Review Samsung Galaxy S25 Ultra 2026 Terungkap Worth It?
Nadia Wahyudi
Setelah kami menguji Samsung Galaxy S25 Ultra selama tiga minggu penuh di Jakarta — mulai dari sesi foto jalanan di Sudirman sampai marathon gaming larut malam — akhirnya kami siap memberikan verdict yang jujur.
Review ini ditulis berdasarkan pengujian langsung pada Juli 2026, bukan sekadar kompilasi spesifikasi dari lembar data resmi Samsung.
Samsung Galaxy S25 Ultra hadir sebagai penerus langsung S24 Ultra, dan sejujurnya ekspektasi kami tinggi. Tapi apakah realitanya sesuai harganya yang tidak murah? Mari kita bedah satu per satu.
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek Samsung Official Store, Tokopedia, atau Shopee untuk harga terkini sebelum membeli.
Spesifikasi Samsung Galaxy S25 Ultra 2026
Sebelum masuk ke pengalaman pakai, ini dulu specs sheet lengkapnya agar kamu punya gambaran utuh.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Layar | 6.9 inci Dynamic AMOLED 2X, 120Hz LTPO, 2600 nit peak |
| Prosesor | Snapdragon 8 Elite for Galaxy (3nm) |
| RAM | 12GB LPDDR5X |
| Storage | 256GB / 512GB / 1TB (UFS 4.0) |
| Kamera Utama | 200MP f/1.7, OIS, PDAF |
| Kamera Ultrawide | 50MP f/1.9 |
| Kamera Telefoto | 10MP f/2.4 (3x) + 50MP f/3.4 (5x) |
| Kamera Depan | 12MP f/2.2 |
| Baterai | 5000mAh, 45W wired, 15W wireless, 4.5W reverse |
| OS | Android 15, One UI 7.1 |
| S Pen | Sudah termasuk, latensi 2.8ms |
| Bodi | Titanium frame, Corning Gorilla Armor 2 |
| Ketahanan | IP68 (6m, 30 menit) |
| Dimensi | 162.8 x 79.0 x 8.2mm, 218g |
| Harga Resmi Indonesia | Mulai Rp 22.999.000 (256GB) |
Desain dan Build Quality
Pertama kali pegang S25 Ultra, kesan pertama yang langsung terasa adalah bobotnya yang lebih ringan dari S24 Ultra — turun sekitar 7 gram, dari 232g ke 218g.
Buat smartphone 6.9 inci, perbedaan ini terasa nyata setelah pemakaian seharian.
Bingkai titaniumnya terasa premium di tangan, dan Samsung memilih warna Titanium Silverblue yang kami uji — warnanya subtle tapi elegan, tidak norak.
Layarnya flat, bukan melengkung seperti generasi sebelumnya. Ini keputusan yang kami apresiasi karena layar datar lebih fungsional untuk S Pen dan lebih nyaman untuk gaming.
Corning Gorilla Armor 2 di bagian depan memberikan perlindungan ekstra sekaligus mengurangi pantulan cahaya — hal yang sangat membantu waktu foto di luar ruangan di siang hari Jakarta yang terik.
Performa Snapdragon 8 Elite
Snapdragon 8 Elite for Galaxy adalah chip yang sudah dioptimasi khusus oleh Samsung, dan performanya memang bisa dirasakan langsung.
Kami coba berbagai skenario berat: multitasking 10+ aplikasi, edit video 4K di CapCut, main Genshin Impact satu jam penuh, dan streaming 4K HDR di YouTube. Hasilnya? Tidak ada lag sama sekali.
Yang menarik, thermal managementnya lebih baik dari pendahulunya. Saat gaming marathon, bodi belakang terasa hangat tapi tidak sampai panas yang tidak nyaman — berbeda dari beberapa review pengguna S24 Ultra yang sempat ramai dibahas.
Soal benchmark, AnTuTu v11 menunjukkan angka di atas 2.4 juta. Tapi angka tetaplah angka — yang lebih penting adalah konsistensi performa dalam pemakaian nyata, dan S25 Ultra lulus ujian ini.
Pengalaman Kamera: Dimana S25 Ultra Bersinar
Ini bagian yang paling banyak ditunggu, dan kami tidak akan menyembunyikan fakta: kamera S25 Ultra adalah yang terbaik di kelasnya saat ini untuk pengguna Indonesia yang tidak membawa kamera mirrorless ke mana-mana.
Kamera Utama 200MP
Sensor 200MP dengan aperture f/1.7 menghasilkan foto yang tajam luar biasa bahkan di kondisi cahaya minim. Kami uji di area Kota Tua Jakarta malam hari — hasilnya detail, noise minimal, dan warna natural.
Mode 200MP memang berat (satu foto bisa 50MB lebih), tapi untuk keperluan khusus seperti foto produk atau foto arsitektur, hasilnya worth the wait.
