya punya gambaran yang cukup jelas soal tablet ini.
Pengujian kami lakukan mulai awal Juli 2026, dan hasilnya cukup mengejutkan di beberapa aspek. Ada yang bikin kami impressed, ada juga yang bikin kami mikir dua kali sebelum merekomendasikannya ke orang lain.
Kenapa OPPO Pad 2 Menarik Perhatian?
Pasar tablet Android di Indonesia saat ini cukup ramai. Samsung, Xiaomi, sampai Lenovo semua berlomba-lomba masuk di segmen mid-range hingga premium.
OPPO Pad 2 hadir dengan klaim yang cukup berani: layar 11.61 inci dengan refresh rate 144Hz, chipset Dimensity 9000 yang biasanya ada di flagship, dan desain premium yang tipis. Harga kisaran Rp 6 jutaan membuat ini masuk kategori "worth it atau tidak?" yang menarik untuk dijawab.
Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek toko resmi OPPO, Tokopedia, atau Shopee untuk harga terkini.
Spesifikasi Lengkap OPPO Pad 2
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Layar | 11.61 inci LCD IPS, 144Hz, 2800 x 2000 px |
| Chipset | MediaTek Dimensity 9000 |
| RAM | 8GB / 12GB LPDDR5 |
| Storage | 128GB / 256GB UFS 3.1 |
| Baterai | 9510 mAh, 67W SuperVOOC |
| Kamera Belakang | 13MP f/2.2 |
| Kamera Depan | 8MP f/2.0 |
| OS | ColorOS 13 berbasis Android 13 |
| Konektivitas | WiFi 6, Bluetooth 5.3, USB-C 3.1 |
| Bobot | 552 gram |
| Dimensi | 270.5 x 177.8 x 6.54mm |
Desain dan Build Quality: Tipis Banget untuk Ukurannya
Begitu kami pegang OPPO Pad 2 pertama kali, kesan pertama yang langsung muncul adalah: ini tipis banget. Tebal 6.54mm untuk tablet dengan baterai 9510 mAh itu sesuatu yang cukup mengagumkan dari sisi engineering.
Material bodi aluminium terasa solid dan dingin saat digenggam. Tidak ada kesan murahan sama sekali, meski kita perlu ingat ini bukan tablet flagship seperti iPad Pro.
Warna yang kami uji adalah Glacier Blue — biru muda dengan finishing matte yang tidak mudah kotor. Di lingkungan coworking Depok yang sering kena noda jari, ini jelas nilai plus.
Satu hal yang kami perhatikan: layarnya tidak punya slot SIM card. Jadi kalau kamu butuh tablet dengan koneksi seluler mandiri, OPPO Pad 2 bukan pilihan tepat karena hanya tersedia varian WiFi only.
Performa Layar di Kehidupan Nyata Depok
Panel 11.61 inci dengan resolusi 2800 x 2000 pixel dan refresh rate 144Hz adalah salah satu selling point terbesar OPPO Pad 2. Kami mengujinya secara intensif untuk berbagai kebutuhan yang relevan bagi pengguna Depok.
Untuk Nonton Konten
Nonton YouTube dan Netflix jadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Warna tampil vivid, detail tajam, dan sudut pandang yang lebar — cocok buat nonton bareng dua orang sekaligus.
Sayangnya, layar ini LCD IPS, bukan AMOLED. Jadi hitam pekat yang biasa kamu lihat di tablet Samsung Galaxy Tab S-series tidak akan kamu temukan di sini. Hitam di OPPO Pad 2 terlihat agak abu-abu gelap, terutama kalau kamu nonton di ruangan gelap.
Untuk Kerja dan Produktivitas
Kami mencoba OPPO Pad 2 sebagai pengganti laptop tipis di coworking space selama beberapa sesi kerja. Dengan keyboard eksternal OPPO Smart Keyboard (dijual terpisah), pengalaman mengetik terasa cukup nyaman.
Layar lebar sangat membantu untuk multitasking split-screen — misalnya buka Google Docs di satu sisi dan browser di sisi lain. ColorOS 13 mendukung fitur ini dengan mulus.
Refresh Rate 144Hz
Refresh rate 144Hz terasa dampaknya saat scrolling feed media sosial atau main game. Semua terasa smooth dan responsif. Namun secara default, OPPO Pad 2 menyetel refresh rate di mode adaptif — tidak selalu 144Hz untuk menghemat baterai.
Performa Chipset Dimensity 9000
Dimensity 9000 adalah chipset yang biasanya kita temukan di smartphone flagship, bukan tablet mid-range. Keputusan OPPO memasang chipset ini di Pad 2 jelas memberikan keunggulan performa yang signifikan dibanding kompetitor di harga yang sama.
