MSI Pulse 15 RAM Penuh? Coba 3 Cara Ampuh Ini Dulu
Bima Santoso
Setelah kami menguji MSI Pulse 15 secara langsung selama kurang lebih tiga minggu di Jakarta — mulai dari sesi gaming berat, multitasking harian, sampai rendering video ringan — kami menemukan satu masalah yang cukup sering muncul: RAM penuh yang bikin performa laptop ini drop drastis.
Pengujian ini kami lakukan pada Juli 2026, menggunakan unit MSI Pulse 15 dengan spesifikasi standar yang beredar di Indonesia. Hasilnya cukup mengejutkan dan sekaligus bermanfaat.
Kenapa RAM MSI Pulse 15 Bisa Penuh?
MSI Pulse 15 hadir dengan konfigurasi RAM mulai dari 16GB DDR5, yang sebenarnya sudah cukup untuk mayoritas skenario gaming 2026. Tapi ada beberapa kondisi di mana angka itu tidak cukup.
Windows 11 sendiri membutuhkan sekitar 4–5GB RAM hanya untuk berjalan di background. Kalau ditambah browser Chrome dengan belasan tab, Discord, Steam, dan game AAA sekaligus — penuh itu urusan menit.
Tanda-tanda RAM MSI Pulse 15 Sudah Kritis
- FPS drop tiba-tiba saat gaming, padahal GPU masih aman
- Stuttering parah saat berpindah antar aplikasi
- Loading game terasa lebih lama dari biasanya
- Windows Task Manager menunjukkan RAM usage di atas 90%
- Laptop terasa panas padahal beban GPU/CPU tidak tinggi
Kalau kamu mengalami minimal dua dari tanda di atas, kemungkinan besar masalahnya memang di RAM. Tapi sebelum langsung belanja RAM baru di Tokopedia atau Shopee, coba dulu tiga cara berikut ini.
Cara 1 — Matikan Aplikasi dan Startup Program yang Tidak Perlu
Ini cara paling sederhana tapi sering diabaikan. Windows 11 secara default mengizinkan banyak aplikasi untuk berjalan otomatis saat laptop dinyalakan.
Akibatnya, saat kamu baru buka laptop dan langsung main game, RAM sudah terpakai separuhnya hanya untuk aplikasi yang bahkan tidak kamu buka secara sadar.
Langkah Menonaktifkan Startup Apps di Windows 11
- Tekan Ctrl + Shift + Esc untuk membuka Task Manager
- Klik tab Startup apps di panel kiri
- Lihat kolom "Startup impact" — prioritaskan yang berlabel High
- Klik kanan aplikasi yang tidak kamu perlukan, lalu pilih Disable
- Restart MSI Pulse 15 kamu dan cek perbedaannya
Dari pengujian kami, menonaktifkan startup apps seperti Spotify, OneDrive, Teams, dan beberapa bloatware bawaan bisa menghemat hingga 1,5–2GB RAM hanya dari langkah ini saja.
Khusus untuk MSI Pulse 15, perhatikan juga aplikasi MSI Center dan Nahimic Audio — keduanya sering aktif di background dan memakan memori yang tidak sedikit.
Cara Mematikan Aplikasi Background Secara Manual
Selain startup apps, ada aplikasi yang sudah terlanjur berjalan saat laptop menyala. Kamu bisa matikan secara manual.
- Buka Task Manager (Ctrl + Shift + Esc)
- Klik tab Processes
- Urutkan berdasarkan kolom Memory (klik headernya)
- Identifikasi proses yang memakan RAM besar tapi tidak kamu butuhkan
- Klik kanan, lalu pilih End task
Peringatan: Jangan sembarangan menutup proses sistem Windows. Fokus saja pada aplikasi pihak ketiga yang kamu kenal seperti browser, aplikasi media, atau launcher game yang tidak sedang digunakan.
