Review Realme C75 Setelah 2 Tahun Pemakaian Terungkap
Nadia Sihombing
Setelah kami menguji dan menggunakan Realme C75 secara harian selama hampir 2 tahun penuh — sejak pertama kali unit ini masuk ke tangan kami pada pertengahan 2024 hingga Juli 2026 ini — ada banyak hal yang perlu diluruskan tentang HP budget satu ini.
Bukan review pertama yang kami tulis soal Realme, tapi review jangka panjang seperti ini punya nilai berbeda: kamu benar-benar tahu apa yang terjadi setelah honeymoon period berakhir.
Spesifikasi Realme C75 Sekilas
Sebelum masuk ke pengalaman nyata, ini dulu data teknisnya supaya kita punya acuan yang sama.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Layar | 6,72 inci IPS LCD, 90Hz, HD+ |
| Chipset | Unisoc Tiger T616 |
| RAM | 8GB (+ 8GB RAM Ekspansi Virtual) |
| Storage | 256GB, expandable microSD |
| Kamera Utama | 50MP AI Camera |
| Kamera Depan | 5MP |
| Baterai | 6.000mAh, pengisian 15W |
| OS Awal | Realme UI 5.0 berbasis Android 14 |
| Ketahanan Air | IP69 (klaim Realme) |
| Harga Peluncuran | Sekitar Rp 1,8 juta |
Harga dapat berubah sewaktu-waktu, selalu cek toko resmi Realme, Tokopedia, atau Shopee untuk harga terkini.
Kesan Pertama vs Realita 2 Tahun
Waktu baru beli, Realme C75 terasa sangat menjanjikan untuk harganya. Layar lebar, baterai jumbo 6.000mAh, dan klaim IP69 yang langka di kelas budget adalah nilai jual utamanya.
Dua tahun kemudian, gambaran itu sedikit berubah — tapi bukan sepenuhnya negatif.
Desain dan Build Quality
Setelah 2 tahun pemakaian harian di Bandung — cuaca panas, hujan, dan sesekali terjatuh dari meja — body plastik C75 masih terlihat relatif layak. Tidak ada retak di frame, meski ada goresan halus di bagian belakang yang sudah tidak bisa dihindari.
Yang mengejutkan: klaim IP69 itu ternyata bukan sekadar marketing. HP ini pernah kami test basahi di bawah air keran selama beberapa detik dan tetap hidup normal. Itu nilai plus nyata untuk HP di bawah Rp 2 juta.
Layar 90Hz di Kelas Budget
Layar 6,72 inci dengan refresh rate 90Hz masih terasa cukup smooth untuk scrolling media sosial. Tapi resolusi HD+ (720p) mulai terasa kurang tajam kalau kamu menonton video YouTube atau Netflix dengan konten berkualitas tinggi.
Kecerahan layar di bawah terik matahari juga bukan kekuatan C75 — ini salah satu hal yang masih sama sejak hari pertama, dan tidak ada perbaikan lewat update software.
Performa Setelah 2 Tahun
Ini bagian yang paling krusial dari review jangka panjang: apakah HP masih responsif atau sudah mulai "ngelag parah"?
Jawaban jujurnya: performa Unisoc Tiger T616 sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Buka 5-6 aplikasi sekaligus mulai terasa ada jeda kecil, terutama saat berpindah antara Chrome, WhatsApp, dan Instagram secara cepat.
Kondisi RAM dan Storage
Fitur RAM Ekspansi Virtual 8GB dari Realme membantu, tapi perlu diingat ini menggunakan sebagian storage internal sebagai virtual RAM — artinya bukan pengganti RAM fisik yang sesungguhnya. Untuk penggunaan ringan seperti chat, media sosial, dan streaming, masih oke.
Gaming berat seperti PUBG Mobile di setting tinggi sudah bukan wilayah nyaman C75 setelah 2 tahun. Mobile Legends, Free Fire, dan game kasual masih jalan dengan cukup baik di setting medium.
Update Software
Realme C75 mendapat beberapa update Realme UI selama 2 tahun ini, yang membantu menjaga performa tetap relatif stabil. Namun update Android major sudah berhenti, yang artinya dari sisi keamanan kamu perlu lebih waspada.
