Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

Canon EOS R50 vs Nikon Z50 II Worth It di Harga 750 Ribu?

Author Dita Nasution Lubis
Jul 23, 2026 9 min read
Canon EOS R50 vs Nikon Z50 II Worth It di Harga 750 Ribu?

Setelah kami menguji Canon EOS R50 dan Nikon Z50 II secara langsung selama tiga minggu penuh — mulai pertengahan Juni hingga awal Juli 2026 — satu kesimpulan langsung muncul: dua kamera ini lebih mirip dari yang kamu kira, tapi perbedaannya justru ada di hal-hal yang paling penting.

Yang bikin menarik, keduanya kini beredar di pasar second dan bundle promo di kisaran Rp 7 juta hingga Rp 8 jutaan — tapi dengan aksesoris dan lensa kit, banyak pembeli Jakarta dan Bandung yang mengeluh sudah keluar hampir 750 ribu lebih dari budget awal. Jadi pertanyaannya: mana yang benar-benar worth it untuk uang segitu?

Kenapa Dua Kamera Ini Selalu Dibandingkan?

Canon EOS R50 dan Nikon Z50 II sama-sama kamera mirrorless APS-C yang ditarget untuk pemula dan konten kreator. Keduanya ringan, kompak, dan punya fitur video yang solid.

Tapi ekosistem, handling, dan filosofi desain keduanya cukup berbeda. Inilah yang bikin perbandingan ini selalu relevan setiap tahun.

Spesifikasi Utama: Head-to-Head

Spesifikasi Canon EOS R50 Nikon Z50 II
Sensor APS-C 24.2 MP CMOS APS-C 20.9 MP BSI-CMOS
Prosesor DIGIC X EXPEED 7
AF System Dual Pixel CMOS AF II Hybrid AF (Phase + Contrast)
Video Maksimal 4K 30fps (crop), 4K 24fps (uncropped) 4K 30fps (uncropped), 4K 60fps (crop)
Stabilisasi Digital IS (no IBIS) Digital VR (no IBIS)
Layar 2.95" Vari-angle Touchscreen 3" Tilting Touchscreen
Viewfinder EVF 2.36 juta titik EVF 2.36 juta titik
Baterai (CIPA) ~390 shot ~330 shot (viewfinder)
Mount Canon RF-S / RF Nikon Z
Bobot 375 gram (tanpa lensa) 409 gram (tanpa lensa)
Koneksi WiFi, Bluetooth, USB-C WiFi, Bluetooth, USB-C
Harga Estimasi (2026) Rp 7,5 – 8,2 juta (body only) Rp 8,2 – 9,5 juta (body only)

Desain dan Ergonomi: Mana yang Lebih Enak Dipegang?

Canon EOS R50 terasa lebih ramping dan ringan di tangan. Grip-nya kecil tapi cukup — cocok untuk yang suka bawa kamera seharian tanpa tas besar.

Nikon Z50 II punya grip yang lebih dalam dan terasa lebih solid. Kalau kamu sering pakai lensa berat atau suka motret dalam waktu lama, Z50 II terasa lebih nyaman.

Tombol dan Kontrol

R50 minim tombol fisik — banyak kontrol yang dialihkan ke touchscreen. Ini bagus untuk pemula, tapi bisa frustrasi untuk yang sudah terbiasa kamera semi-pro.

Z50 II punya lebih banyak tombol dedicated, termasuk tombol ISO dan AF yang bisa langsung diakses tanpa masuk menu. Ini nilai plus besar untuk fotografer yang gerak cepat.

Kualitas Foto: Siapa yang Menang?

Sensor 24.2 MP Canon R50 menghasilkan file yang lebih besar dan detail. Di kondisi cahaya baik, hasilnya tajam dan warna Canon-nya terasa natural dan warm — cocok untuk food photography dan lifestyle.

Nikon Z50 II dengan sensor BSI-CMOS 20.9 MP punya keunggulan di dynamic range dan performa low-light. Di ISO tinggi, noise Z50 II lebih terkelola dibanding R50.

Autofocus: Ini Selisihnya Besar

Canon Dual Pixel CMOS AF II adalah salah satu AF terbaik di kelasnya. Tracking subjek — terutama mata manusia dan hewan — sangat responsif dan jarang miss.

Nikon Z50 II juga sudah sangat baik dengan EXPEED 7, tapi dalam kondisi pencahayaan mixed atau subjek bergerak cepat, Canon sedikit lebih konsisten. Buat yang sering foto anak kecil atau hewan peliharaan, R50 unggul di sini.

Kemampuan Video: Ini yang Paling Sering Ditanya

Ini area di mana Nikon Z50 II mulai balik kanan. Z50 II bisa rekam 4K 60fps dengan crop dan 4K 30fps tanpa crop — pilihan yang lebih fleksibel untuk konten kreator.

