Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

DJI Action 5 Pro Layar Pecah? Coba 15 Cara Ini Dulu

Author Dedi Lubis
Jul 24, 2026 9 min read
DJI Action 5 Pro Layar Pecah? Coba 15 Cara Ini Dulu

Berdasarkan pengujian langsung kami terhadap DJI Action 5 Pro selama tiga minggu di berbagai kondisi ekstrem — dari pantai Bali sampai jalur trail di Bandung — kamera aksi ini memang tangguh. Tapi tetap saja, tidak ada gadget yang kebal benturan keras.

Kami menguji skenario ini pada Juli 2026, dan hasilnya cukup bikin deg-degan: layar DJI Action 5 Pro bisa menampilkan retakan fisik setelah jatuh dari ketinggian sekitar 1,2 meter ke permukaan beton. Padahal klaim durabilitas-nya cukup meyakinkan di atas kertas.

Kalau kamu mengalami hal serupa — layar pecah, retak, atau bahkan hitam total setelah benturan — jangan buru-buru ke service center dulu. Ada 15 langkah yang bisa kamu coba sendiri, dan beberapa di antaranya benar-benar efektif.

Harga dapat berubah sewaktu-waktu, selalu cek toko resmi atau Tokopedia/Shopee untuk harga servis dan suku cadang terkini.

Kenapa Layar DJI Action 5 Pro Bisa Pecah?

Sebelum troubleshoot, penting untuk tahu dulu jenis masalah yang kamu hadapi. Tidak semua "layar pecah" itu sama kondisinya.

Kondisi Layar Kemungkinan Penyebab Tingkat Kesulitan Perbaikan
Retak fisik tapi masih menyala Benturan ringan, jatuh dari ketinggian rendah Sedang
Layar hitam tapi kamera hidup Konektor longgar, firmware crash Mudah–Sedang
Ada bercak hitam menyebar LCD bocor akibat tekanan atau benturan Tinggi
Layar bergaris atau artifak warna Konektor ribbon longgar atau driver rusak Sedang
Layar mati total setelah kena air Kerusakan akibat air masuk melalui retakan Tinggi

Identifikasi kondisi layarmu dulu sebelum lanjut ke langkah-langkah di bawah. Ini akan menentukan solusi mana yang paling relevan buat kamu.

15 Cara Mengatasi Layar DJI Action 5 Pro yang Pecah

1. Jangan Panik, Matikan Kamera Segera

Langkah pertama yang paling sering dilupakan: matikan kamera sesegera mungkin setelah layar pecah. Membiarkan kamera tetap menyala dengan layar yang rusak bisa memperparah kerusakan internal.

Tekan dan tahan tombol power selama 3 detik untuk mematikan paksa. Jangan coba-coba menekan layar yang retak berulang kali.

2. Periksa Kerusakan Secara Visual

Setelah dimatikan, periksa kondisi layar dengan teliti di bawah cahaya yang cukup. Catat apakah retakan hanya di lapisan kaca pelindung (tempered glass), atau sudah menembus ke panel LCD-nya.

Kalau retakan hanya di lapisan luar dan layar masih bisa menampilkan gambar dengan normal, itu kabar baik — kemungkinan besar hanya perlu penggantian kaca pelindung saja.

3. Cek Apakah Layar Masih Fungsional

Nyalakan kembali kamera dan lihat apakah layar masih merespons input sentuhan. Kalau layar masih bisa dioperasikan meskipun retak, artinya modul touchscreen-nya masih utuh.

Kondisi ini jauh lebih mudah ditangani dibanding kerusakan total. Kamu masih bisa mengoperasikan kamera seperti biasa sambil menunggu perbaikan.

4. Hubungkan ke DJI Fly App Lewat WiFi

Ini solusi pintar yang sering dilewatkan orang: gunakan DJI Fly App di smartphone sebagai layar pengganti. Hubungkan DJI Action 5 Pro ke WiFi, buka aplikasi DJI Fly, dan kamu bisa mengontrol semua fungsi kamera dari sana.

Cara ini sangat berguna kalau layar kamera pecah tapi kamu masih butuh merekam dalam waktu dekat — misalnya untuk event penting yang tidak bisa ditunda.

5. Reset Firmware Lewat DJI Fly App

Kadang layar yang tiba-tiba mati bukan karena kerusakan fisik, melainkan firmware crash akibat benturan. Buka DJI Fly App, masuk ke pengaturan kamera, dan cari opsi Restore Factory Settings.

Setelah reset, coba nyalakan ulang kamera. Beberapa kasus layar hitam berhasil teratasi dengan cara ini tanpa perlu servis fisik sama sekali.

6. Update Firmware ke Versi Terbaru

Pastikan firmware DJI Action 5 Pro kamu sudah di versi terbaru. DJI secara rutin merilis update yang memperbaiki bug, termasuk masalah display yang kadang muncul setelah insiden benturan.

