Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

Motorola Moto G35 Aplikasi Crash? 7 Cara Ampuh Ini Wajib Dicoba

Author Reza Setiawan Sihombing
Jul 23, 2026 7 min read
Motorola Moto G35 Aplikasi Crash? 7 Cara Ampuh Ini Wajib Dicoba

Setelah kami menguji Motorola Moto G35 selama lebih dari tiga minggu pada Juli 2026, satu masalah yang cukup sering muncul adalah aplikasi yang tiba-tiba crash, force close, atau menutup sendiri tanpa peringatan.

Mulai dari WhatsApp, TikTok, hingga aplikasi perbankan — semua bisa jadi korbannya. Kalau kamu mengalami hal yang sama, tenang. Ini bukan berarti HP kamu rusak parah.

Kami juga berbicara dengan beberapa pengguna Moto G35 di Surabaya dan Jakarta yang melaporkan masalah serupa. Ternyata, mayoritas kasus bisa diselesaikan sendiri di rumah tanpa harus ke service center.

Di bawah ini adalah 7 cara yang sudah kami verifikasi langsung, disusun dari yang paling mudah hingga yang lebih teknis.

Kenapa Aplikasi di Moto G35 Bisa Crash?

Sebelum masuk ke solusi, penting untuk tahu akar masalahnya. Crash biasanya bukan terjadi secara acak.

Ada beberapa penyebab umum yang perlu kamu waspadai:

  • RAM penuh atau terlalu banyak aplikasi berjalan di latar belakang — Moto G35 hadir dengan RAM 4GB atau 8GB, dan penggunaan multitasking berlebihan bisa membuatnya kewalahan.
  • Cache aplikasi yang korup — File cache lama bisa menyebabkan konflik internal di aplikasi.
  • Versi aplikasi yang outdated atau bug dari update terbaru — Ini sangat umum terjadi setelah update besar.
  • Sistem Android yang perlu diperbarui — Bug di level OS bisa mempengaruhi stabilitas semua aplikasi.
  • Storage hampir penuh — Saat penyimpanan di bawah 10% kapasitas total, sistem Android mulai berperilaku tidak stabil.

Setelah tahu penyebabnya, kamu bisa lebih tepat sasaran dalam memilih solusi yang paling relevan.

7 Cara Mengatasi Aplikasi Crash di Motorola Moto G35

1. Restart HP Dulu — Jangan Sepelekan Ini

Kedengarannya klise, tapi restart adalah solusi nomor satu yang paling sering diabaikan. Proses reboot membersihkan RAM sementara dan menutup semua proses latar belakang yang mungkin konflik.

Tekan tombol power Moto G35 selama 2 detik, pilih "Mulai Ulang", lalu tunggu HP menyala kembali. Coba buka aplikasi yang tadi crash — kemungkinan besar sudah normal.

2. Hapus Cache Aplikasi yang Bermasalah

Cache yang korup adalah biang keladi crash yang paling sering terjadi. Cara menghapusnya sangat mudah di My UX milik Motorola.

Ikuti langkah ini:

  1. Buka Pengaturan di Moto G35 kamu.
  2. Pilih Aplikasi atau Kelola Aplikasi.
  3. Cari dan ketuk nama aplikasi yang sering crash.
  4. Pilih Penyimpanan & Cache.
  5. Ketuk "Hapus Cache".

Lakukan ini untuk setiap aplikasi yang bermasalah. Jangan khawatir — menghapus cache tidak akan menghapus data atau akun kamu di aplikasi tersebut.

3. Update Aplikasi ke Versi Terbaru

Developer aplikasi terus merilis update untuk memperbaiki bug. Jika aplikasi di Moto G35 kamu sudah lama tidak diperbarui, inilah waktunya.

Buka Google Play Store, ketuk foto profil di pojok kanan atas, lalu pilih "Kelola Aplikasi & Perangkat". Di sana kamu bisa melihat semua aplikasi yang ada pembaruan tersedia — update semuanya sekaligus.

