Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

Harga Advan Notebook Gaming Bekas 2026 Berapa Pasaran Sekarang

Author Bagus Kurniawan
Jul 24, 2026 8 min read
Harga Advan Notebook Gaming Bekas 2026 Berapa Pasaran Sekarang

Berdasarkan riset pasar dan pemantauan listing online yang kami lakukan sepanjang Juli 2026, Advan Notebook Gaming bekas sedang cukup ramai beredar di platform jual beli seperti Tokopedia dan Shopee. Wajar saja, karena laptop gaming lokal ini punya harga awal yang bersahabat, dan setelah beberapa tahun pemakaian, nilainya turun cukup signifikan.

Untuk pembeli dengan budget terbatas yang ingin merasakan pengalaman gaming yang layak, Advan Notebook Gaming bekas bisa jadi pilihan menarik. Tapi sebelum transfer, ada beberapa hal yang wajib kamu ketahui soal harga pasaran dan kondisi unit yang beredar.

Disclaimer: Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek Tokopedia, Shopee, atau toko fisik terdekat untuk harga terkini sebelum memutuskan beli.

Mengenal Lini Advan Notebook Gaming

Advan adalah brand laptop lokal Indonesia yang sudah cukup lama bermain di segmen terjangkau. Lini Notebook Gaming mereka hadir dalam beberapa varian, mulai dari yang menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-11 hingga ke-12, dipasangkan dengan GPU entry-level hingga mid-range.

Beberapa model yang paling sering muncul di pasar bekas antara lain Advan WorkPlus, Advan i5 WorkPro, dan beberapa varian dengan label "Gaming" yang menggunakan GPU diskret dari NVIDIA. Popularitasnya di segmen bawah menjadikan stok bekasnya cukup banyak beredar, terutama di Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

Harga Pasaran Advan Notebook Gaming Bekas 2026

Harga bekas sangat bergantung pada kondisi unit, kelengkapan aksesori, dan usia pemakaian. Berikut gambaran umum harga pasaran yang kami pantau per Juli 2026.

Model Spesifikasi Utama Harga Bekas Estimasi Kondisi
Advan Notebook Gaming (Intel i5 Gen 11, GTX 1650) RAM 8GB, SSD 512GB, 15.6" FHD 144Hz Rp 3.500.000 – Rp 4.800.000 Normal bekas, berfungsi baik
Advan Notebook Gaming (Intel i7 Gen 11, GTX 1650 Ti) RAM 16GB, SSD 512GB, 15.6" FHD 144Hz Rp 4.500.000 – Rp 6.000.000 Bekas mulus, minim goresan
Advan WorkPlus (versi gaming, Intel Core i5 Gen 12) RAM 8GB, SSD 256GB, Iris Xe Rp 2.500.000 – Rp 3.500.000 Bekas normal, layar oke
Advan i5 WorkPro (dengan GPU diskret) RAM 8GB, SSD 512GB, 15.6" IPS Rp 3.000.000 – Rp 4.200.000 Kondisi bervariasi

Angka-angka di atas adalah estimasi berdasarkan listing aktif di Tokopedia dan Shopee saat artikel ini ditulis. Harga aktual bisa lebih rendah atau lebih tinggi tergantung negosiasi dan kondisi spesifik unit.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Bekas

Tidak semua unit bekas dihargai sama, meskipun modelnya identik. Ada beberapa variabel yang sangat memengaruhi nilai jual sebuah laptop gaming bekas.

1. Kondisi Fisik dan Layar

Unit dengan casing mulus dan layar tanpa dead pixel bisa dihargai 15–25% lebih tinggi dari unit kondisi standar. Periksa sudut-sudut casing dan engsel layar karena ini area paling rentan aus pada laptop gaming.

2. Kesehatan Baterai

Cek wear level baterai sebelum beli. Baterai dengan kapasitas di bawah 70% dari kapasitas asli akan membuat harga turun signifikan. Kamu bisa cek via Command Prompt Windows dengan perintah powercfg /batteryreport.

3. Kelengkapan Aksesori

Unit yang masih disertai charger original, dus, dan garansi resmi yang masih aktif biasanya dihargai jauh lebih mahal. Kalau charger sudah hilang atau bukan bawaan, negosiasikan harganya.

