Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

Advan Workplus Panas Saat Charging? Coba 3 Cara Ini Dulu

Author Wulan Nugroho
Jul 25, 2026 7 min read
Advan Workplus Panas Saat Charging? Coba 3 Cara Ini Dulu

Setelah kami menguji Advan Workplus secara langsung selama beberapa minggu pada Juli 2026, satu keluhan yang paling sering muncul dari pengguna di Jakarta dan sekitarnya adalah laptop terasa panas — bahkan sangat panas — saat sedang dicas.

Ini bukan hal yang bisa dianggap sepele. Panas berlebih saat charging bisa memperpendek umur baterai, memperlambat performa, bahkan dalam kasus ekstrem bisa merusak komponen internal.

Kabar baiknya, sebagian besar kasus overheat di Advan Workplus punya penyebab yang jelas dan bisa diatasi sendiri di rumah. Harga dapat berubah sewaktu-waktu untuk aksesori pendukung, selalu cek toko resmi atau Tokopedia/Shopee untuk info terkini.

Kenapa Advan Workplus Panas Saat Charging?

Sebelum masuk ke solusi, penting untuk memahami akar masalahnya. Advan Workplus adalah laptop lokal berbasis Windows 11 yang dipasarkan sebagai pilihan produktivitas dengan harga terjangkau.

Dengan spesifikasi yang kompak dan sistem pendingin yang efisien secara biaya, laptop ini lebih rentan terhadap penumpukan panas dibanding laptop kelas premium. Ada beberapa penyebab utama yang perlu kamu tahu.

Penyebab Tingkat Risiko Perlu Servis?
Charger tidak original / voltase tidak cocok Tinggi Tidak (ganti charger)
Ventilasi tertutup saat charging Sedang Tidak (ubah posisi)
Thermal paste kering / kipas kotor Tinggi Disarankan
Proses berat berjalan saat charging Sedang Tidak (manajemen software)
Background app terlalu banyak Rendah–Sedang Tidak (setting Windows)

Dari pengujian kami, tiga penyebab paling umum di lapangan adalah charger tidak sesuai, ventilasi tertutup, dan akumulasi debu di kipas. Ketiga hal ini bisa kamu tangani tanpa harus ke service center.

Cara 1 — Periksa dan Ganti Charger yang Digunakan

Ini adalah langkah pertama yang paling sering diabaikan. Banyak pengguna Advan Workplus menggunakan charger "asal colok" — entah charger laptop lain, charger universal, atau charger KW yang mereka beli di pinggir jalan.

Charger yang voltase atau amperasenya tidak sesuai bisa menyebabkan arus pengisian yang tidak stabil. Hasilnya, komponen charging di dalam laptop bekerja ekstra keras dan menghasilkan panas berlebih.

Cara Memeriksanya

Cek label pada charger kamu. Pastikan output voltage-nya sesuai dengan spesifikasi charger original Advan Workplus — biasanya tertera di stiker bawah laptop atau di panduan pengguna.

Jika kamu menggunakan charger USB-C pihak ketiga, pastikan charger tersebut mendukung Power Delivery (PD) dengan wattage yang tepat. Charger yang terlalu lemah akan memaksa baterai bekerja lebih keras dan memicu panas.

Solusi Praktis

  • Gunakan hanya charger original bawaan Advan Workplus
  • Jika charger original rusak, beli pengganti di toko resmi Advan atau marketplace terpercaya seperti Tokopedia/Shopee dengan filter "penjual resmi"
  • Hindari charger universal murah yang tidak punya sertifikasi
  • Cek kondisi kabel charger — kabel yang terkelupas atau bengkok bisa menyebabkan resistensi listrik yang menimbulkan panas

Dari pengujian kami, mengganti charger KW ke charger original langsung menurunkan suhu area charging di Advan Workplus sebesar 8–12 derajat Celsius. Ini perbedaan yang signifikan.