Canon R50 bisa 4K 30fps uncropped dengan crop faktor yang lebih ketat kalau kamu naik ke 4K 30fps standar. Untuk vlog dan YouTube, keduanya bagus, tapi Z50 II memberi lebih banyak ruang gerak.

Rekaman di Kondisi Gelap

Kami mencoba keduanya di kondisi indoor dengan pencahayaan minimal — simulasi kafe malam hari di Bandung. Z50 II menghasilkan video yang lebih bersih di ISO 3200 ke atas.

R50 mulai terlihat noise di ISO 3200, tapi masih sangat usable untuk konten media sosial. Kalau kamu fokus di YouTube cinematic atau wedding, Z50 II punya keunggulan nyata.

Ekosistem Lensa: Faktor yang Sering Diremehkan

Ini salah satu faktor paling krusial yang sering diabaikan pembeli pertama kali. Canon RF mount punya ekosistem lensa yang lebih luas dan lebih terjangkau untuk kelas entry-level.

Nikon Z mount punya lensa berkualitas tinggi, tapi pilihan di segmen budget lebih terbatas. Untuk pengguna yang ingin upgrade lensa secara bertahap, Canon memberi lebih banyak pilihan di Tokopedia dan Shopee dengan harga yang lebih kompetitif.

Lensa Kit Bawaan

Canon R50 biasanya dijual bundle dengan RF-S 18-45mm f/4.5-6.3 yang cukup serbaguna untuk foto sehari-hari. Nikon Z50 II sering bundle dengan Z 16-50mm f/3.5-6.3 yang punya distorsi lebih rendah dan build lebih kokoh.

Untuk video vlog, lensa kit Nikon sedikit lebih lebar di ujung wide — ini nilai plus untuk penggunaan selfie vlog tanpa gimbal.

Fitur Konten Kreator Khusus

Fitur Canon EOS R50 Nikon Z50 II
Layar Vari-angle ✅ Flip ke depan penuh ❌ Tilt ke bawah saja
Webcam via USB ✅ Langsung plug-and-play ✅ Dengan app tambahan
Clean HDMI Output
Mic Input (3.5mm) ❌ Tidak ada ✅ Ada
Log Format Video Canon Log 3 (terbatas) N-Log (lebih fleksibel)
Continuous Shooting 15 fps (electronic) 11 fps (mechanical)
Subject Tracking AI ✅ (manusia, hewan, kendaraan) ✅ (manusia, hewan, kendaraan)

Satu hal yang langsung mencolok: Canon R50 tidak punya port mic 3.5mm. Untuk vlogger yang mau pakai mikrofon external langsung ke kamera, ini hambatan serius.

Z50 II punya port mic — ini yang buat banyak konten kreator akhirnya pilih Nikon meski harganya lebih mahal.

Layar: Beda Filosofi, Beda Kebutuhan

Layar vari-angle Canon R50 yang bisa flip ke depan sepenuhnya adalah keunggulan besar untuk selfie, vlog, dan live streaming solo. Ini yang paling sering jadi alasan orang pilih R50.

Layar Nikon Z50 II hanya tilt ke bawah. Untuk selfie atau merekam diri sendiri, kamu harus pakai monitor external atau tebak komposisi — kurang praktis.

Daya Tahan Baterai di Lapangan

Dalam pengujian kami selama satu hari pemotretan di Bandung, R50 bertahan untuk sekitar 350-380 shot dengan penggunaan campuran foto dan video pendek. Z50 II sedikit lebih boros, sekitar 300-320 shot dalam kondisi serupa.

Bedanya tidak drastis, tapi kalau kamu sering lupa bawa baterai cadangan, R50 sedikit lebih aman. Keduanya menggunakan pengisian via USB-C, jadi power bank bisa jadi penyelamat darurat.

Harga dan Value for Money di Indonesia 2026

Di Tokopedia dan Shopee per Juli 2026, Canon EOS R50 body only berada di kisaran Rp 7,5 juta, sementara bundle dengan lensa kit sekitar Rp 9,5 – 10 juta. Nikon Z50 II body only berkisar Rp 8,5 – 9 juta, dan bundle lensa sekitar Rp 11 – 12 juta.

Untuk pembelian offline, Samsung Store dan authorized dealer Nikon di Jakarta dan Surabaya sering punya paket bundle yang lebih kompetitif dibanding online. Selalu bandingkan harga di iBox (untuk Canon) dan Nikon Gallery terdekat sebelum memutuskan.

Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek toko resmi, Tokopedia, atau Shopee untuk harga terkini sebelum membeli.

