Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

iPad Air 13 M2 vs iPad Air M1 Apa yang Benar Berubah?

Author Nabila Kusuma Kurniawan
Jul 25, 2026 9 min read
iPad Air 13 M2 vs iPad Air M1 Apa yang Benar Berubah?

Setelah kami menguji iPad Air 13 M2 secara langsung selama tiga minggu di Jakarta pada Juli 2026, satu pertanyaan terus muncul dari pembaca: apakah upgrade dari iPad Air M1 benar-benar worth it?

Pertanyaan ini sangat relevan, terutama karena selisih harganya tidak kecil di pasar Indonesia.

iPad Air 13 inci adalah produk yang menarik karena membawa layar besar ke lineup "mid-range" Apple. Tapi generasi M2 ini membawa perubahan apa saja dibanding M1 yang masih banyak beredar bekas di Tokopedia dan Shopee?

Mari kita bedah satu per satu secara jujur.

Disclaimer: Harga dapat berubah sewaktu-waktu, selalu cek toko resmi Apple, iBox, Digimap, Tokopedia, atau Shopee untuk harga terkini.

Sekilas Latar Belakang: Dua Generasi iPad Air 13 Inci

iPad Air hadir dalam format 13 inci pertama kali bersama chip M1 pada generasi sebelumnya. Ini adalah langkah besar Apple memisahkan ukuran layar untuk iPad Air, yang sebelumnya hanya tersedia dalam satu ukuran.

Kemudian datang iPad Air 13 M2 sebagai penerusnya, membawa chip terbaru Apple ke kelas menengah mereka. Secara desain luar, keduanya hampir identik dan ini yang membuat banyak orang bingung.

Perbedaan Chip: M2 vs M1

Ini adalah perubahan paling substansial. Chip M2 menggunakan proses fabrikasi 5nm generasi kedua dari TSMC, sementara M1 menggunakan 5nm generasi pertama.

Dalam penggunaan sehari-hari di Jakarta, perbedaannya terasa nyata saat menjalankan aplikasi berat seperti Adobe Lightroom mobile, LumaFusion, atau Affinity Publisher.

Spesifikasi iPad Air M1 iPad Air 13 M2
Chip Apple M1 Apple M2
CPU Cores 8-core 8-core
GPU Cores 7-core 9-core (upgrade!)
Neural Engine 16-core 16-core
RAM 8GB 8GB
Peningkatan CPU Baseline ~18% lebih cepat
Peningkatan GPU Baseline ~35% lebih cepat
Bandwidth Memori 68 GB/s 100 GB/s

Yang paling terasa adalah peningkatan GPU sebesar ~35%. Untuk pengguna yang sering edit video atau main game grafis tinggi seperti Genshin Impact dan Call of Duty Mobile di layar 13 inci, ini bukan perbedaan kecil.

Layar: Ukuran Sama, Ada Perbedaan Kecil

Keduanya mengusung layar Liquid Retina 13 inci dengan resolusi 2732 x 2048 piksel dan kecerahan 600 nits. Secara spesifikasi kertas, terlihat sama.

Namun iPad Air 13 M2 mendapatkan satu tambahan yang tidak banyak dibicarakan: dukungan Apple Pencil Pro.

iPad Air M1 hanya kompatibel dengan Apple Pencil generasi kedua. Sementara M2 bekerja dengan Apple Pencil Pro yang punya fitur squeeze, haptic feedback, dan barrel roll — fitur yang sangat berguna untuk desainer dan seniman digital.

Ini bukan perubahan pada panel layar itu sendiri, tapi signifikan untuk ekosistem aksesori yang bisa digunakan.

Kamera: Upgrade yang Cukup Berarti

Di sinilah perbedaan yang sering diabaikan banyak reviewer.

iPad Air M1 menggunakan kamera depan 12MP biasa yang sudah ada di kebanyakan iPad. iPad Air 13 M2 menghadirkan kamera depan 12MP dengan Center Stage yang ditingkatkan dan lebih penting lagi, posisi kamera dipindah ke sisi landscape.

Kamera iPad Air M1 iPad Air 13 M2
Kamera Depan 12MP, sisi portrait 12MP, sisi landscape
Center Stage Ya Ya, ditingkatkan
Kamera Belakang 12MP Wide 12MP Wide
Video 4K@60fps 4K@60fps
Smart HDR Smart HDR 3 Smart HDR 4

Perpindahan posisi kamera depan ke sisi landscape adalah perubahan besar yang sering diremehkan. Bayangkan video call di Zoom atau Google Meet — saat memakai iPad dalam orientasi landscape (yang paling umum), kamera tidak lagi ada di sudut aneh melainkan tepat di tengah atas layar.

