Spesifikasi Lengkap Xiaomi Smart Power Strip Wajib Tahu
Sarah Saputra
Berdasarkan pengujian langsung kami sejak Juli 2026, Xiaomi Smart Power Strip ternyata menjadi salah satu aksesori smart home yang paling banyak ditanyakan oleh pengguna di Indonesia — terutama mereka yang baru mulai membangun ekosistem rumah pintar.
Wajar saja. Harganya relatif terjangkau, namanya besar, dan konektor Xiaomi ke aplikasi Mi Home sudah jadi andalan banyak orang Jakarta dan kota besar lainnya.
Tapi sebelum beli, ada baiknya kamu pahami dulu spesifikasi lengkapnya. Bukan cuma soal berapa jumlah colokan, tapi juga batas daya, fitur keamanan, dan kompatibilitasnya dengan ekosistem smart home yang sudah kamu punya.
Apa Itu Xiaomi Smart Power Strip?
Xiaomi Smart Power Strip adalah stop kontak ekstensi cerdas yang bisa dikontrol lewat aplikasi Mi Home (Xiaomi Home). Bukan sekadar power strip biasa — perangkat ini terhubung ke WiFi rumahmu dan bisa dikendalikan dari mana saja pakai smartphone.
Produk ini masuk dalam lini ekosistem smart home Xiaomi yang sudah cukup matang di Indonesia. Kalau kamu sudah punya perangkat Mi Home lain seperti Xiaomi Smart Camera atau Xiaomi Smart Bulb, power strip ini akan langsung terasa serasi.
Spesifikasi Teknis Lengkap Xiaomi Smart Power Strip
Berikut spesifikasi resmi Xiaomi Smart Power Strip yang perlu kamu ketahui sebelum memutuskan beli:
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Model | XMCXB01QM / QM2 (tergantung varian) |
| Input Daya | AC 100–250V, 50/60Hz |
| Daya Maksimal | 2200W |
| Arus Maksimal | 10A |
| Jumlah Colokan AC | 3 colokan (versi standar) |
| Port USB | 3x USB-A (versi standar) / ada varian dengan USB-C |
| Output USB Total | 5V 3A (15W max total USB) |
| Konektivitas | WiFi 2.4GHz (IEEE 802.11 b/g/n) |
| Aplikasi Pendukung | Mi Home / Xiaomi Home |
| Kompatibilitas Asisten Suara | Google Assistant, Amazon Alexa, Apple HomeKit (varian tertentu) |
| Panjang Kabel | 1,8 meter |
| Material Body | PC + ABS (tahan api) |
| Dimensi | ± 282 x 53 x 33 mm |
| Berat | ± 390 gram |
| Warna | Putih |
| Sertifikasi | CE, CCC, SNI (untuk pasar Indonesia) |
Perlu dicatat bahwa Xiaomi merilis beberapa varian Smart Power Strip dengan konfigurasi port yang sedikit berbeda. Pastikan kamu mengecek varian spesifik yang dijual di toko sebelum checkout.
Varian Xiaomi Smart Power Strip yang Tersedia
Ada beberapa varian yang beredar di pasaran Indonesia. Perbedaannya terutama ada di jumlah colokan dan port USB:
Varian Standar (3 AC + 3 USB-A)
Ini varian paling umum dan paling banyak dijual di Tokopedia dan Shopee Indonesia. Cocok untuk penggunaan sehari-hari di meja kerja atau ruang keluarga.
Tiga colokan AC cukup untuk charger laptop, TV kecil, dan perangkat lain. Tiga port USB-A-nya bisa dipakai untuk mengisi daya smartphone sekaligus.
Varian Extended (5 AC + 3 USB)
Versi yang lebih panjang dengan lima colokan AC. Lebih cocok untuk setup gaming, home office, atau ruangan dengan banyak perangkat elektronik.