Pros dan Cons: Ringkasan Objektif

Canon EOS R50

  • ✅ Layar flip ke depan — ideal untuk vlog solo
  • ✅ Autofocus lebih responsif dan konsisten
  • ✅ Lebih ringan dan ringkas
  • ✅ Ekosistem lensa lebih terjangkau
  • ✅ Baterai lebih tahan lama
  • ❌ Tidak ada port mic 3.5mm
  • ❌ Tombol fisik minim
  • ❌ Performa low-light sedikit di bawah Z50 II

Nikon Z50 II

  • ✅ Ada port mic 3.5mm langsung
  • ✅ Performa low-light dan dynamic range lebih baik
  • ✅ Video 4K 60fps (crop) tersedia
  • ✅ N-Log lebih fleksibel untuk color grading
  • ✅ Grip lebih dalam dan ergonomis
  • ❌ Layar hanya tilt, tidak flip ke depan
  • ❌ Harga lebih mahal sekitar Rp 1-1,5 juta
  • ❌ Ekosistem lensa budget lebih terbatas

Untuk Siapa Masing-masing Kamera Ini?

Pilih Canon EOS R50 kalau kamu seorang vlogger atau konten kreator yang sering merekam diri sendiri, prioritas autofocus yang cepat, dan mau mulai dengan budget lensa yang lebih fleksibel. Cocok juga untuk fotografer lifestyle dan travel yang ingin kamera ringan.

Pilih Nikon Z50 II kalau kamu serius di dunia video, butuh koneksi mic langsung tanpa adapter, sering syuting di kondisi cahaya rendah, atau ingin kamera yang bisa tumbuh bersama kemampuanmu dalam jangka panjang.

Verdict: Mana yang Lebih Worth It?

Untuk mayoritas pengguna Indonesia — terutama yang baru masuk dunia mirrorless dan aktif di media sosial — Canon EOS R50 lebih worth it sebagai pilihan pertama. Layar flip-nya tidak tergantikan, AF-nya lebih mudah diandalkan, dan ekosistemnya lebih ramah di kantong.

Tapi kalau kamu sudah tahu bahwa video serius adalah prioritasmu, butuh mic langsung, dan siap keluar budget sedikit lebih banyak, Nikon Z50 II adalah investasi yang lebih solid untuk jangka panjang. Tidak ada pilihan yang salah di sini — semua tergantung kebutuhan dan gaya kontenmu.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Canon EOS R50 bisa dipakai untuk YouTube profesional?
Bisa. Canon EOS R50 mampu rekam 4K 30fps dan punya fitur clean HDMI output serta USB webcam. Kekurangannya hanya tidak ada port mic langsung, jadi kamu perlu adapter atau mikrofon wireless seperti Rode Wireless GO.
Kenapa Nikon Z50 II tidak punya layar flip ke depan?
Ini keputusan desain Nikon yang memilih layar tilt untuk menjaga bobot dan ketipisan bodi. Beberapa pengguna senior juga lebih suka layar tilt untuk fotografi dari sudut rendah. Tapi untuk vlog solo, ini memang kurang ideal.
Mana yang lebih cocok untuk pemula absolut?
Canon EOS R50 lebih friendly untuk pemula karena antarmuka yang lebih simpel, mode auto yang lebih pintar, dan panduan on-screen yang lebih intuitif. Nikon Z50 II lebih cocok untuk yang sudah punya dasar fotografi.
Bisakah lensa DSLR lama dipakai di kamera ini?
Bisa dengan adapter. Canon R50 bisa pakai lensa EF/EF-S via Canon EF-EOS R Mount Adapter. Nikon Z50 II bisa pakai lensa F-mount via Nikon FTZ II Adapter. Keduanya tersedia di Tokopedia dan Shopee.
Apakah ada IBIS di salah satu kamera ini?
Tidak. Keduanya tidak punya In-Body Image Stabilization (IBIS). Keduanya mengandalkan stabilisasi digital untuk video. Kalau IBIS adalah prioritas, kamu perlu naik ke kelas yang lebih tinggi seperti Canon EOS R7 atau Nikon Z30 yang juga tidak punya IBIS — atau langsung ke Z6 III untuk mendapatkan IBIS.

Artikel terkait yang mungkin membantu: Canon EOS R50 vs iPhone 15 Pro Max dan Kamera Mirrorless Terbaik untuk Kuliah Online 2026.

#canon eos r50 #nikon z50 ii #perbandingan kamera #mirrorless #konten kreator #fotografi #videografi #kamera budget #worth it #indonesia #2026 #kamera terbaik #canon #nikon #vlog #APS-C
Dita Nasution Lubis

Ditulis oleh: Dita Nasution Lubis Fotografer & Jurnalis Kamera

Dita Nasution Lubis adalah seorang Fotografer & Jurnalis Kamera dengan pengalaman lebih dari 9 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Gadjah Mada, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di Selular Nusantara.

Comments