4. Usia dan Riwayat Pemakaian

Laptop yang dipakai untuk gaming intensif setiap hari selama 2–3 tahun biasanya mengalami degradasi performa thermal yang cukup terasa. Tanyakan langsung ke penjual soal kebiasaan pemakaian.

5. Upgrade Komponen

Sebagian penjual sudah mengupgrade RAM atau SSD ke kapasitas lebih besar. Ini bisa jadi nilai tambah, tapi pastikan komponen yang dipasang kompatibel dan tidak menyebabkan masalah stabilitas.

Di Mana Tempat Beli Terpercaya?

Membeli laptop gaming bekas butuh kehati-hatian ekstra dibanding membeli smartphone. Berikut platform dan tipe toko yang direkomendasikan untuk pasar Indonesia.

  • Tokopedia — Cari penjual dengan reputasi minimal 4.8 bintang dan ulasan produk spesifik. Manfaatkan fitur "komplain" jika barang tidak sesuai deskripsi.
  • Shopee — Filter ke penjual dengan badge "Terpercaya" dan cek histori ulasan beli. Shopee Garansi cukup melindungi pembeli.
  • Facebook Marketplace & OLX — Opsi untuk deal langsung dengan penjual, tapi risikonya lebih tinggi. Wajib COD atau inspeksi langsung sebelum bayar.
  • Toko laptop bekas fisik di ITC Mangga Dua (Jakarta) atau Surabaya — Kamu bisa langsung pegang dan cek unit sebelum bayar. Ini jauh lebih aman untuk pemula.
  • Forum Kaskus (FJB) — Masih aktif dan ada komunitas yang cukup jujur dalam mendeskripsikan kondisi barang.

Checklist Wajib Sebelum Beli Advan Gaming Bekas

Jangan langsung percaya foto-foto listing. Minta penjual melakukan video call atau kirim video pengujian langsung sebelum kamu transfer uang.

  • Nyalakan laptop dan masuk ke Windows — pastikan tidak ada error atau bootloop.
  • Jalankan benchmark ringan (CPU-Z, GPU-Z, atau Cinebench R23) untuk cek performa nyata.
  • Cek semua port USB, HDMI, dan audio jack — pastikan berfungsi normal.
  • Test keyboard — semua tombol harus responsif, termasuk numpad dan tombol fungsi.
  • Perhatikan suara kipas — kipas yang berisik atau berbunyi kasar bisa jadi tanda thermal pasta perlu diganti atau ada debu menumpuk.
  • Cek layar dengan background putih polos — deteksi dead pixel atau backlight bleeding.
  • Verifikasi nomor seri via situs resmi Advan untuk konfirmasi garansi.

Kelebihan dan Kekurangan Beli Advan Gaming Bekas

Kelebihan Kekurangan
Harga jauh lebih murah dari laptop gaming merek asing Spare part lebih susah dicari dibanding ASUS atau Acer
Cocok untuk gaming kasual dan pelajar dengan budget ketat Build quality plastik lebih rentan retak setelah pemakaian lama
Spesifikasi masih layak untuk game mid-tier tahun 2026 Nilai jual kembali relatif rendah dibanding brand internasional
Banyak stok beredar sehingga mudah ditemukan Riwayat servis dan kondisi baterai sering tidak transparan

Perbandingan dengan Laptop Gaming Bekas Lain di Rentang Harga Sama

Di rentang Rp 3,5 juta hingga Rp 5 juta, Advan Gaming bekas bersaing langsung dengan beberapa opsi lain yang juga menarik.

  • Acer Nitro 5 (2020–2021) bekas — Biasanya di kisaran Rp 4,5–6,5 juta dengan GPU GTX 1650. Nilai jual lebih stabil dan spare part lebih mudah.
  • ASUS TUF Gaming F15 (2021) bekas — Mulai dari Rp 5 juta ke atas, build quality lebih solid, tapi lebih mahal.
  • Lenovo IdeaPad Gaming 3 (2021) bekas — Di kisaran Rp 4–5,5 juta, reputasi aftersales Lenovo lebih baik di Indonesia.