Telefoto 5x yang Mengesankan
Kamera telefoto 50MP 5x adalah highlight sesungguhnya. Zoom hingga 100x Space Zoom memang gimmick, tapi range 10x hingga 30x sangat usable untuk foto konser, foto satwa, atau sekadar foto gedung dari jauh.
Di kondisi siang hari, zoom 30x masih menghasilkan foto yang layak diposting langsung ke Instagram tanpa editing.
Ultrawide 50MP
Upgrade besar di sini. Sensor ultrawide 50MP (naik dari 12MP di S24 Ultra) membuat perbedaan yang signifikan — foto landscape dan foto arsitektur terasa lebih hidup dan detail di pinggir frame.
Video
Perekaman video 8K tersedia, tapi kami lebih sering pakai 4K 60fps karena lebih practical untuk storage. Stabilisasi video-nya sangat baik untuk kondisi berjalan kaki — bahkan tanpa tripod, footage terlihat smooth.
S Pen: Masih Relevan di 2026?
Pertanyaan yang sering muncul: apakah S Pen masih worth it di 2026?
Jawaban kami: tergantung use case kamu. Untuk catatan cepat, sketsa, tanda tangan dokumen, dan anotasi foto — S Pen masih belum ada tandingannya di dunia Android.
Latensi 2.8ms terasa sangat responsif, hampir seperti menulis di kertas sungguhan. Samsung juga mengintegrasikan S Pen lebih dalam dengan fitur Galaxy AI di One UI 7.1.
Namun kalau kamu tidak pernah pakai S Pen sebelumnya dan hanya butuh smartphone biasa, S Pen bisa jadi fitur yang tidak terpakai — dan kamu mungkin lebih baik mempertimbangkan Galaxy S25+.
One UI 7.1 dan Galaxy AI
One UI 7.1 adalah salah satu versi One UI terbaik yang pernah Samsung rilis. Interface-nya lebih clean, animasi lebih smooth, dan navigasi terasa lebih intuitif.
Galaxy AI hadir dengan beberapa fitur yang benar-benar berguna sehari-hari.
- Circle to Search: Lingkari objek apa pun di layar, langsung search di Google. Sangat berguna untuk belanja online.
- Live Translate: Terjemahan real-time saat telepon — berguna banget untuk urusan bisnis internasional.
- Note Assist: Merangkum catatan panjang secara otomatis lewat S Pen.
- AI Photo Edit: Hapus objek, pindahkan subjek foto, resize elemen — semua dengan AI. Hasilnya tidak selalu sempurna tapi 80% kasus sangat usable.
- Interpreter: Mode interpretasi bahasa real-time, cocok untuk traveler.
Yang perlu dicatat: sebagian fitur Galaxy AI membutuhkan koneksi internet, bukan sepenuhnya on-device.
Baterai: Cukup tapi Bukan yang Terdepan
Baterai 5000mAh dengan chipset efisien 3nm menghasilkan endurance yang solid. Dalam penggunaan normal kami (social media, kamera, streaming, sedikit gaming), S25 Ultra bertahan 1.5 hari full tanpa masalah.
Heavy use (gaming + kamera intensif + navigasi GPS) menguras baterai lebih cepat, tapi masih bisa menembus satu hari penuh.
Charging 45W wired adalah satu hal yang masih jadi kritik. Di kelas harga ini, kompetitor dari China sudah menawarkan 80W hingga 100W. Samsung memang memilih kecepatan charging yang lebih lambat dengan alasan kesehatan baterai jangka panjang — valid, tapi tetap saja 45W terasa "pelit" untuk flagship senilai Rp 23 juta.
Full charge dari 0% ke 100% butuh sekitar 65 menit — bukan angka yang buruk, tapi bukan yang terbaik di kelasnya.
Kekurangan yang Perlu Kamu Tahu
Tidak ada smartphone yang sempurna, dan S25 Ultra juga punya beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
- Tidak ada charger dalam kotak. Di harga Rp 22 juta lebih, ini masih menjengkelkan. Kamu harus beli charger 45W terpisah.
- Kamera ultrawide masih minor distortion di sudut frame — tidak signifikan untuk konten media sosial, tapi terlihat kalau dicetak besar.
- Ukuran besar dan berat 218g bisa jadi kendala untuk yang terbiasa pakai HP kecil. Satu tangan penuh untuk menjangkau sudut layar.
- Harga aksesori Samsung mahal. Case resmi, S Pen tip replacement, semua harganya tidak murah di Indonesia.
- Bloatware Samsung + Google masih ada, walau bisa di-disable satu per satu.