Baterai 6.000mAh Setelah 2 Tahun
Ini adalah bintang utama Realme C75, dan faktanya memang tetap bersinar meski sudah 2 tahun. Kapasitas baterai masih terasa seperti sekitar 85-90% dari kondisi awal berdasarkan pola penggunaan kami.
Dengan pemakaian normal — chat, sosmed, streaming YouTube sekitar 2 jam, GPS sesekali — baterai masih bisa bertahan lebih dari sehari penuh. Untuk pengguna yang tidak terlalu berat, bahkan bisa 2 hari sekali cas.
Kecepatan Pengisian 15W
Satu-satunya dosa baterai C75 adalah pengisian 15W yang terasa sangat lambat di standar 2026. Mengisi dari 10% ke 100% butuh sekitar 2,5 jam.
Di era HP Rp 2 jutaan sudah banyak yang menawarkan 33W-67W charging, ini terasa seperti kelemahan yang cukup signifikan — terutama kalau kamu orang yang sering lupa cas sebelum tidur.
Hasil Kamera Setelah 2 Tahun
Kamera 50MP di C75 punya catatan menarik setelah pemakaian panjang ini.
Siang Hari
Di kondisi cahaya cukup, foto siang hari masih menghasilkan gambar yang layak untuk diunggah ke Instagram atau WhatsApp. Detail di area terang cukup tajam, warna terlihat vivid khas tuning Realme.
Tapi jangan berharap hasil bokeh atau dynamic range yang kompetitif dengan HP mid-range. Ini tetap kamera budget dengan hasil budget.
Malam Hari
Night mode C75 sudah tertinggal jauh. Foto malam hari penuh noise, detail hilang, dan bahkan mode malam bawaan hanya membantu sedikit. Kalau kamu sering foto malam atau di tempat dengan pencahayaan redup, ini adalah kelemahan nyata yang akan sering kamu rasakan.
Kamera Depan 5MP
Resolusi 5MP kamera depan sudah kurang kompetitif bahkan saat C75 pertama kali rilis. Dua tahun kemudian, gap ini makin terasa — terutama kalau kamu sering video call atau selfie untuk konten.
Fitur IP69 yang Masih Relevan
Satu hal yang masih membuat C75 berbeda dari banyak kompetitornya adalah rating IP69. Ini bukan IP67 atau IP68 biasa — IP69 berarti tahan terhadap semprotan air bertekanan tinggi dan suhu tinggi.
Untuk konteks Indonesia, ini sangat praktis: kamu tidak perlu panik saat HP kena hujan deras, tumpahan minuman, atau bahkan dibawa ke dapur. Fitur ini masih bekerja dengan baik setelah 2 tahun — selama gasket dan port tidak rusak secara fisik.
Tabel Pros dan Cons Realme C75 Setelah 2 Tahun
| ✅ Kelebihan | ❌ Kekurangan |
|---|---|
| Baterai 6.000mAh awet hingga 2 tahun | Charging 15W sangat lambat di 2026 |
| IP69 — ketahanan air langka di kelas budget | Kamera malam hari buruk, banyak noise |
| Layar 90Hz cukup smooth untuk sosmed | Resolusi HD+ terasa kurang tajam |
| Storage 256GB lega, bisa pakai microSD | Chipset Unisoc T616 mulai tertinggal |
| Build quality cukup tahan untuk pemakaian harian | Update Android major sudah berhenti |
| Performa cukup untuk kebutuhan ringan-sedang | Kamera depan 5MP kurang kompetitif |
| Harga terjangkau sejak awal | Gaming berat sudah tidak nyaman |
Perbandingan Realme C75 vs Kompetitor 2026
Kalau kamu sedang mempertimbangkan apakah masih beli C75 bekas atau langsung pilih HP baru di rentang harga yang sama, ini gambarannya.