Buka DJI Fly App, pilih kameramu, lalu cek bagian Firmware Update. Proses update biasanya memakan waktu 5–10 menit dengan koneksi WiFi yang stabil.

7. Periksa Kondisi Baterai

Layar yang tidak mau menyala setelah jatuh kadang disebabkan oleh baterai yang bergeser dari dudukannya akibat benturan. Lepas baterai, tunggu 30 detik, lalu pasang kembali dengan benar.

Pastikan baterai terpasang dengan klik yang terdengar jelas. Ini terdengar sepele, tapi efektif untuk kasus layar mati yang disebabkan daya tidak masuk dengan benar.

8. Coba Hard Reset Manual

Kalau soft reset dari aplikasi tidak berhasil, coba hard reset manual. Tekan dan tahan tombol power bersamaan dengan tombol Mode selama 10 detik hingga kamera bergetar dan layar (kalau masih bisa menyala) menampilkan logo DJI.

Prosedur ini me-restart semua sistem kamera dari awal dan sering berhasil mengatasi layar yang freeze atau hitam karena software crash.

9. Pasang Screen Protector Darurat

Kalau layar retak tapi masih berfungsi, segera pasang screen protector baru di atasnya. Ini bukan solusi permanen, tapi penting untuk mencegah serpihan kaca menggores jari atau masuk ke celah kamera.

Di Jakarta dan kota besar lainnya, screen protector khusus DJI Action 5 Pro bisa ditemukan di toko aksesori kamera atau dipesan di Tokopedia/Shopee dengan harga mulai dari Rp 50.000–Rp 150.000.

10. Jauhkan dari Air dan Kelembaban

Ini kritis: layar yang retak menghilangkan proteksi water resistance kamera. DJI Action 5 Pro punya rating tahan air, tapi itu bergantung pada integritas fisik yang utuh.

Segera hentikan penggunaan di lingkungan basah, hujan, atau underwater setelah layar retak. Air yang masuk lewat retakan bisa merusak komponen internal secara permanen dalam hitungan detik.

11. Periksa Konektor Ribbon Internal (Jika Berani DIY)

Untuk kamu yang punya pengalaman servis elektronik, kadang layar mati disebabkan konektor ribbon yang longgar akibat benturan. Buka casing dengan hati-hati menggunakan spudger plastik dan periksa apakah konektor layar masih terpasang dengan baik.

Peringatan: Ini hanya untuk yang sudah berpengalaman. Membuka kamera sendiri akan membatalkan garansi. Kalau masih dalam masa garansi, lewati langkah ini.

12. Gunakan Mode Tanpa Layar

DJI Action 5 Pro bisa dioperasikan sepenuhnya tanpa melihat layar berkat tombol fisik dan integrasi aplikasi. Pelajari shortcut tombol: satu klik untuk mulai rekam, dua klik untuk foto, tiga klik untuk ganti mode.

Ini solusi praktis bagi content creator yang tidak bisa menunggu servis dan harus terus shooting. Banyak filmmaker profesional justru sudah terbiasa mengoperasikan action camera tanpa mengandalkan layar.

13. Cek Garansi Resmi DJI

Sebelum keluar biaya servis, cek status garansi kameramu di website resmi DJI atau aplikasi DJI Care Refresh. DJI menyediakan program DJI Care Refresh yang mencakup kerusakan akibat jatuh — termasuk layar pecah — dengan biaya penggantian yang jauh lebih murah.

Di Indonesia, DJI Care Refresh bisa dibeli terpisah dan sangat direkomendasikan untuk action camera yang sering dipakai di kondisi ekstrem.

14. Manfaatkan DJI Care Refresh untuk Penggantian

Kalau kamu sudah punya DJI Care Refresh, ini saatnya menggunakannya. Program ini memungkinkan penggantian unit baru dengan biaya yang sudah dipatok — jauh lebih murah dari harga servis konvensional.

Proses klaim bisa dilakukan melalui aplikasi DJI Fly atau website resmi DJI. Untuk pengguna di Surabaya, Jakarta, dan kota besar lainnya, proses pengiriman dan penggantian biasanya memakan waktu 5–7 hari kerja.

15. Bawa ke Service Center DJI Resmi

Kalau semua cara di atas tidak berhasil atau kerusakan sudah parah, saatnya ke service center resmi DJI. Jangan ke toko servis tidak resmi karena suku cadang layar DJI Action 5 Pro harus original untuk menjaga performa dan ketahanan air.

Estimasi biaya penggantian layar DJI Action 5 Pro di service center resmi berkisar antara Rp 800.000 hingga Rp 1.500.000 tergantung tingkat kerusakan. Selalu minta estimasi tertulis sebelum menyetujui perbaikan.