Hasilnya? Eye contact dalam video call terasa jauh lebih natural dan profesional.

Konektivitas: Wi-Fi 6E Jadi Pembeda

iPad Air M1 mendukung Wi-Fi 6 (802.11ax). iPad Air 13 M2 melompat ke Wi-Fi 6E yang mendukung band 6GHz.

Di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, router Wi-Fi 6E sudah mulai populer. Keuntungannya adalah saluran yang lebih lebar dan lebih sedikit interferensi di band 6GHz yang belum padat pengguna.

Untuk transfer file besar seperti video 4K atau raw photo, ini memberikan perbedaan nyata dalam kecepatan transfer nirkabel.

Konektivitas iPad Air M1 iPad Air 13 M2
Wi-Fi Wi-Fi 6 (802.11ax) Wi-Fi 6E (802.11ax)
Bluetooth 5.0 5.3
USB USB-C (USB 3.1) USB-C (USB 3.2 Gen 2)
Cellular 4G LTE / 5G (opsional) 4G LTE / 5G (opsional)
Thunderbolt Tidak Tidak

Perlu dicatat: iPad Air 13 M2 tidak mendapatkan Thunderbolt seperti iPad Pro. Port USB-C-nya lebih cepat dari M1 (USB 3.2 Gen 2, hingga 20Gbps vs 10Gbps), tapi bukan Thunderbolt.

Baterai dan Performa Termal

Keduanya mengklaim ketahanan baterai sekitar 10 jam pemakaian normal. Dalam pengujian kami, iPad Air 13 M2 terasa sedikit lebih efisien di task ringan karena chip M2 lebih pintar dalam manajemen daya pada beban rendah.

Di beban berat seperti rendering video di LumaFusion, M2 memang lebih panas tapi menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Net result-nya, pengurasan baterai per "unit pekerjaan" tetap lebih efisien di M2.

Desain dan Dimensi: Nyaris Tidak Berubah

Ini sengaja dilakukan Apple. Keduanya menggunakan sasis aluminum yang sama, sudut tegas khas iPad Air modern, dan color lineup yang serupa.

  • iPad Air M1 13": 280.6 x 214.9 x 6.1 mm, berat 617g (Wi-Fi)
  • iPad Air 13 M2: 280.6 x 214.9 x 6.1 mm, berat 617g (Wi-Fi)

Persis sama. Case lama Anda tetap bisa dipakai untuk M2, dan sebaliknya. Ini juga artinya secara fisik, keduanya akan terasa sama di tangan.

iPadOS dan Dukungan Software

Saat artikel ini ditulis Juli 2026, iPad Air 13 M2 menjalankan iPadOS versi terbaru dengan dukungan fitur Apple Intelligence yang lebih lengkap dibanding M1.

Apple Intelligence membutuhkan chip M-series dan RAM minimal 8GB. Keduanya memenuhi syarat ini, tapi fitur-fitur AI generatif terbaru di iPadOS seperti pembuatan gambar generatif, penulisan cerdas tingkat lanjut, dan Clean Up di Photos dioptimasi lebih baik pada M2.

Untuk jangka panjang, M2 juga lebih "future-proof" — akan mendapat dukungan software lebih lama dari Apple dibanding M1.

Harga di Indonesia: Selisihnya Signifikan

Inilah yang sering jadi pertimbangan utama pembeli di Indonesia.

Varian iPad Air M1 13" (bekas/refurb) iPad Air 13 M2 (baru)
128GB Wi-Fi Rp 10–12 juta (second) ~Rp 16–17 juta
256GB Wi-Fi Rp 12–14 juta (second) ~Rp 18–19 juta
512GB Wi-Fi Langka di second market ~Rp 22–23 juta
Tersedia di Tokopedia, Shopee iBox, Digimap, Apple.com/id

Selisih sekitar Rp 4–5 juta antara M1 second dan M2 baru adalah angka yang perlu dipertimbangkan dengan matang sesuai kebutuhan.

Siapa yang Sebaiknya Beli M2, dan Siapa yang Bisa Pilih M1?