Kami menjalankan beberapa test performa informal selama di Depok:
- Buka 10 tab Chrome sekaligus: lancar tanpa lag berarti
- Edit video ringan di CapCut: render cepat, tidak ada stuttering
- Main Genshin Impact setting High: stabil di 60fps, tidak overheat parah
- Multitasking 5 aplikasi sekaligus: tidak ada force close
- Zoom meeting 1 jam: suhu terkontrol, tidak terlalu panas
Untuk gaming berat seperti Genshin Impact, tablet memang terasa hangat setelah 45 menit sesi gaming. Tapi tidak sampai di titik yang mengganggu — masih dalam batas normal untuk chipset seperforma ini.
Baterai 9510 mAh: Sang Juara di Kelasnya
Ini mungkin salah satu aspek paling kuat dari OPPO Pad 2. Baterai 9510 mAh adalah kapasitas yang besar, dan dalam penggunaan kami di Depok, hasilnya sangat memuaskan.
Dalam satu hari penuh penggunaan mixed (kerja, nonton, gaming ringan), OPPO Pad 2 masih menyisakan sekitar 25-30% baterai di malam hari. Untuk pengguna yang tidak mau repot bawa charger ke mana-mana, ini kabar baik.
Pengisian daya 67W SuperVOOC juga bekerja dengan cepat. Dari 10% ke 100%, kami butuh sekitar 80-85 menit — tergolong sangat cepat untuk kapasitas sebesar ini.
Kamera: Fungsinya Terbatas tapi Cukup
Kamera di tablet memang bukan prioritas utama kebanyakan pengguna, dan OPPO Pad 2 tidak mengubah formula itu. Kamera 13MP belakang dan 8MP depan hadir sebagai fitur pelengkap, bukan unggulan.
Untuk foto dokumen, foto papan tulis di rapat, atau video call di Zoom, kamera depan 8MP sudah lebih dari cukup. Kualitas video call bahkan cukup bagus dengan microphone yang menangkap suara jelas.
Jangan harapkan foto night mode yang dramatis atau bokeh yang natural dari kamera tablet ini — itu bukan poin jualannya.
Speaker dan Audio: Empat Speaker yang Solid
OPPO Pad 2 dilengkapi quad speaker dengan Dolby Atmos. Dalam pengujian kami, kualitas suaranya memang di atas rata-rata tablet di kelasnya.
Menonton film dengan speaker bawaan cukup memuaskan — ada detail suara yang terasa nyata, bass yang lumayan ada meski tidak sedalam headphone. Untuk ukuran tablet, ini salah satu audio terbaik yang kami dengar di segmen harganya.
ColorOS 13: Kelebihan dan Kekurangannya
Software OPPO Pad 2 berjalan di ColorOS 13 berbasis Android 13. Secara keseluruhan, UI-nya bersih dan responsif. Fitur-fitur produktivitas seperti split screen, floating window, dan Smart Sidebar tersedia dan berfungsi baik.
Yang sedikit mengganggu adalah kehadiran beberapa aplikasi bloatware bawaan yang tidak bisa diuninstall. Ini bukan masalah baru di ekosistem Android China, tapi tetap sedikit mengganggu storage dan RAM.
OPPO juga menjanjikan update keamanan rutin, meski untuk update Android major, history update OPPO di perangkat tablet perlu dipantau lebih lanjut.
Pengalaman Pengguna di Depok: Konteks Lokal
Kami dengan sengaja menguji OPPO Pad 2 dalam konteks kehidupan di Depok, bukan kondisi laboratorium steril. Beberapa catatan menarik yang kami temukan:
Di perjalanan naik KRL dari Depok ke Jakarta, layar yang besar sangat membantu buat baca ebook atau nonton download-an. Tapi bobot 552 gram terasa berat kalau dipegang satu tangan lebih dari 20 menit.
Di coworking space kawasan UI Depok dengan koneksi WiFi 6, OPPO Pad 2 menghasilkan kecepatan unduh yang kencang dan koneksi yang sangat stabil. Fitur WiFi 6 jelas terasa perbedaannya.
Satu hal yang kami perhatikan: layar yang besar dan cerah (kecerahan maksimal bisa sangat tinggi) sangat membantu saat digunakan di luar ruangan di siang hari. Ini plus untuk pengguna yang sering kerja di kafe outdoor.