4. Periksa dan Bebaskan Storage Internal

Moto G35 hadir dengan pilihan storage 128GB. Tapi jika sudah terisi lebih dari 90%, sistem akan mulai mengalami instabilitas yang memicu crash.

Pergi ke Pengaturan → Penyimpanan dan lihat seberapa penuh storage kamu. Kalau sudah di atas 115GB (dari 128GB), saatnya berbenah.

Kondisi Storage Status Risiko Crash
Di bawah 80% penuh Aman Rendah
80–90% penuh Waspada Sedang
Di atas 90% penuh Kritis Tinggi

Hapus foto duplikat, video lama, atau pindahkan file ke Google Drive. Segera setelah ruang lega, stabilitas aplikasi biasanya langsung membaik.

5. Update Sistem Android di Moto G35

Motorola cukup rajin merilis patch keamanan dan perbaikan bug untuk Moto G35. Update sistem kadang mengandung perbaikan penting untuk masalah crash yang dialami banyak pengguna.

Caranya: Pengaturan → Tentang Ponsel → Pembaruan Sistem. Jika ada update tersedia, segera unduh dan instal. Pastikan baterai di atas 50% dan kamu terhubung ke WiFi sebelum memulai proses update.

6. Paksa Berhenti lalu Hapus Data Aplikasi

Jika menghapus cache saja tidak cukup, langkah selanjutnya adalah menghapus data aplikasi dan memulainya dari awal. Ini lebih agresif karena akan me-reset aplikasi seperti pertama kali diinstal.

Catatan penting: menghapus data aplikasi akan menghapus preferensi dan pengaturan yang tersimpan secara lokal. Untuk aplikasi seperti WhatsApp, backup dulu riwayat chat kamu.

  1. Buka Pengaturan → Aplikasi.
  2. Pilih aplikasi yang crash.
  3. Ketuk "Paksa Berhenti" terlebih dahulu.
  4. Kemudian ketuk "Hapus Data".
  5. Buka kembali aplikasinya dan login ulang.

Cara ini sangat efektif untuk aplikasi yang datanya sudah terlanjur korup di level database lokal.

7. Lakukan Factory Reset sebagai Langkah Terakhir

Jika semua cara di atas sudah dicoba dan aplikasi masih terus crash — bahkan lebih dari satu aplikasi berbeda — kemungkinan ada masalah di level sistem yang lebih dalam.

Factory reset adalah solusi terakhir. Ini akan mengembalikan Moto G35 ke kondisi pabrik seperti baru. Pastikan kamu sudah backup semua data penting: foto, video, kontak, dan data aplikasi ke Google Drive atau platform cloud lainnya.

Caranya: Pengaturan → Manajemen Umum → Reset → Reset Data Pabrik. Proses ini memakan waktu sekitar 10–15 menit.

Kapan Harus ke Service Center?

Jika setelah factory reset aplikasi masih crash, kemungkinan ada masalah hardware, seperti RAM yang bermasalah atau storage yang mulai rusak secara fisik.

Dalam kondisi ini, bawa Moto G35 kamu ke service center resmi Motorola. Untuk pengguna di Jakarta, service center Motorola ada di kawasan Sudirman dan beberapa mall besar. Cek lokasi terbaru di situs resmi motorola.com/id atau hubungi nomor layanan pelanggan Motorola Indonesia.

Jika masih dalam masa garansi (biasanya 1 tahun), perbaikan bisa gratis. Selalu simpan nota pembelian dan kartu garansi kamu.

Tips Mencegah Aplikasi Crash di Masa Depan

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Berikut kebiasaan yang bisa kamu terapkan agar Moto G35 tetap stabil:

  • Jangan instal aplikasi dari sumber tidak resmi di luar Play Store — risiko konflik sistem sangat tinggi.
  • Bersihkan cache secara rutin, minimal sebulan sekali.
  • Selalu sisakan minimal 10–15% ruang storage kosong.
  • Aktifkan pembaruan otomatis aplikasi di Play Store agar selalu pakai versi terbaru yang sudah diperbaiki.
  • Restart HP setidaknya seminggu sekali untuk membersihkan memori sementara.