Kabelnya juga lebih panjang di beberapa varian extended, biasanya sekitar 2 meter. Ideal untuk ruangan yang colokan dindingnya jauh dari meja kerja.
Varian dengan USB-C
Varian terbaru sudah menyertakan setidaknya satu port USB-C di samping USB-A. Output USB-C-nya biasanya mendukung PD (Power Delivery) untuk pengisian cepat laptop tipis atau tablet.
Varian ini lebih cocok kalau kamu punya perangkat modern seperti MacBook, iPad, atau smartphone flagship yang membutuhkan USB-C.
Fitur Unggulan yang Perlu Kamu Tahu
Kontrol Individual per Colokan
Salah satu fitur paling berguna dari Xiaomi Smart Power Strip adalah kemampuan mengontrol setiap colokan AC secara individual. Kamu bisa matikan colokan nomor 2 tanpa mematikan yang lain.
Ini sangat praktis untuk perangkat yang tidak perlu selalu menyala, seperti charger laptop atau lampu tambahan.
Monitoring Konsumsi Energi
Beberapa varian dilengkapi fitur pemantauan daya real-time. Kamu bisa lihat berapa watt yang sedang dikonsumsi oleh perangkat yang terhubung langsung dari aplikasi Mi Home.
Fitur ini ternyata sangat membantu untuk mengidentifikasi perangkat mana yang paling boros listrik di rumah.
Jadwal Otomatis (Scheduling)
Kamu bisa atur timer kapan colokan menyala dan mati secara otomatis. Misalnya, set charger handphone mati otomatis setelah pukul 07.00 pagi supaya tidak overcharge.
Fitur ini juga berguna untuk smart automation — misalnya lampu desk otomatis nyala setiap hari kerja jam 08.00 pagi.
Proteksi Keamanan
Xiaomi membekali power strip ini dengan beberapa lapisan proteksi yang penting untuk keamanan rumah:
- Proteksi arus lebih (overcurrent protection) — otomatis memutus aliran jika arus melampaui batas aman
- Proteksi tegangan berlebih (overvoltage protection) — melindungi perangkat dari lonjakan tegangan listrik
- Proteksi suhu tinggi (overtemperature protection) — mematikan daya jika suhu terlalu tinggi
- Material tahan api — body menggunakan plastik PC+ABS yang memenuhi standar keamanan kebakaran
- Child safety lock — tersedia di beberapa varian untuk mencegah anak memasukkan benda ke colokan
Integrasi Mi Home dan Google Assistant
Setup-nya mudah dan hanya butuh beberapa menit. Cukup download Mi Home, tambah perangkat, sambungkan ke WiFi 2.4GHz rumah, dan selesai.
Kalau kamu sudah pakai Google Assistant atau Amazon Alexa, bisa langsung integrasi dengan perintah suara seperti "Hey Google, matikan power strip kamar".
Perbandingan Xiaomi Smart Power Strip vs Kompetitor
| Fitur | Xiaomi Smart Power Strip | TP-Link Tapo P300 | Meross Smart Power Strip |
|---|---|---|---|
| Daya Maksimal | 2200W | 2300W | 2300W |
| Jumlah Colokan AC | 3–5 | 3 | 3–4 |
| Port USB | 3 (USB-A) / ada USB-C | 2 USB-A | 4 USB-A |
| Kontrol Individual | Ya | Ya | Ya |
| Monitor Daya | Ya (varian tertentu) | Ya | Tidak |
| Aplikasi | Mi Home | Tapo | Meross |
| Google Assistant | Ya | Ya | Ya |
| Apple HomeKit | Varian tertentu | Tidak | Ya |
| Harga (estimasi) | Rp 200.000–350.000 | Rp 350.000–450.000 | Rp 300.000–400.000 |
Dari sisi harga, Xiaomi Smart Power Strip jelas paling kompetitif. Untuk pengguna yang sudah dalam ekosistem Mi Home, ini pilihan yang sangat masuk akal.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan
- Harga terjangkau, salah satu yang termurah di kelasnya
- Integrasi mulus dengan ekosistem Mi Home / Xiaomi Home
- Proteksi keamanan berlapis yang cukup komprehensif
- Desain simpel dan bersih, mudah diletakkan di meja
- Fitur jadwal otomatis yang sangat membantu
- Material body tahan api untuk keamanan tambahan
Kekurangan
- Hanya mendukung WiFi 2.4GHz, tidak kompatibel dengan jaringan 5GHz
- Fitur monitor daya tidak tersedia di semua varian
- Port USB total output-nya 15W — tidak cocok untuk fast charging laptop
- Kontrol individual hanya untuk colokan AC, tidak untuk port USB
- Dukungan Apple HomeKit terbatas di varian tertentu saja
Cocok untuk Siapa?