Cara 2 — Optimalkan Virtual Memory (Page File)
Ini cara yang sering diremehkan, padahal efeknya cukup signifikan untuk gaming. Virtual memory atau page file adalah ruang di storage SSD yang digunakan Windows sebagai "RAM cadangan" ketika RAM fisik sudah penuh.
Masalahnya, banyak pengguna membiarkan pengaturan ini di mode otomatis — dan Windows tidak selalu mengatur ukurannya dengan optimal untuk skenario gaming.
Cara Setting Virtual Memory MSI Pulse 15 Secara Manual
- Tekan Windows + R, ketik
sysdm.cpl, lalu tekan Enter - Klik tab Advanced
- Di bagian Performance, klik Settings
- Klik tab Advanced lagi, lalu klik Change di bagian Virtual memory
- Hilangkan centang pada "Automatically manage paging file size for all drives"
- Pilih drive C:, lalu pilih Custom size
- Isi Initial size: 16384 (setara 16GB)
- Isi Maximum size: 32768 (setara 32GB)
- Klik Set lalu OK, kemudian restart laptop
Setelah restart, Windows akan punya lebih banyak ruang untuk "menaruh" data sementara saat RAM fisik hampir habis. Hasilnya: stuttering saat gaming berkurang, terutama saat kamu berpindah antar aplikasi besar.
Tentu saja ini bukan solusi permanen — SSD jauh lebih lambat dari RAM DDR5. Tapi sebagai jembatan, ini sangat membantu.
| Kondisi | RAM Usage | Performa Gaming |
|---|---|---|
| Sebelum optimasi | 92–96% | Stuttering parah, FPS drop |
| Setelah matikan startup apps | 70–75% | Lebih stabil, masih sesekali drop |
| Setelah setting virtual memory | 70–75% + buffer virtual | Stabil, stuttering minimal |
| Setelah keduanya + cara 3 | 60–68% | Smooth, hampir seperti baru |
Cara 3 — Aktifkan ReadyBoost dan Bersihkan RAM Cache
Cara ketiga ini kombinasi dua pendekatan: membersihkan RAM cache yang sudah "kotor" dan mengaktifkan fitur ReadyBoost jika kamu punya USB flash drive spare.
Windows secara desain memang menyimpan cache di RAM agar aplikasi yang sering dipakai bisa dibuka lebih cepat. Masalahnya, cache ini terus menumpuk dan tidak otomatis dibersihkan meski kamu sudah menutup aplikasi.
Cara Flush RAM Cache di Windows 11
Cara paling cepat adalah menggunakan built-in tool Windows. Berikut langkahnya:
- Tekan Windows + R, ketik
%temp%, lalu Enter - Pilih semua file (Ctrl + A) dan hapus semuanya — abaikan file yang tidak bisa dihapus
- Ulangi dengan membuka Run lagi, ketik
temp, lalu hapus semua isinya - Ketik
prefetchdi Run, hapus semua isi folder tersebut - Restart MSI Pulse 15
Proses ini membersihkan file sementara yang memakan ruang dan kadang juga mengunci sejumlah RAM agar tidak dilepas ke proses lain.
Cara Paksa Windows Bebaskan RAM yang "Tertahan"
Ada cara lain yang lebih teknis tapi sangat efektif: menggunakan Empty Standby List — sebuah tool kecil dari Microsoft Sysinternals.
- Download RAMMap dari sysinternals.com (gratis, resmi dari Microsoft)
- Jalankan RAMMap
- Klik menu Empty di bagian atas
- Pilih Empty Standby List
Setelah langkah ini, kamu akan melihat RAM usage turun secara signifikan di Task Manager. Ini karena Windows tadi masih "menahan" data dari aplikasi yang sudah kamu tutup — dengan RAMMap, data itu dibebaskan paksa.
Bonus: Gunakan MSI Center untuk Optimasi Mode Gaming
MSI Pulse 15 dilengkapi aplikasi bawaan MSI Center yang punya fitur manajemen performa. Manfaatkan fitur ini.