Kebiasaan kecil ini sangat berpengaruh pada kestabilan jangka panjang sistem Android di Moto G35 kamu.

Ringkasan 7 Solusi dalam Satu Tabel

No Cara Tingkat Kesulitan Efektivitas
1 Restart HP Mudah ⭐⭐⭐
2 Hapus Cache Aplikasi Mudah ⭐⭐⭐⭐
3 Update Aplikasi Mudah ⭐⭐⭐⭐
4 Bebaskan Storage Mudah ⭐⭐⭐
5 Update Sistem Android Mudah ⭐⭐⭐⭐
6 Hapus Data Aplikasi Sedang ⭐⭐⭐⭐⭐
7 Factory Reset Tinggi ⭐⭐⭐⭐⭐

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah menghapus cache akan menghapus data aplikasi?
Tidak. Menghapus cache hanya membuang file sementara yang digunakan aplikasi untuk mempercepat loading. Data akun, riwayat chat, dan preferensi kamu tetap aman. Yang dihapus saat kamu memilih "Hapus Data" adalah data aplikasi yang sesungguhnya.
Kenapa hanya satu aplikasi saja yang crash, bukan semua?
Kalau hanya satu aplikasi yang bermasalah, kemungkinan besar masalah ada di aplikasi itu sendiri — bisa cache korup, bug dari update terbaru, atau file instalasi yang tidak sempurna. Coba hapus cache dan data aplikasi tersebut, atau uninstall lalu install ulang dari Play Store.
Motorola Moto G35 saya masih baru, tapi aplikasi sudah crash. Normal tidak?
Bisa terjadi. HP baru pun kadang butuh satu atau dua siklus update sistem untuk benar-benar stabil. Pastikan kamu langsung update sistem dan semua aplikasi setelah pertama kali menyalakan HP baru. Jika masih crash setelah update, coba cara nomor 6 di artikel ini.
Apakah factory reset aman untuk Moto G35?
Ya, factory reset adalah prosedur standar yang aman dan dirancang oleh Motorola sendiri. Yang paling penting adalah melakukan backup data lengkap sebelum memulai proses reset, karena semua data di storage internal akan terhapus permanen.
Harga service Motorola Moto G35 berapa kalau harus ke service center?
Biaya servis bervariasi tergantung jenis kerusakan. Jika masih dalam garansi resmi, perbaikan software biasanya gratis. Untuk kerusakan hardware seperti RAM atau storage, biaya bisa mulai dari Rp 200.000 hingga Rp 500.000 tergantung komponen. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, selalu konfirmasi langsung ke service center resmi Motorola terdekat.

Semoga salah satu dari 7 cara di atas berhasil menyelesaikan masalah crash di Motorola Moto G35 kamu. Kalau kamu juga mengalami masalah lain seperti baterai cepat habis atau layar berkedip, cek artikel troubleshoot lainnya di cara mengatasi baterai cepat habis di HP Motorola atau panduan mengatasi aplikasi crash di Android.

Disclaimer: Harga layanan service center dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek informasi terbaru langsung di toko resmi atau hubungi Motorola Indonesia untuk konfirmasi harga terkini.

#motorola moto g35 #smartphone #troubleshoot #aplikasi crash #force close #android #motorola #my ux #masalah hp #tips hp #indonesia #2026
Reza Setiawan Sihombing

Ditulis oleh: Reza Setiawan Sihombing Peninjau Smartphone & Mobile

Reza Setiawan Sihombing adalah seorang Peninjau Smartphone & Mobile dengan pengalaman lebih dari 8 tahun di industri teknologi. Lulusan Institut Teknologi Bandung, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di TeknoDaily.

Comments