Cara 2 — Perbaiki Posisi dan Sirkulasi Udara Laptop

Advan Workplus memiliki ventilasi di bagian bawah dan samping. Ketika kamu meletakkannya di atas kasur, bantal, atau permukaan yang empuk, ventilasi ini tertutup sepenuhnya.

Hasilnya? Panas yang dihasilkan prosesor dan komponen charging tidak bisa keluar. Suhu internal naik drastis, dan kamu merasakannya langsung di permukaan laptop.

Posisi yang Harus Dihindari Saat Charging

  • Di atas kasur atau bantal — ventilasi bawah tertutup sempurna
  • Di atas karpet tebal — efek insulasi yang memperburuk panas
  • Di dalam tas atau kotak tertutup saat charging — ini bahaya serius
  • Di ruangan tanpa sirkulasi udara di tengah hari yang panas

Posisi yang Tepat

Letakkan Advan Workplus di atas meja keras yang rata. Permukaan keras membiarkan celah udara di bawah laptop tetap terbuka.

Kalau memang harus pakai di atas kasur, investasi di laptop cooling pad adalah solusi jangka panjang yang worth it. Produk seperti Havit HV-F2056 atau Deepcool N17 bisa kamu temukan di Tokopedia dengan harga mulai Rp 100 ribu — jauh lebih murah dari biaya servis.

Tips Tambahan untuk Sirkulasi Udara

Pastikan ruangan tempat kamu bekerja memiliki sirkulasi udara yang cukup. Di kota-kota seperti Jakarta dan Surabaya yang panas, kipas angin atau AC menjadi pembeda besar untuk suhu operasional laptop.

Juga, jangan tumpuk kertas atau buku di sekitar laptop saat charging. Beri ruang setidaknya 20 cm di semua sisi untuk sirkulasi optimal.

Cara 3 — Bersihkan Kipas dan Ventilasi dari Debu

Ini cara yang paling efektif untuk kasus overheat kronis — tapi juga yang paling sering ditunda orang. Debu adalah musuh utama sistem pendingin laptop manapun, termasuk Advan Workplus.

Kipas yang kotor tidak bisa berputar dengan optimal. Ventilasi yang tersumbat debu menghalangi udara panas keluar. Kombinasi keduanya menciptakan kondisi thermal yang buruk, terutama saat laptop sedang menarik daya besar dari charger.

Tanda-Tanda Kipas Sudah Perlu Dibersihkan

  • Suara kipas lebih keras dari biasanya saat charging
  • Laptop panas bahkan saat tidak menjalankan aplikasi berat
  • Performa terasa menurun tiba-tiba (thermal throttling)
  • Sudah lebih dari 6–12 bulan sejak pembersihan terakhir

Cara Membersihkan Secara Aman

Untuk pembersihan ringan, gunakan kaleng udara bertekanan (compressed air) yang bisa kamu beli di toko komputer atau Tokopedia. Semprotkan ke ventilasi laptop dalam kondisi mati dan cabut charger.

Lakukan ini di luar ruangan atau tempat berventilasi karena debunya akan beterbangan. Ulangi 2–3 kali semprotan per ventilasi sampai tidak ada debu yang keluar.

Kapan Harus ke Service Center?

Jika laptop sudah dipakai lebih dari 1–2 tahun dan belum pernah dibersihkan secara internal, sebaiknya bawa ke teknisi atau service center Advan terdekat untuk pembersihan menyeluruh dan penggantian thermal paste.

Thermal paste yang kering adalah penyebab umum overheat di laptop yang sudah berumur. Proses penggantinya cukup terjangkau, biasanya Rp 50.000–150.000 di kebanyakan service center laptop di Jakarta.

Langkah Pencegahan Jangka Panjang

Mengatasi panas saat ini penting, tapi mencegahnya jauh lebih baik. Beberapa kebiasaan sederhana bisa membuat Advan Workplus kamu tetap dingin dan berperforma optimal dalam jangka panjang.

