GoPro Max 2 vs GoPro Max Apa yang Berubah di 2026
Indah Saputra Syahreza
Setelah kami menguji GoPro Max 2 selama hampir dua minggu penuh — mulai dari jalanan Bandung yang padat hingga pantai selatan Jawa Barat pada Juli 2026 — satu hal langsung terasa: ini bukan sekadar refresh kosmetik dari GoPro Max pertama.
GoPro Max orisinal dirilis tahun 2019 dan sejak itu jadi kamera 360 favorit banyak konten kreator Indonesia. Tapi hampir tujuh tahun berlalu, dunia sudah berubah drastis — dan GoPro akhirnya merespons dengan serius.
Seberapa Besar Lompatan dari GoPro Max ke Max 2?
Ini pertanyaan yang paling sering kami terima dari pembaca. Jawabannya: cukup signifikan di beberapa area, tapi tidak revolusioner di semua lini.
GoPro Max 2 bukan perubahan dari bumi ke langit — tapi kalau kamu masih pegang Max pertama dan mempertimbangkan upgrade, ada beberapa titik yang benar-benar terasa bedanya.
Perbandingan Spesifikasi Utama
| Spesifikasi | GoPro Max (2019) | GoPro Max 2 (2025) |
|---|---|---|
| Resolusi 360° | 5.6K @ 30fps | 8.9K @ 30fps |
| Resolusi HERO Mode | 1080p @ 60fps | 4K @ 60fps |
| Stabilisasi | Max HyperSmooth | Max HyperSmooth 2.0 |
| Audio | Max Stereo + Wind Noise Reduction | Spatial Audio + Advanced Wind Reduction |
| Baterai | 1600mAh | 1800mAh |
| Layar Belakang | 1.5" touchscreen | 2.0" touchscreen |
| Waterproof | 5m tanpa casing | 10m tanpa casing |
| Konektivitas | Bluetooth + WiFi | Bluetooth + WiFi 6 |
| Prosesor | GP1 (lama) | GP2 (baru) |
Yang Paling Terasa Berbeda di Lapangan
1. Resolusi 360° yang Akhirnya Layak Disebut "Sharp"
GoPro Max pertama punya masalah klasik: footage 360-nya terlihat agak soft saat di-reframe untuk platform seperti Reels atau TikTok.
Dengan resolusi 8.9K di Max 2, reframing jadi jauh lebih mulus dan detail tetap tajam bahkan di 1080p output. Ini game-changer untuk konten kreator yang sering eksploitasi fitur reframe.
2. HyperSmooth 2.0 Terasa Signifikan Saat Bergerak
Kami bawa Max 2 di handlebar motor saat melewati jalan berbatu di jalur Puncak — hasilnya jauh lebih stabil dibanding Max pertama dalam kondisi serupa.
HyperSmooth 2.0 juga lebih pintar mendeteksi gerakan cepat. Tidak ada lagi "jelly effect" yang sesekali muncul di generasi pertama.
3. Spatial Audio Bukan Sekedar Gimmick
Salah satu upgrade yang paling underrated di Max 2 adalah audionya. Spatial Audio memungkinkan pendengar merasakan dimensi suara yang berubah sesuai posisi video saat diputar di headset VR atau platform 360.
Untuk konten kreator yang bikin virtual tour atau travel vlog immersive, ini perbedaan yang benar-benar terasa saat klien atau penonton pakai earphone.
4. Layar Lebih Besar, Navigasi Lebih Enak
Layar belakang naik dari 1.5" ke 2.0" — kedengarannya kecil, tapi dalam praktik outdoor di bawah sinar matahari Bandung yang terik, perbedaannya nyata.
Menu juga lebih responsif berkat prosesor GP2 yang baru. Loading mode dari 360° ke HERO mode kini hampir instan.
5. Waterproof 10m Tanpa Casing Adalah Upgrade Serius
GoPro Max asli cuma tahan 5m tanpa housing. Max 2 naik ke 10m — artinya kamu bisa snorkeling santai tanpa cemas, bahkan diving dangkal.
Untuk konten kreator air di Indonesia — baik di Bali, Raja Ampat, atau Bunaken — ini upgrade yang langsung relevant.
