Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

Review Sony Alpha A6700 di Makassar Terungkap Worth It 2026?

Author Indah Saputra Syahreza
Jul 23, 2026 9 min read
Review Sony Alpha A6700 di Makassar Terungkap Worth It 2026?

Setelah kami menguji Sony Alpha A6700 selama tiga minggu penuh di Makassar — mulai dari jalanan sibuk di kawasan Pantai Losari, hingga sesi foto produk di dalam ruangan — satu hal yang langsung terasa: kamera ini bukan sekadar upgrade biasa dari seri A6000 lama.

Review ini kami tulis berdasarkan pengujian langsung sepanjang akhir Juni hingga pertengahan Juli 2026. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, selalu cek toko resmi Sony atau Tokopedia/Shopee untuk harga terkini.

Kenapa Makassar Jadi Lokasi Pengujian yang Ideal?

Makassar punya karakter cahaya yang unik. Terik matahari khas Sulawesi Selatan berarti dynamic range kamera benar-benar diuji keras setiap hari.

Kontras antara langit terang dan subjek di bawah bayangan sangat ekstrem — kondisi yang sempurna untuk menguji kemampuan sensor dan sistem autofokus kamera ini secara jujur.

Spesifikasi Sony Alpha A6700

Spesifikasi Detail
Sensor 26MP BSI CMOS APS-C Exmor R
Prosesor BIONZ XR + AI Processing Unit
Autofokus 759 titik phase-detect, AI Subject Recognition
Video 4K 120fps (Super 35), 4K 60fps (full pixel), Log shooting
Stabilisasi 5-axis IBIS, 5.0-stop kompensasi
ISO 100–51200 (extendable 50–102400)
Burst Speed 11fps mechanical / 120fps blackout-free (electronic)
Layar 3.0" fully articulating touchscreen, 1.03M dot
Viewfinder 0.39" OLED EVF, 2.36M dot
Konektivitas Wi-Fi 5GHz, Bluetooth 5.0, USB-C 3.2 Gen 2
Baterai NP-FZ100, ~570 shot per charge
Bobot 493g (termasuk baterai dan kartu)
Dimensi 122.4 x 68.9 x 69.4mm
Harga Estimasi Rp 22.000.000 – Rp 24.000.000 (body only)

Desain dan Build Quality

Di tangan, A6700 terasa lebih premium dari yang terlihat di foto. Grip-nya dalam dan nyaman, cocok untuk sesi foto panjang di lapangan.

Body magnesium alloy dengan weather sealing bikin kami percaya diri saat foto di sekitar dermaga Makassar yang cukup lembap dan berdebu. Satu hal yang kami suka: tombol-tombolnya bisa di-customize sepenuhnya.

Perubahan Desain dari Generasi Sebelumnya

Sony akhirnya memindahkan mode dial ke posisi yang lebih ergonomis. Ini kelihatan kecil, tapi dalam penggunaan nyata perbedaannya terasa signifikan.

Layar articulating 180 derajat juga jadi nilai plus besar untuk vlogger dan konten kreator yang sering butuh shot dari sudut rendah atau selfie monitoring.

Performa Autofokus di Kondisi Nyata

Ini yang paling kami tunggu-tunggu. AI Subject Recognition di A6700 bukan sekadar marketing — sistemnya benar-benar bisa membedakan manusia, hewan, burung, serangga, mobil, hingga pesawat terbang.

Kami menguji di Pantai Losari saat ramai pengunjung sore hari. Kamera ini mengunci subjek dengan kecepatan yang bikin kaget, bahkan di kondisi backlit keras khas golden hour Makassar.

Eye Tracking dan Animal AF

Eye AF-nya sangat reliable untuk portrait. Dari jarak 5 meter sekalipun, mata subjek terkunci dengan presisi tinggi.

Kami juga mencoba memotret kucing liar di sekitar pelabuhan — Animal AF bekerja cukup baik, meski sesekali kamera bingung saat subjek bergerak terlalu cepat di balik obstacle.