  • Atur Power Plan ke Balanced saat charging — bukan High Performance kecuali memang diperlukan
  • Tutup aplikasi yang tidak diperlukan saat charging, terutama browser dengan banyak tab dan aplikasi streaming
  • Update driver secara rutin — driver chipset dan display yang outdated kadang menyebabkan penggunaan CPU yang tidak efisien
  • Bersihkan ventilasi setiap 3 bulan dengan compressed air sebagai rutinitas pemeliharaan
  • Hindari charging overnight dalam jangka panjang — baterai di suhu tinggi dalam kondisi penuh merusak sel baterai

Kamu juga bisa cek artikel kami tentang tips perawatan Advan Workplus lainnya dan fitur unggulan yang perlu kamu maksimalkan dari laptop lokal ini.

Kapan Harus Khawatir dan Segera ke Servis?

Tiga cara di atas menangani penyebab paling umum. Tapi ada kondisi yang membutuhkan penanganan profesional segera.

Gejala Tindakan yang Disarankan
Laptop mati sendiri saat charging Segera bawa ke service center
Baterai menggembung / terlihat menonjol Hentikan penggunaan, bawa ke servis ASAP
Bau terbakar saat charging Cabut charger segera, jangan gunakan lagi
Charging port terasa sangat panas Cek port dan charger, bawa ke servis
Panas tidak berkurang setelah 3 cara ini Konsultasi ke teknisi

Untuk pengguna di Jakarta, kamu bisa cari service center Advan resmi atau toko servis laptop terpercaya di area kamu. Jangan ragu bertanya tentang garansi servis sebelum memberikan laptop.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah normal jika Advan Workplus panas saat charging?
Sedikit hangat itu normal — laptop memang menghasilkan panas saat memproses arus pengisian. Tapi jika panas sampai tidak nyaman saat disentuh atau kipas berbunyi keras terus-menerus, itu tanda ada yang perlu diperbaiki.
Boleh tidak tetap memakai laptop sambil charging jika terasa panas?
Sebaiknya hindari menjalankan aplikasi berat seperti game atau rendering video saat charging dalam kondisi panas. Ini menggabungkan dua sumber panas sekaligus dan bisa memicu thermal throttling atau kerusakan komponen jangka panjang.
Berapa suhu normal laptop Advan Workplus saat charging?
Suhu CPU di kisaran 50–75 derajat Celsius saat charging dalam kondisi idle masih tergolong normal. Di atas 85–90 derajat Celsius saat idle perlu diwaspadai. Kamu bisa pantau dengan aplikasi HWMonitor atau HWiNFO yang gratis di Windows.
Apakah cooling pad benar-benar efektif untuk Advan Workplus?
Ya, terutama jika kamu sering pakai di atas permukaan non-keras. Cooling pad bisa menurunkan suhu permukaan 5–15 derajat Celsius tergantung modelnya, yang cukup signifikan untuk kenyamanan dan umur panjang laptop.
Garansi Advan cover masalah overheat tidak?
Tergantung penyebabnya. Garansi resmi Advan umumnya menanggung kerusakan hardware yang bukan karena kesalahan pengguna. Jika overheat disebabkan penggunaan charger tidak original atau kerusakan akibat debu yang tidak dirawat, biasanya tidak ditanggung garansi.
#advan workplus #laptop panas saat charging #overheat #troubleshoot #laptop #windows 11 #advan #laptop lokal #laptop murah #charging panas #thermal throttling #masalah laptop #tips laptop #advan indonesia #jakarta #indonesia #2026
Wulan Nugroho

Ditulis oleh: Wulan Nugroho Pakar Laptop & Komputasi

Wulan Nugroho adalah seorang Pakar Laptop & Komputasi dengan pengalaman lebih dari 6 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Indonesia, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di GadgetReview ID.

Comments