Tabel Pros dan Cons OPPO Pad 2
| ✅ Kelebihan | ❌ Kekurangan |
|---|---|
| Dimensity 9000 — performa flagship di tablet mid-range | Layar LCD IPS, bukan AMOLED |
| Baterai 9510 mAh tahan seharian penuh | Tidak ada slot SIM — hanya WiFi |
| 67W SuperVOOC, cas cepat untuk kapasitas besar | Bobot 552g terasa berat untuk pemakaian satu tangan lama |
| Desain tipis 6.54mm dan material premium | Ada bloatware yang tidak bisa diuninstall |
| Quad speaker dengan Dolby Atmos sangat baik | Kamera tidak istimewa |
| Layar 11.61 inci 144Hz, sangat lega | Aksesori keyboard dijual terpisah, cukup mahal |
| WiFi 6 untuk koneksi super cepat dan stabil | Update Android major belum terjamin panjang |
Perbandingan dengan Kompetitor di Kelas yang Sama
| Produk | Chipset | Layar | Baterai | Harga Kisaran |
|---|---|---|---|---|
| OPPO Pad 2 | Dimensity 9000 | 11.61" 144Hz LCD | 9510 mAh 67W | ~Rp 6 juta |
| Xiaomi Pad 7 | Snapdragon 7s Gen 3 | 11.2" 144Hz LCD | 8850 mAh 45W | ~Rp 5,5 juta |
| Samsung Galaxy Tab S9 FE | Exynos 1380 | 10.9" 90Hz LCD | 8000 mAh 45W | ~Rp 6 juta |
| Realme Pad 2 | Helio G99 | 11.5" 120Hz LCD | 8360 mAh 33W | ~Rp 4 juta |
Dari tabel di atas, OPPO Pad 2 unggul telak di chipset dan kecepatan charging. Kalau kamu prioritaskan performa murni, susah menandingi Dimensity 9000 di harga ini.
Siapa yang Paling Cocok Beli OPPO Pad 2?
Berdasarkan pengujian kami, OPPO Pad 2 paling cocok untuk beberapa tipe pengguna spesifik:
- Karyawan kantoran atau mahasiswa yang butuh tablet produktif untuk kerja hybrid di rumah dan kantor
- Pengguna konten hiburan intensif yang sering nonton streaming dan gaming mobile
- Pengguna yang tidak butuh SIM card dan sudah ada hotspot dari smartphone
- Pengguna yang butuh baterai tahan lama tanpa sering cas
Sebaliknya, OPPO Pad 2 mungkin bukan pilihan terbaik kalau kamu butuh tablet dengan koneksi seluler mandiri, atau sangat memprioritaskan kualitas layar AMOLED.
Harga dan Tempat Beli di Indonesia
OPPO Pad 2 tersedia di Indonesia melalui beberapa channel resmi. Berikut tempat yang kami rekomendasikan:
- OPPO Official Store Tokopedia — sering ada cashback dan flash sale
- OPPO Official Store Shopee — kerap ada bundle aksesori gratis
- OPPO Experience Store di mall besar Depok seperti Margo City dan Depok Town Square
- iBox dan Erafone — untuk yang suka beli offline dan langsung bisa dicoba
Cek harga terkini langsung di toko resmi karena harga bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat ada promo Harbolnas atau event OPPO.
Verdict Akhir
OPPO Pad 2 adalah tablet yang sangat kompetitif di harganya. Kombinasi Dimensity 9000, baterai raksasa 9510 mAh, dan desain tipis premium menjadikannya salah satu nilai terbaik di segmen tablet Android mid-range Indonesia saat ini.
Kekurangannya — layar LCD bukan AMOLED dan tidak ada SIM card slot — memang ada. Tapi kalau kamu sudah paham dan menerima trade-off itu, OPPO Pad 2 akan sangat memuaskan untuk kebutuhan sehari-hari.
Dari pengalaman kami selama 3 minggu di Depok, nilai yang ditawarkan OPPO Pad 2 jelas worth it. Rating kami: 8.2/10.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Ditulis oleh: Fitri Pangestu Ramadhan Reviewer Tablet & Produktivitas
Fitri Pangestu Ramadhan adalah seorang Reviewer Tablet & Produktivitas dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Brawijaya, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di TeknoDaily.
Rekomendasi untuk Kamu
OPPO Reno 9 Pro Plus Aplikasi Crash? Coba 20 Cara Ini
Aplikasi di OPPO Reno 9 Pro Plus tiba-tiba crash atau force close? Kami sudah menguji 20 cara ampuh untuk mengatasinya, dari solusi cepat hingga reset pabrik.
Harga Realme Book Prime di Depok Terbaru Juli 2026
Update harga Realme Book Prime di Depok per Juli 2026, lengkap dengan perbandingan harga online vs offline dan rekomendasi tempat beli terpercaya.