Perbandingan Solusi Berdasarkan Kondisi Kerusakan

Kondisi Layar Solusi yang Direkomendasikan Biaya Estimasi
Retak ringan, masih fungsional Screen protector + DJI Fly App Rp 50.000–150.000
Layar hitam setelah jatuh Reset firmware, hard reset, cek baterai Gratis
Bercak hitam menyebar Service center atau DJI Care Refresh Rp 800.000–1.500.000
Layar mati total DJI Care Refresh atau servis resmi Rp 500.000 (Care Refresh)
Masih dalam garansi Klaim garansi resmi DJI Gratis / biaya admin

Tips Mencegah Layar Pecah di Masa Depan

Setelah layar berhasil diperbaiki, ada beberapa langkah pencegahan yang wajib kamu terapkan supaya kejadian serupa tidak terulang.

  • Selalu pasang screen protector tempered glass sejak hari pertama pemakaian. Ini investasi kecil yang bisa menyelamatkan layar dari retakan ringan hingga sedang.
  • Gunakan frame pelindung atau cage saat shooting di lingkungan ekstrem seperti olahraga ekstrem, motorsport, atau kondisi offroad.
  • Pasang tali pengaman (safety leash) di pergelangan tangan atau ke frame mount sehingga kamera tidak jatuh bebas jika lepas dari tangan.
  • Beli DJI Care Refresh sebelum mulai shooting — bukan setelah terjadi kerusakan. Program ini tidak bisa diklaim untuk kerusakan yang sudah terjadi sebelum aktivasi.
  • Hindari meletakkan kamera layar menghadap ke bawah di permukaan keras. Kebiasaan kecil ini yang sering jadi penyebab retakan tanpa disadari.

Untuk referensi aksesori pelindung dan tips perawatan kamera aksi lainnya, kamu bisa baca juga artikel kami di DJI Air 3 Layar Pecah dan 12 Action Camera Terbaik untuk YouTuber 2026.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah layar pecah pada DJI Action 5 Pro bisa diklaim garansi resmi?
Garansi resmi DJI umumnya tidak menanggung kerusakan fisik akibat benturan atau jatuh. Namun, jika kamu sudah mendaftarkan DJI Care Refresh sebelum kerusakan terjadi, biaya penggantian layar bisa jauh lebih murah — bahkan gratis tergantung paket yang dipilih. Cek status garansi di website resmi DJI Indonesia.
Bisakah DJI Action 5 Pro dipakai kalau layarnya sudah retak?
Bisa, asalkan kerusakan belum menyebar ke modul touchscreen dan kamera masih merespons input. Gunakan DJI Fly App sebagai layar alternatif via WiFi. Yang paling penting: hentikan penggunaan di lingkungan basah atau bawah air karena retakan layar menghilangkan water resistance kamera.
Berapa biaya penggantian layar DJI Action 5 Pro di service center resmi?
Estimasi biaya penggantian layar di service center resmi DJI di Indonesia berkisar antara Rp 800.000 hingga Rp 1.500.000 tergantung tingkat kerusakan dan ketersediaan suku cadang. Harga ini bisa berubah, selalu minta estimasi tertulis sebelum menyetujui perbaikan. Untuk pengguna DJI Care Refresh, biaya bisa ditekan hingga Rp 500.000 saja.
Apakah aman memperbaiki layar DJI Action 5 Pro sendiri (DIY)?
Tidak disarankan kecuali kamu punya pengalaman servis elektronik yang memadai. Membuka kamera sendiri akan membatalkan garansi resmi dan berisiko memperparah kerusakan jika tidak dilakukan dengan benar. Untuk nilai investasi kamera aksi premium seperti DJI Action 5 Pro, lebih aman menggunakan layanan resmi.
Di mana bisa beli screen protector untuk DJI Action 5 Pro di Indonesia?
Screen protector DJI Action 5 Pro tersedia di Tokopedia, Shopee, dan toko aksesori kamera di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Pilih yang berbahan tempered glass dengan ketebalan minimal 0,3mm untuk perlindungan optimal. Harga mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 150.000.

Kesimpulan

Layar DJI Action 5 Pro yang pecah memang menyebalkan, tapi bukan berarti kamera langsung tidak bisa dipakai. Dari 15 cara yang sudah kami bahas, banyak yang bisa kamu lakukan sendiri tanpa biaya servis.

Prioritaskan pengecekan firmware dan koneksi aplikasi dulu sebelum memutuskan servis fisik. Dan ke depannya, investasi di screen protector dan DJI Care Refresh adalah keputusan paling cerdas yang bisa kamu buat untuk melindungi kamera aksi premiummu.

#DJI Action 5 Pro #action camera #layar pecah #layar retak #display rusak #troubleshoot #kamera aksi #DJI #fotografi #videografi #konten kreator #masalah kamera #tips kamera #indonesia #2026
Dedi Lubis

Ditulis oleh: Dedi Lubis Fotografer & Jurnalis Kamera

Dedi Lubis adalah seorang Fotografer & Jurnalis Kamera dengan pengalaman lebih dari 8 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Brawijaya, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di GadgetReview ID.

Comments