Review Amazfit GTS 4 dari Sudut Pandang Content Creator
Dita Wibowo Ramadhan
Setelah kami menguji Amazfit GTS 4 selama hampir 3 minggu penuh — mulai dari sesi shooting konten di luar ruangan, editing maraton di dalam ruangan, sampai lari pagi di sekitar Jakarta Selatan — kami akhirnya punya cukup data untuk berbicara jujur soal smartwatch ini.
Review ini kami tulis per Juli 2026, berdasarkan pengujian langsung dengan unit retail yang dibeli dari Tokopedia. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, selalu cek toko resmi Amazfit atau marketplace seperti Tokopedia dan Shopee untuk harga terkini.
Kenapa Content Creator Butuh Smartwatch yang Tepat?
Sebagai content creator, ritme kerja kita berbeda dari kantoran biasa. Satu hari bisa dimulai jam 5 pagi untuk golden hour shoot, lalu lanjut editing 8 jam, kemudian live streaming malam hari.
Smartwatch yang ideal bukan sekadar penunjuk waktu — tapi juga pengingat jadwal upload, pelacak kesehatan di tengah jadwal padat, dan tentunya harus tetap hidup sampai hari selesai tanpa drama cari colokan.
Spesifikasi Lengkap Amazfit GTS 4
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Layar | AMOLED 1.75 inci, 341 ppi |
| Resolusi | 390 x 450 piksel |
| OS | Zepp OS 2.0 |
| Kapasitas Baterai | 300 mAh |
| Daya Tahan Baterai | Hingga 8 hari (typical use) |
| GPS | Dual-band GPS, GLONASS, Galileo, BDS |
| Sensor Kesehatan | BioTracker 4.0 PPG, SpO2, stres, suhu kulit |
| Konektivitas | Bluetooth 5.0, WiFi 2.4 GHz |
| NFC | Ya (tersedia) |
| Ketahanan Air | 5 ATM |
| Mode Olahraga | 150+ mode |
| Dimensi | 42.8 x 36.7 x 9.9 mm |
| Berat | 26 gram (tanpa strap) |
| Harga Estimasi (2026) | Rp 1.600.000 – Rp 2.100.000 |
Desain dan Build Quality
Begitu dikeluarkan dari kotaknya, kesan pertama yang muncul adalah: ini smartwatch yang serius soal estetika. Bodi aluminium alloy dengan layar AMOLED yang besar dan tipis membuat GTS 4 terlihat jauh lebih premium dari harganya.
Untuk seorang content creator yang sering tampil di depan kamera, faktor penampilan itu penting. GTS 4 terlihat bersih, modern, dan tidak culun saat masuk frame video — ini nilai plus yang nyata.
Ukuran di Pergelangan Tangan
Berat 26 gram membuatnya hampir tidak terasa saat dipakai seharian. Bahkan saat sesi gymbal atau pegang kamera selama berjam-jam, GTS 4 tidak mengganggu sama sekali.
Strapnya lembut dan nyaman di kulit, walau setelah 6 jam lebih pemakaian di cuaca panas Jakarta ada sedikit bekas kemerahan — ini wajar untuk semua smartwatch di segmen ini.
Performa Layar AMOLED
Layar 1.75 inci dengan kerapatan 341 ppi adalah salah satu nilai jual terkuat GTS 4. Warnanya vivid, hitam pekat, dan sangat terbaca di bawah sinar matahari langsung — kondisi yang sering dihadapi content creator outdoor.
Always-on display tersedia, tapi menguras baterai lebih cepat sekitar 30-40%. Untuk mode kerja harian, lebih bijak mematikannya dan mengandalkan raise-to-wake yang responsif.
Fitur yang Relevan untuk Content Creator
Notifikasi dan Kontrol Musik
Salah satu fitur yang paling sering kami gunakan adalah kontrol musik langsung dari pergelangan tangan. Saat sedang merekam B-roll dan perlu pause playlist di HP tanpa menyentuh layar, GTS 4 sangat membantu.
Notifikasi dari WhatsApp, Instagram, hingga kalender tampil dengan jelas dan bisa di-dismiss langsung dari watch. Sayangnya, membalas pesan masih sangat terbatas — hanya tersedia quick reply berbasis template.
Pelacak Stres dan Kesehatan
Profesi content creator itu stressful — deadline konten, algoritma yang berubah, engagement yang naik turun. Fitur pemantauan stres real-time GTS 4 ternyata berguna lebih dari yang kami perkirakan.
Beberapa kali watch ini mengingatkan kami untuk bernapas dan istirahat sejenak saat level stres meningkat — sebuah pengingat kecil yang sering terlewat saat fokus editing.
GPS untuk Konten Outdoor
Dual-band GPS di GTS 4 akurat dan cepat memperoleh sinyal. Ini berguna saat membuat konten traveling atau vlog outdoor — data rute dan lokasi bisa jadi bahan tambahan untuk storytelling konten.
Lock GPS biasanya dicapai dalam 5-10 detik di area terbuka Jakarta, angka yang cukup kompetitif di kelasnya.
Daya Tahan Baterai: Ujian Sesungguhnya
Amazfit mengklaim 8 hari daya tahan baterai. Dalam pengujian kami dengan kondisi nyata — notifikasi aktif, always-on display OFF, HR monitoring setiap 10 menit, dan 30 menit workout tracking per hari — kami mendapat sekitar 5 sampai 6 hari.