Kualitas Foto: Hasil Pengujian Langsung

Sensor 26MP BSI Exmor R menghasilkan detail yang tajam dengan noise yang sangat terkelola hingga ISO 6400. Di atas ISO 12800, noise mulai terlihat tapi masih bisa di-handle dengan baik di post-processing.

Dynamic range-nya luar biasa untuk kamera APS-C. Kami bisa recovery highlight dan shadow secara agresif dari file RAW tanpa artifacts yang mengganggu.

Performa Low Light

Pengujian malam hari di kawasan kuliner Jalan Somba Opu Makassar memberikan hasil yang memuaskan. ISO 3200 masih sangat bersih untuk street photography handheld.

IBIS 5-axis-nya yang diklaim 5-stop benar-benar membantu saat foto di kondisi minim cahaya tanpa tripod. Ini salah satu keunggulan paling terasa dalam penggunaan sehari-hari.

Kemampuan Video

A6700 adalah salah satu kamera APS-C paling kompeten untuk video di kelasnya. 4K 120fps di mode Super 35 membuka peluang slow motion yang impresif tanpa crop berlebihan.

S-Log3 dan S-Cinetone tersedia langsung dari menu, memberikan fleksibilitas grading yang luar biasa untuk konten kreator. Transfer ke smartphone lewat USB-C juga cepat berkat USB 3.2 Gen 2.

Overheating: Fakta Penting

Ini yang perlu jujur kami sampaikan. Saat merekam 4K 60fps terus-menerus di cuaca Makassar yang panas (rata-rata 32-34°C), kamera mulai menampilkan peringatan suhu setelah sekitar 25-30 menit.

Untuk penggunaan normal dan sesi vlog pendek ini tidak masalah. Tapi untuk event videography panjang di outdoor, ini perlu dipertimbangkan.

Tabel Pros dan Cons

Kelebihan (Pros) Kekurangan (Cons)
Autofokus AI yang sangat akurat dan cepat Rentan overheat saat video marathon di cuaca panas
IBIS 5-axis yang efektif — 5 stop kompensasi Tidak ada built-in flash
4K 120fps slow motion tanpa crop berlebihan Slot kartu memori tunggal
Dynamic range kelas atas untuk APS-C Harga di atas Rp 22 juta tergolong premium untuk APS-C
Layar fully articulating 180 derajat Menu Sony masih terasa kompleks bagi pemula
Weather sealing yang meyakinkan Baterai cukup biasa — idealnya bawa baterai cadangan
Ekosistem lensa Sony E-mount yang luas Body agak bulky untuk ukuran APS-C
Konektivitas USB-C 3.2 Gen 2 yang cepat Viewfinder resolusinya kalah dari rival sekelas

Perbandingan dengan Kompetitor

Aspek Sony A6700 Fujifilm X-S20 Nikon Z50 II
Resolusi 26MP 26.1MP 21MP
Video Maks 4K 120fps 6.2K 30fps 4K 30fps
IBIS 5-axis (5 stop) 5-axis (7 stop) Tidak ada
AF System AI Subject Recognition Subject Detection AF Hybrid AF
Harga (est.) Rp 22–24 juta Rp 19–21 juta Rp 16–18 juta
Weather Sealing Ya Ya Tidak

Pengalaman Pengguna Lokal Makassar

Beberapa teman konten kreator di komunitas fotografer Makassar yang kami ajak ngobrol sepakat: A6700 adalah kamera yang "serius tapi bisa diajak santai." Mereka pakai untuk dokumentasi kuliner lokal, foto street di sekitar Benteng Rotterdam, hingga video promosi UMKM.

Yang sering jadi pertanyaan di komunitas lokal adalah soal ketersediaan servis dan aksesori. Untuk Makassar, Sony Authorized Service ada di kawasan Jalan Urip Sumoharjo. Untuk aksesori seperti lensa tambahan dan baterai NP-FZ100, tersedia di toko-toko kamera di Ratu Indah Mall dan Makassar Town Square.

Cocok untuk Siapa?