Yang Belum Berubah (dan Masih Oke)
- Form factor mirip — sama-sama muat di saku jaket besar
- Masih pakai baterai removable (bukan built-in)
- Kompatibel dengan aksesori GoPro generasi sebelumnya (mount, strap, dll)
- Koneksi ke GoPro Quik App masih sama prosesnya
- Desain dual-lens 180° + 180° tetap dipertahankan
Perbandingan Harga di Indonesia 2026
| Produk | Harga Estimasi | Platform |
|---|---|---|
| GoPro Max (2019) — Bekas | Rp 2.800.000 – Rp 3.500.000 | Tokopedia, Shopee |
| GoPro Max (2019) — Baru Stok Lama | Rp 4.500.000 – Rp 5.200.000 | Tokopedia, Shopee |
| GoPro Max 2 | Rp 7.500.000 – Rp 8.500.000 | GoPro Official, Tokopedia |
Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek toko resmi GoPro, Tokopedia, atau Shopee untuk harga terkini.
Apakah Worth It Upgrade dari Max ke Max 2?
Jawabannya bergantung pada kebutuhan kamu. Kami coba break down berdasarkan profil pengguna.
Upgrade Sangat Worth It Jika:
- Kamu rutin buat konten 360° untuk platform premium atau klien
- Kamu sering reframe footage untuk Reels/TikTok dan butuh detail tajam
- Kamu aktif di aktivitas air — surfing, snorkeling, arung jeram
- Audio kualitas tinggi penting untuk workflow konten kamu
Lebih Baik Tahan Jika:
- GoPro Max kamu masih mulus dan kamu pakai untuk konten kasual
- Budget mepet — selisih harga bisa buat beli aksesori dan microSD berkualitas
- Kamu jarang exploit fitur reframe atau 360° immersive
- Kamu lebih sering pakai mode HERO biasa dibanding 360°
Pros dan Cons GoPro Max 2
| Pros | Cons |
|---|---|
| Resolusi 360° jauh lebih tajam | Harga premium — selisih hampir 2x dari Max lama bekas |
| HyperSmooth 2.0 lebih stabil saat action | Baterai hanya naik 200mAh, durasi tidak jauh beda |
| Spatial Audio membuka dimensi konten baru | Butuh storage besar — file 8.9K makan banyak ruang |
| Waterproof 10m tanpa housing | WiFi 6 belum terlalu relevan untuk sebagian besar pengguna |
| Layar lebih besar dan responsif | Perlu microSD cepat (V30 ke atas) untuk performa optimal |
Verdict
GoPro Max 2 adalah upgrade yang solid dan terasa nyata — terutama di resolusi, audio, dan ketahanan air. Ini bukan sekadar "Max dengan angka baru".
Tapi kalau kamu pengguna kasual yang pakai Max pertama untuk vlog biasa, perbedaannya mungkin tidak cukup justify harga 2x lipatnya. Beli Max 2 kalau kamu serius soal kualitas 360° dan konten immersive. Tahan dulu kalau kamu occasional shooter.
Untuk perbandingan action camera lain yang relevan, baca juga artikel kami tentang 12 Action Camera Terbaik untuk YouTuber 2026 dan Review Insta360 GO 3S sebagai alternatif yang menarik di segmen berbeda.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Ditulis oleh: Indah Saputra Syahreza Fotografer & Jurnalis Kamera
Indah Saputra Syahreza adalah seorang Fotografer & Jurnalis Kamera dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Gadjah Mada, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di Selular Nusantara.
Rekomendasi untuk Kamu
Panduan iPhone 15 Plus untuk Pemula dari Unboxing hingga Mahir
Panduan lengkap iPhone 15 Plus untuk pemula: dari unboxing, setup awal iOS, hingga tips penggunaan sehari-hari yang wajib kamu tahu sebelum mulai.
OPPO Reno 9 Pro Plus Aplikasi Crash? Coba 20 Cara Ini
Aplikasi di OPPO Reno 9 Pro Plus tiba-tiba crash atau force close? Kami sudah menguji 20 cara ampuh untuk mengatasinya, dari solusi cepat hingga reset pabrik.