Tabel Pros dan Cons
| 👍 Kelebihan | 👎 Kekurangan |
|---|---|
| Kamera kelas dunia, sistem 4 lensa sangat versatile | Tidak ada charger dalam kotak |
| Snapdragon 8 Elite performa konsisten dan efisien | Charging 45W kalah dari kompetitor flagship China |
| S Pen terintegrasi, latensi 2.8ms | Bodi besar, kurang nyaman satu tangan |
| One UI 7.1 clean dan fitur Galaxy AI berguna | Harga aksesori resmi mahal |
| Layar flat premium, Gorilla Armor 2 | Bloatware bawaan perlu dibersihkan manual |
| Ultrawide 50MP upgrade besar dari generasi sebelumnya | Minor distorsi di sudut kamera ultrawide |
| Baterai tahan 1.5 hari pemakaian normal | Beberapa fitur AI butuh koneksi internet |
| IP68, build titanium premium | Harga mulai Rp 22.999.000 tidak untuk semua kalangan |
Perbandingan dengan Kompetitor
| Fitur | Samsung S25 Ultra | iPhone 16 Pro Max | Xiaomi 15 Ultra |
|---|---|---|---|
| Chipset | Snapdragon 8 Elite | Apple A18 Pro | Snapdragon 8 Elite |
| Kamera Utama | 200MP | 48MP | 50MP (Leica) |
| Charging Wired | 45W | 27W | 90W |
| Stylus | Ada (S Pen) | Tidak Ada | Tidak Ada |
| Harga Indonesia | Rp 22.999.000 | Rp 24.999.000 | Rp 19.999.000 |
| Garansi Resmi | 1 tahun | 1 tahun | 1 tahun |
Dari perbandingan di atas, Xiaomi 15 Ultra menawarkan nilai lebih dari sisi charging speed dan harga. Tapi S25 Ultra unggul di ekosistem software, dukungan jangka panjang, dan tentu saja S Pen — yang tidak bisa digantikan oleh smartphone mana pun saat ini.
Untuk perbandingan lebih detail antara S25 Ultra dengan kompetitor iPhone, kamu bisa baca artikel perbandingan iPhone 16 Pro vs Xiaomi 14 Ultra yang sudah kami tulis sebelumnya sebagai referensi pendekatan.
Harga dan Tempat Beli di Indonesia
Samsung Galaxy S25 Ultra tersedia di berbagai channel resmi di Indonesia. Pastikan kamu beli dari tempat terpercaya untuk mendapatkan garansi resmi Samsung Indonesia.
- Samsung Official Store (samsung.com/id) — harga resmi, cicilan 0%, promo pre-order kadang ada bonus aksesori
- iBox dan Samsung Experience Store — tersedia di mall besar Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan
- Tokopedia Samsung Official Store — sering ada cashback tambahan dari Tokopedia
- Shopee Samsung Official Store — cocok untuk Shopee Pay Later atau cicilan
- Erafone — tersebar luas di seluruh Indonesia, pelayanan after-sales bagus
Harga mulai Rp 22.999.000 untuk varian 256GB, Rp 25.999.000 (512GB), dan Rp 30.999.000 (1TB). Harga dapat berubah — selalu cek toko resmi untuk harga terkini.
Verdict: Worth It atau Tidak?
Samsung Galaxy S25 Ultra 2026 adalah smartphone terbaik yang pernah Samsung buat — itu fakta yang sulit dibantah.
Pertanyaannya bukan "apakah ini HP bagus?" tapi "apakah ini worth it untuk kamu secara spesifik?"
Worth it kalau kamu:
- Fotografer mobile yang butuh sistem kamera terbaik di Android
- Profesional yang aktif pakai S Pen untuk catatan, sketsa, atau tanda tangan digital
- Power user yang butuh performa konsisten untuk multitasking berat
- Pengguna yang menginginkan update software 7 tahun penuh (Samsung berkomitmen sampai Android 22)
Mungkin pertimbangkan ulang kalau kamu:
- Tidak pernah pakai S Pen dan tidak berencana — S25+ lebih efisien harganya
- Budget terbatas dan charging speed penting — Xiaomi 15 Ultra lebih menarik dari sisi value
- Lebih suka ekosistem Apple — iPhone 16 Pro Max masih yang terbaik untuk pengguna iOS
Nilai akhir kami: 9/10. Setengah poin dikurangi untuk charging 45W yang kurang kompetitif dan absennya charger dalam kotak di harga premium ini.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Ditulis oleh: Nadia Wahyudi Peninjau Smartphone & Mobile
Nadia Wahyudi adalah seorang Peninjau Smartphone & Mobile dengan pengalaman lebih dari 11 tahun di industri teknologi. Lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di TechJournal.
Rekomendasi untuk Kamu
Service Center Canon EOS R8 Terdekat di Balikpapan Wajib Tahu
Butuh servis Canon EOS R8 di Balikpapan? Ini panduan lengkap lokasi service center resmi Canon, jam operasional, biaya, dan tips biar klaim garansi lancar tanpa ribet.
Vivo Y17s Sinyal Lemah? Ini 5 Cara Ampuh yang Wajib Dicoba
Vivo Y17s tiba-tiba susah dapat sinyal? Kami sudah menguji 5 cara ini langsung dan hasilnya terbukti ampuh — mulai dari yang paling simpel sampai langkah teknis yang jarang orang tahu.