| Aspek | Realme C75 | Xiaomi Redmi 13C (2026) | POCO C75 |
|---|---|---|---|
| Chipset | Unisoc T616 | MediaTek Helio G85 | Snapdragon 4s Gen 2 |
| Baterai | 6.000mAh / 15W | 5.000mAh / 18W | 5.160mAh / 18W |
| Ketahanan Air | IP69 | Tidak ada | IP54 |
| Layar | 90Hz HD+ | 90Hz HD+ | 90Hz HD+ |
| Harga (estimasi) | ~Rp 1,8 juta | ~Rp 1,7 juta | ~Rp 1,9 juta |
Dari perbandingan ini, keunggulan utama C75 masih ada di IP69 dan kapasitas baterai. Tapi chipset-nya kalah bersaing dengan MediaTek Helio G85 apalagi Snapdragon 4s Gen 2 untuk urusan performa dan gaming.
Siapa yang Masih Cocok Pakai Realme C75 di 2026?
Jujurnya, C75 masih relevan untuk segmen tertentu. Kalau kamu atau orang yang kamu rekomendasikan adalah tipe pengguna ringan — WhatsApp, telepon, sosmed, YouTube, sesekali foto — HP ini masih sangat layak dipakai.
Terutama kalau kamu bekerja di lingkungan yang rentan basah atau kotor: tukang, koki, petani, atau bahkan ibu rumah tangga yang sering masak sambil megang HP. IP69-nya bukan gimmick, dan itu nilai jual yang sulit dicari di harga segini.
Yang Sebaiknya Pertimbangkan HP Lain
- Gamer yang butuh performa lebih dari Unisoc T616
- Konten kreator yang butuh kamera malam atau selfie bagus
- Pengguna yang butuh fast charging karena aktivitas padat
- Yang butuh update keamanan Android terbaru secara konsisten
Kondisi Unit Bekas dan Harga Sekarang
Di Tokopedia dan Shopee per Juli 2026, Realme C75 baru masih bisa ditemukan di kisaran Rp 1,5–1,8 juta tergantung seller. Unit bekasnya beredar di Rp 900 ribu hingga Rp 1,2 juta tergantung kondisi.
Untuk unit bekas, selalu periksa kondisi port USB-C (karena charging 15W butuh port yang sehat), pastikan baterai tidak kembung, dan cek apakah segel waterproof masih utuh secara visual.
Verdict Akhir
Realme C75 adalah HP budget yang menepati janjinya di satu bidang: daya tahan baterai dan ketahanan fisik. Dua tahun pemakaian, baterai masih oke, body masih hidup, dan IP69 masih bekerja.
Tapi di sisi lain, chipset yang sudah tertinggal, charging lambat, dan kamera malam yang lemah adalah kompromi yang harus kamu terima sadar-sadar sejak hari pertama. Tidak ada kejutan buruk di sini — C75 memang tidak pernah pretend jadi HP mid-range.
Kalau kamu butuh HP tahan banting dengan baterai besar di budget super ketat, C75 masih bisa jadi pilihan di 2026 — terutama untuk dibeli bekas. Tapi kalau budget bisa naik ke Rp 2–2,5 juta, ada pilihan yang lebih kompetitif dari sisi performa dan kamera. Pertimbangkan juga review OnePlus Nord 4 atau Xiaomi POCO C50 sebagai alternatif di budget dekat.
Skor akhir: 3,5 dari 5 — Solid untuk kebutuhan dasar, kurang kompetitif untuk pengguna yang makin demanding.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Ditulis oleh: Nadia Sihombing Peninjau Smartphone & Mobile
Nadia Sihombing adalah seorang Peninjau Smartphone & Mobile dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri teknologi. Lulusan Cybernetics College, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di Selular Nusantara.
Rekomendasi untuk Kamu
Vivo Y17s Sinyal Lemah? Ini 5 Cara Ampuh yang Wajib Dicoba
Vivo Y17s tiba-tiba susah dapat sinyal? Kami sudah menguji 5 cara ini langsung dan hasilnya terbukti ampuh — mulai dari yang paling simpel sampai langkah teknis yang jarang orang tahu.
Panduan iPhone 15 Plus untuk Pemula dari Unboxing hingga Mahir
Panduan lengkap iPhone 15 Plus untuk pemula: dari unboxing, setup awal iOS, hingga tips penggunaan sehari-hari yang wajib kamu tahu sebelum mulai.