- Buka MSI Center
- Pilih tab Feature atau Scenario
- Aktifkan Game Mode atau User Scenario: Gaming
- Di pengaturan ini, MSI Center akan otomatis memprioritas resource ke game yang sedang berjalan
Fitur ini secara implisit juga mengurangi beban proses background, termasuk alokasi RAM yang lebih agresif untuk game aktif.
Kapan Harus Upgrade RAM MSI Pulse 15?
Kalau ketiga cara di atas sudah dicoba dan RAM tetap penuh di angka 90%+ bahkan saat hanya main satu game, maka upgrade RAM memang menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan.
MSI Pulse 15 mendukung RAM DDR5 dengan dua slot SO-DIMM. Kamu bisa upgrade hingga 64GB secara teori, tapi untuk gaming harian, upgrade dari 16GB ke 32GB sudah lebih dari cukup.
| Konfigurasi RAM | Cocok Untuk | Estimasi Harga (2026) |
|---|---|---|
| 16GB DDR5 (bawaan) | Gaming ringan-sedang, satu game sekaligus | Sudah termasuk |
| 32GB DDR5 | Gaming berat + streaming + browser | Rp 700 ribu – Rp 1,2 juta |
| 64GB DDR5 | Video editing berat, multitasking ekstrem | Rp 1,8 juta – Rp 2,5 juta |
Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek harga terkini di Tokopedia, Shopee, atau toko komputer terpercaya di kotamu sebelum membeli.
Jika kamu memutuskan untuk upgrade sendiri, buka casing bawah MSI Pulse 15 dengan hati-hati. MSI menyediakan akses yang cukup mudah ke slot RAM, jadi proses ini bisa dilakukan sendiri meski tidak ada pengalaman sebelumnya — asal teliti dan sabar.
Tips Mencegah RAM MSI Pulse 15 Cepat Penuh
- Tutup browser sebelum gaming — Chrome dan Edge terkenal rakus RAM, bahkan dengan tab yang sedikit
- Jangan biarkan Discord video call berjalan saat gaming berat
- Update driver GPU secara rutin — driver lama kadang punya memory leak yang membuang RAM sia-sia
- Restart laptop setidaknya sekali sehari jika dipakai intensif untuk gaming
- Pasang RAM di dual-channel (dua slot terisi) agar bandwidth memori lebih efisien
Pertanyaan Umum (FAQ)
Kesimpulan
RAM penuh di MSI Pulse 15 bukan berarti laptop kamu sudah "kalah" dan harus langsung upgrade. Tiga cara yang sudah kami bahas — menonaktifkan startup apps, mengoptimalkan virtual memory, dan membersihkan RAM cache — terbukti bisa menurunkan penggunaan RAM secara signifikan.
Coba dulu ketiganya secara berurutan sebelum memutuskan upgrade. Kalau setelah semua langkah ini RAM masih konsisten penuh di atas 90% bahkan saat gaming biasa, barulah pertimbangkan upgrade ke 32GB DDR5 yang harganya kini cukup terjangkau.
Butuh referensi laptop gaming lain yang worth it? Cek juga artikel kami tentang harga resmi Acer Predator Helios 16 di Indonesia atau panduan cara setting laptop gaming untuk pemula.
Ditulis oleh: Bima Santoso Pakar Laptop & Komputasi
Bima Santoso adalah seorang Pakar Laptop & Komputasi dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri teknologi. Lulusan Institut Teknologi Bandung, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di TechJournal.
Rekomendasi untuk Kamu
OPPO Reno 9 Pro Plus Aplikasi Crash? Coba 20 Cara Ini
Aplikasi di OPPO Reno 9 Pro Plus tiba-tiba crash atau force close? Kami sudah menguji 20 cara ampuh untuk mengatasinya, dari solusi cepat hingga reset pabrik.
Harga Realme Book Prime di Depok Terbaru Juli 2026
Update harga Realme Book Prime di Depok per Juli 2026, lengkap dengan perbandingan harga online vs offline dan rekomendasi tempat beli terpercaya.