Untuk content creator yang selalu on-the-go dan sering lupa charging, 5-6 hari ini tetap sangat nyaman. Jauh lebih baik dari Apple Watch atau Samsung Galaxy Watch yang butuh charging setiap 1-2 hari.
Waktu Charging
Dari 10% ke penuh butuh sekitar 2 jam menggunakan charger magnetik bawaan. Chargernya proprietary — ini jadi kelemahan karena tidak bisa berbagi charger dengan perangkat lain.
Zepp OS 2.0 dan Ekosistem Aplikasi
Zepp OS 2.0 adalah peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya. Navigasi lebih mulus, widget lebih kaya, dan tersedia mini-apps pihak ketiga seperti Alipay dan Strava.
Namun dibandingkan Wear OS atau watchOS, pilihan aplikasi pihak ketiga masih sangat terbatas. Ini trade-off yang harus diterima kalau memilih smartwatch di luar ekosistem Android/Apple mainstream.
Zepp App di Smartphone
Integrasi dengan aplikasi Zepp di Android cukup baik. Data kesehatan tersinkronisasi otomatis, laporan mingguan cukup detail, dan pengaturan watch bisa dilakukan sepenuhnya dari HP.
Satu catatan: Zepp App kadang terasa sedikit lambat saat memuat data, terutama di HP dengan RAM lebih kecil. Perlu sedikit kesabaran.
Pros dan Cons Amazfit GTS 4
| ✅ Kelebihan | ❌ Kekurangan |
|---|---|
| Desain premium, tipis dan ringan | Charger proprietary, tidak universal |
| Layar AMOLED terang, terbaca di outdoor | Ekosistem aplikasi pihak ketiga terbatas |
| Baterai 5-6 hari dalam kondisi aktif | Reply pesan hanya via quick template |
| GPS dual-band akurat dan cepat lock | Always-on display cukup boros baterai |
| 150+ mode olahraga | Tidak ada speaker built-in untuk telepon |
| Pelacak stres dan SpO2 real-time | Zepp App kadang lambat load data |
| Harga relatif terjangkau di kelasnya | Build strap default tidak sekuat stainless |
| NFC tersedia untuk pembayaran digital | Tidak ada asisten suara terintegrasi |
Perbandingan dengan Kompetitor Terdekat
| Aspek | Amazfit GTS 4 | Samsung Galaxy Watch 5 | Garmin Venu 3S |
|---|---|---|---|
| Harga (est.) | ~Rp 1,8 juta | ~Rp 3,5 juta | ~Rp 5,5 juta |
| Baterai | 5-6 hari | 1-2 hari | 10-11 hari |
| Ekosistem App | Terbatas | Wear OS (luas) | Garmin Connect |
| GPS | Dual-band | Dual-band | Multi-band |
| Desain | Slim, premium | Sporty, tebal | Sporty, compact |
Untuk budget di bawah Rp 2 juta, Amazfit GTS 4 tidak punya pesaing yang benar-benar sebanding. Samsung dan Garmin bermain di liga harga yang berbeda.
Cocok atau Tidak untuk Content Creator?
Secara keseluruhan, GTS 4 adalah smartwatch yang sangat solid untuk content creator dengan budget menengah. Baterainya cukup bertahan menemani seharian penuh di lapangan tanpa khawatir mati.
Desainnya tidak malu-maluin di depan kamera, kontrolnya intuitif, dan fitur kesehatannya cukup komprehensif untuk memantau kondisi tubuh di tengah jadwal konten yang padat.
Yang mungkin membuat sebagian content creator kurang puas adalah keterbatasan reply pesan dan tidak adanya asisten suara. Jika kedua fitur itu krusial dalam workflow kamu, pertimbangkan naik ke Galaxy Watch atau Apple Watch.
Verdict
Amazfit GTS 4 mendapat nilai 8.2 dari 10 dari kami. Di harganya, ini adalah salah satu smartwatch paling worth it yang bisa dibeli content creator Indonesia sekarang.
Kalau kamu mencari smartwatch dengan desain oke, baterai tahan lama, GPS akurat, dan harga tidak menguras kantong — GTS 4 adalah pilihan yang sangat masuk akal. Tersedia di Tokopedia, Shopee, dan toko resmi Amazfit Indonesia.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Ditulis oleh: Dita Wibowo Ramadhan Ahli Smartwatch & Wearable
Dita Wibowo Ramadhan adalah seorang Ahli Smartwatch & Wearable dengan pengalaman lebih dari 13 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Indonesia, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di Selular Nusantara.
Rekomendasi untuk Kamu
Vivo Y17s Sinyal Lemah? Ini 5 Cara Ampuh yang Wajib Dicoba
Vivo Y17s tiba-tiba susah dapat sinyal? Kami sudah menguji 5 cara ini langsung dan hasilnya terbukti ampuh — mulai dari yang paling simpel sampai langkah teknis yang jarang orang tahu.
Panduan iPhone 15 Plus untuk Pemula dari Unboxing hingga Mahir
Panduan lengkap iPhone 15 Plus untuk pemula: dari unboxing, setup awal iOS, hingga tips penggunaan sehari-hari yang wajib kamu tahu sebelum mulai.