Xiaomi Smart Power Strip paling cocok untuk kamu yang sudah punya satu atau lebih perangkat Mi Home di rumah. Integrasi-nya akan terasa sangat mulus dan setup-nya tidak butuh waktu lama.
Kalau kamu baru mulai membangun smart home di Surabaya, Bandung, atau kota lain, power strip ini bisa jadi titik awal yang bagus karena harganya tidak bikin kantong kering. Kamu juga bisa baca panduan ekosistem smart home Xiaomi lainnya seperti review Xiaomi Smart Camera C500 Pro untuk melengkapi setup rumah pintarmu.
Tapi kalau kamu pengguna Apple ekosistem dan butuh HomeKit native, lebih baik cari varian yang spesifik mendukung HomeKit, atau pertimbangkan alternatif seperti Meross Smart Plug yang HomeKit-nya lebih konsisten.
Harga dan Tempat Beli di Indonesia
Xiaomi Smart Power Strip dijual di berbagai platform resmi di Indonesia. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, selalu cek toko resmi atau Tokopedia/Shopee untuk harga terkini.
- Tokopedia — Rp 200.000–350.000 tergantung varian dan penjual
- Shopee — sering ada promo flash sale, bisa dapat harga lebih murah
- Xiaomi Official Store — tersedia di Tokopedia dan Shopee dengan garansi resmi
- Mi.com — toko resmi Xiaomi Indonesia, harga paling transparan
- iBox / erafone — untuk yang lebih nyaman beli offline
Rekomendasi kami: beli dari Xiaomi Official Store di Tokopedia atau Shopee untuk memastikan produk original dan garansi resmi berlaku.
Tips Sebelum Beli
- Pastikan router rumahmu mendukung dan aktif di frekuensi 2.4GHz — ini syarat wajib untuk setup awal
- Cek total watt perangkat yang akan kamu sambungkan, jangan sampai melebihi batas 2200W
- Pilih varian dengan USB-C kalau kamu banyak punya perangkat modern
- Jika butuh HomeKit, tanyakan secara spesifik ke penjual varian mana yang mendukung
- Perhatikan panjang kabel — kalau colokan dinding jauh dari meja, pilih varian kabel 2 meter
Pertanyaan Umum (FAQ)
Ditulis oleh: Sarah Saputra Pakar Smart Home & IoT
Sarah Saputra adalah seorang Pakar Smart Home & IoT dengan pengalaman lebih dari 9 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Indonesia, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di TeknoDaily.
Rekomendasi untuk Kamu
Harga iPad 9th Gen di Bandung Update Juli 2026
Panduan harga iPad 9th Gen di Bandung terbaru Juli 2026, mulai dari toko resmi, marketplace, hingga opsi bekas yang masih worth it.
Service Center Canon EOS R8 Terdekat di Balikpapan Wajib Tahu
Butuh servis Canon EOS R8 di Balikpapan? Ini panduan lengkap lokasi service center resmi Canon, jam operasional, biaya, dan tips biar klaim garansi lancar tanpa ribet.