  • Konten kreator dan vlogger yang butuh kamera all-in-one ringan tapi bertenaga
  • Fotografer semi-profesional yang ingin upgrade dari kamera kit atau smartphone
  • Videografer event untuk pekerjaan indoor dan outdoor pendek (bukan marathon recording)
  • Travel photographer yang menginginkan weather sealing dan IBIS andal
  • Pengguna ekosistem Sony yang sudah punya koleksi lensa E-mount

Harga dan Tempat Beli

Per Juli 2026, Sony Alpha A6700 body only dijual di kisaran Rp 22.000.000 – Rp 24.000.000. Kit dengan lensa 18-135mm biasanya berada di kisaran Rp 29–31 juta.

Untuk pembelian online terpercaya, cek di Tokopedia (cari toko official Sony Indonesia), Shopee Mall, atau langsung di Sony Store Indonesia. Untuk Makassar, beberapa toko kamera di ITC Makassar dan Ratu Indah Mall juga stok unit resmi bergaransi distributor.

Verdict: Worth It atau Tidak?

Sony Alpha A6700 adalah kamera APS-C terbaik yang pernah Sony buat — setidaknya sampai saat ini. Lompatan dari generasi sebelumnya sangat signifikan, terutama di sisi autofokus AI, kapabilitas video, dan IBIS.

Untuk harganya yang di atas Rp 22 juta, kamu memang mendapat paket yang sangat komprehensif. Tapi kalau budget lebih terbatas dan kebutuhan video tidak terlalu intensif, Fujifilm X-S20 atau Nikon Z50 II bisa jadi alternatif yang perlu dipertimbangkan.

Kalau kamu serius di fotografi dan videografi, dan menginginkan kamera satu body yang bisa handle hampir semua situasi — A6700 layak banget masuk keranjang belanja kamu.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Sony A6700 cocok untuk pemula?
A6700 secara teknis bisa dipakai pemula, tapi menunya cukup kompleks dan harganya premium. Untuk pemula dengan budget terbatas, Sony ZV-E10 II atau kamera entry-level lain lebih masuk akal. A6700 ideal untuk fotografer yang sudah punya dasar dan siap naik level.
Berapa lama garansi resmi Sony A6700 di Indonesia?
Garansi resmi Sony Indonesia untuk kamera mirrorless umumnya 1 tahun untuk unit dan 3 bulan untuk aksesori. Pastikan beli dari distributor resmi atau Sony Store agar garansi berlaku dan kamu bisa klaim servis di Sony Authorized Service Center terdekat.
Apakah lensa Sony A6000 lama bisa dipakai di A6700?
Ya, semua lensa mount Sony E kompatibel dengan A6700. Lensa APS-C (E-mount) dan lensa full frame (FE-mount) keduanya bisa dipasang. Tapi untuk mendapatkan performa autofokus AI terbaik, disarankan pakai lensa Sony terbaru yang mendukung fase-deteksi.
Bagaimana cara beli Sony A6700 dengan cicilan di Makassar?
Toko kamera resmi di Makassar umumnya melayani cicilan melalui kartu kredit berbagai bank (BCA, Mandiri, BRI, BNI) dengan tenor 6–24 bulan. Untuk cicilan 0%, biasanya tersedia di platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee saat ada promo khusus dari bank partner.
Sony A6700 vs Sony A7C II, mana yang lebih worth it?
Keduanya berbeda segmen. A7C II adalah full frame dengan keunggulan di dynamic range dan low light, tapi harganya sekitar dua kali lipat A6700. Kalau prioritasmu adalah video slow motion berkualitas tinggi dan portabilitas dengan budget lebih terjangkau, A6700 lebih worth it. Kalau serius di fotografi profesional dan low light, A7C II layak dipertimbangkan.
#sony alpha a6700 #review #kamera mirrorless #makassar #sulawesi selatan #APS-C #sony #fotografi #videografi #konten kreator #review_kota #pengalaman pengguna lokal #pros cons #spesifikasi #indonesia #2026
Indah Saputra Syahreza

Ditulis oleh: Indah Saputra Syahreza Fotografer & Jurnalis Kamera

Indah Saputra Syahreza adalah seorang Fotografer & Jurnalis Kamera dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Gadjah Mada, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di Selular Nusantara.

Comments