Kalau kamu punya budget lebih fleksibel di kisaran Rp 4–5 juta, ada baiknya pertimbangkan juga opsi-opsi di atas sebelum memutuskan. Baca juga panduan kami tentang laptop terbaik untuk remaja 2026 untuk perbandingan yang lebih lengkap.

Tips Negosiasi Harga

Beli bekas itu seni negosiasi. Gunakan kondisi baterai, goresan fisik, atau absennya charger original sebagai leverage untuk menekan harga.

Riset harga di minimal 3–5 listing sebelum negosiasi agar kamu punya patokan yang solid. Penjual yang tidak mau bergerak sama sekali dari harga awal biasanya sudah mematok harga yang realistis, atau sedang tidak terlalu butuh jual.

Tips Praktis Setelah Beli

Begitu unit ada di tangan, segera lakukan beberapa langkah penting untuk memaksimalkan penggunaan dan memperpanjang usia laptop.

  • Lakukan fresh install Windows untuk menghapus semua data penjual sebelumnya dan memulai dari kondisi bersih.
  • Ganti thermal paste jika suhu CPU di atas 90°C saat gaming — ini langkah yang sering diabaikan tapi sangat berdampak.
  • Tambahkan RAM atau SSD jika budget memungkinkan, karena upgrade sederhana ini bisa meningkatkan pengalaman gaming secara signifikan.
  • Instal driver GPU terbaru dari NVIDIA atau Intel langsung, bukan mengandalkan driver bawaan yang mungkin sudah usang.
  • Aktifkan cooling pad untuk menjaga suhu tetap stabil saat sesi gaming panjang.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Advan Notebook Gaming bekas masih worth it untuk dibeli di 2026?
Tergantung kondisi dan harganya. Jika bisa mendapat unit mulus dengan GPU GTX 1650 di bawah Rp 4,5 juta, itu nilai yang cukup kompetitif untuk gaming kasual. Tapi kalau harganya mendekati Rp 5,5 juta ke atas, lebih baik pertimbangkan Acer Nitro 5 atau Lenovo IdeaPad Gaming bekas yang punya ekosistem servis lebih kuat.
Berapa harga Advan Notebook Gaming bekas yang wajar di 2026?
Untuk varian Intel i5 Gen 11 dengan GTX 1650, harga wajar berkisar Rp 3,5–4,8 juta tergantung kondisi. Varian i7 dengan GPU lebih kencang bisa di kisaran Rp 4,5–6 juta. Selalu bandingkan minimal 3–5 listing sebelum deal.
Apakah garansi Advan masih berlaku untuk unit bekas?
Garansi resmi Advan biasanya berlaku 1–2 tahun dari tanggal pembelian pertama dan tidak dapat dipindahkan ke pembeli berikutnya. Untuk unit bekas yang garansinya sudah habis, kamu perlu mengandalkan toko servis pihak ketiga jika ada masalah.
Di mana tempat beli Advan Notebook Gaming bekas yang aman di Surabaya atau Jakarta?
Di Jakarta, toko laptop bekas di kawasan ITC Mangga Dua dan Roxy Mas cukup banyak menyediakan stok. Di Surabaya, area Hitech Mall adalah pilihan utama. Untuk online, Tokopedia dengan filter penjual "Star Seller" lebih aman dibanding marketplace lain.
Apa risiko terbesar membeli laptop gaming Advan bekas?
Risiko terbesar adalah kondisi thermal yang sudah degradasi akibat gaming intensif tanpa perawatan, dan baterai yang sudah drop kapasitasnya. Kedua masalah ini tidak selalu terlihat dari foto listing, jadi wajib minta demo video langsung sebelum bayar.
#advan notebook gaming #harga bekas #laptop second #price guide #laptop gaming #advan indonesia #laptop lokal #harga pasaran #tokopedia #shopee #harga_second #indonesia #2026
Bagus Kurniawan

Ditulis oleh: Bagus Kurniawan Pakar Laptop & Komputasi

Bagus Kurniawan adalah seorang Pakar Laptop & Komputasi dengan pengalaman lebih dari 6 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Gadjah Mada, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di TeknoDaily.

Comments