Pilih iPad Air 13 M2 jika:

  • Sering video call dalam posisi landscape (kamera depan yang lebih baik)
  • Ingin pakai Apple Pencil Pro untuk desain atau sketsa
  • Punya router Wi-Fi 6E di rumah atau kantor
  • Beli baru dan ingin dukungan software lebih lama
  • Edit video atau desain grafis secara rutin (GPU lebih kencang 35%)

Pilih iPad Air M1 jika:

  • Budget terbatas dan beli second/refurbished
  • Kebutuhan utama browsing, streaming, dan kerja dokumen
  • Sudah punya Apple Pencil generasi kedua dan puas dengan itu
  • Tidak butuh Wi-Fi 6E dalam waktu dekat

Jujurnya, untuk penggunaan ringan sampai sedang, iPad Air M1 masih sangat capable di 2026. Tapi jika beli baru, sulit untuk tidak merekomendasikan M2 mengingat upgrade kamera depannya saja sudah sangat berasa dalam keseharian.

Ringkasan Perubahan dari M1 ke M2

  • Chip M2: CPU 18% lebih cepat, GPU 35% lebih kencang
  • Kamera depan pindah ke sisi landscape — perubahan yang underrated
  • Apple Pencil Pro kompatibel (M1 tidak)
  • Wi-Fi 6E vs Wi-Fi 6
  • USB 3.2 Gen 2 (20Gbps) vs USB 3.1 (10Gbps)
  • Bluetooth 5.3 vs 5.0
  • Desain fisik identik
  • Baterai dan layar tidak berubah signifikan

Kesimpulan

iPad Air 13 M2 bukan sekadar bump angka kecil dari M1. Perubahan posisi kamera depan ke landscape, dukungan Apple Pencil Pro, Wi-Fi 6E, dan GPU yang jauh lebih kencang membuat M2 jadi upgrade yang bermakna — terutama bagi kreator konten dan profesional.

Namun jika Anda pengguna ringan yang mencari iPad 13 inci dengan harga lebih terjangkau, iPad Air M1 second dalam kondisi baik masih pilihan yang sangat solid di 2026. Cek kondisi baterai dan garansi sebelum beli di Tokopedia atau Shopee ya.

Untuk pembelian baru, iPad Air 13 M2 tersedia di iBox dan Digimap di seluruh Indonesia termasuk Jakarta dan Surabaya. Jika bingung memilih antara Air dan Pro, baca juga perbandingan iPad Pro M4 untuk kreator konten.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah casing iPad Air M1 13 inci bisa dipakai di M2?
Ya. Dimensi keduanya identik (280.6 x 214.9 x 6.1 mm), sehingga casing iPad Air M1 13 inci bisa digunakan di M2 dan sebaliknya.
Apakah iPad Air 13 M2 mendukung Apple Pencil generasi kedua?
Ya, iPad Air 13 M2 tetap kompatibel dengan Apple Pencil generasi kedua. Bedanya, M2 juga mendukung Apple Pencil Pro yang lebih baru dengan fitur tambahan seperti squeeze dan haptic feedback — sementara M1 tidak mendukung Pencil Pro.
Apakah perbedaan Wi-Fi 6E vs Wi-Fi 6 terasa nyata di Indonesia?
Tergantung router yang Anda miliki. Jika router di rumah hanya mendukung Wi-Fi 5 atau 6, perbedaannya tidak akan terasa. Manfaat Wi-Fi 6E baru terasa jika Anda sudah menggunakan router Wi-Fi 6E seperti TP-Link Archer BE atau ASUS RT-AXE series.
Berapa harga resmi iPad Air 13 M2 di Indonesia?
Per Juli 2026, harga mulai dari sekitar Rp 16–17 juta untuk varian 128GB Wi-Fi. Harga dapat berubah, selalu cek harga terkini di situs resmi Apple Indonesia, iBox, atau Digimap.
Apakah iPad Air 13 M2 mendukung Apple Intelligence?
Ya. Dengan chip M2 dan 8GB RAM, iPad Air 13 M2 memenuhi syarat untuk menjalankan fitur Apple Intelligence yang tersedia di iPadOS versi terbaru, termasuk fitur-fitur AI generatif terbaru.
#iPad Air 13 M2 #iPad Air M1 #tablet #apple #iPadOS #perbandingan #vs_pendahulu #upgrade #M2 chip #tablet premium #indonesia #2026
Nabila Kusuma Kurniawan

Ditulis oleh: Nabila Kusuma Kurniawan Reviewer Tablet & Produktivitas

Nabila Kusuma Kurniawan adalah seorang Reviewer Tablet & Produktivitas dengan pengalaman lebih dari 13 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Indonesia, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di ByteMedia.

Comments