Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

SteelSeries Apex Pro Charger Tidak Masuk? Coba 5 Cara Ini

Author Dimas Nugroho
Jul 24, 2026 7 min read
SteelSeries Apex Pro Charger Tidak Masuk? Coba 5 Cara Ini

Setelah kami menguji SteelSeries Apex Pro secara langsung selama lebih dari 3 minggu pada Juli 2026, satu masalah yang cukup sering muncul dari laporan komunitas gamer Indonesia adalah soal charger yang tidak mau masuk atau keyboard yang tiba-tiba tidak mau mengecas.

Kami mendengar keluhan ini dari beberapa gamer di Jakarta dan Bandung yang sudah pakai Apex Pro versi wireless lebih dari setahun. Masalahnya terdengar sepele, tapi kalau dibiarkan tentu bikin frustrasi di tengah sesi gaming.

Sebelum kamu buru-buru bawa ke service center atau menyimpulkan keyboard-mu rusak, ada beberapa langkah yang perlu dicoba dulu. Berdasarkan pengujian dan pengalaman langsung, inilah 5 cara yang terbukti paling efektif.

Kenapa Charger SteelSeries Apex Pro Bisa Tidak Masuk?

SteelSeries Apex Pro (terutama versi wireless terbaru) menggunakan port USB-C untuk charging. Port ini memang lebih modern, tapi juga punya beberapa titik lemah yang perlu kamu ketahui.

Ada beberapa penyebab umum yang kami temukan saat melakukan troubleshoot langsung:

  • Port USB-C tersumbat debu atau kotoran
  • Kabel USB-C yang digunakan tidak kompatibel atau sudah rusak
  • Firmware keyboard yang bermasalah menyebabkan charging tidak terdeteksi
  • Adapter atau charger yang tidak memenuhi spesifikasi daya minimal
  • Port USB-C pada keyboard mengalami kerusakan fisik (bengkok atau kotor)

Kebanyakan kasus yang kami temui ternyata bisa diselesaikan tanpa perlu ganti hardware sama sekali. Mari kita bahas satu per satu.

5 Cara Ampuh Mengatasi Charger SteelSeries Apex Pro Tidak Masuk

Cara 1: Bersihkan Port USB-C dengan Benar

Ini adalah penyebab paling umum yang sering diabaikan. Debu, serpihan kerupuk, atau kotoran halus yang menumpuk di dalam port USB-C bisa menghalangi konektor masuk dengan sempurna.

Cara membersihkannya dengan aman:

  1. Matikan keyboard dan lepaskan semua koneksi
  2. Gunakan cotton bud kering atau tusuk gigi yang dibungkus sedikit tisu tipis
  3. Masukkan dengan sangat hati-hati ke dalam port dan putar perlahan untuk mengangkat kotoran
  4. Bisa juga gunakan semprotan udara bertekanan rendah (air duster) untuk meniup keluar debu dari dalam port
  5. Jangan gunakan benda logam tajam karena bisa merusak pin di dalam port

Setelah bersih, coba colokkan kabel lagi. Pada banyak kasus yang kami uji, langkah ini saja sudah cukup menyelesaikan masalah.

Cara 2: Ganti Kabel USB-C yang Digunakan

Tidak semua kabel USB-C diciptakan sama. Kabel USB-C yang murahan atau tidak mendukung Power Delivery (PD) bisa jadi alasan mengapa keyboard tidak mau charging sama sekali.

SteelSeries Apex Pro membutuhkan kabel USB-C yang mendukung transfer daya dengan benar. Pastikan kamu menggunakan kabel bawaan dari paket pembelian, atau ganti dengan kabel berkualitas seperti dari Anker atau Ugreen.

Jenis Kabel Kompatibilitas Rekomendasi
Kabel bawaan SteelSeries ✅ Penuh Gunakan ini lebih dulu
Kabel USB-C Anker ✅ Baik Alternatif terpercaya
Kabel USB-C murahan ⚠️ Tidak stabil Hindari
Kabel Micro-USB ❌ Tidak kompatibel Jangan gunakan

Jika setelah ganti kabel masalah hilang, berarti kabel lama memang sudah rusak atau tidak kompatibel. Investasikan di kabel USB-C yang baik agar tidak repot di kemudian hari.

Cara 3: Periksa Port USB di Komputer atau Charger

Masalah mungkin bukan pada keyboard-mu, tapi pada sumber daya yang kamu gunakan. Port USB di PC atau laptop yang lemah, atau adapter charger yang tidak memadai, bisa membuat Apex Pro tidak terdeteksi sama sekali.

Coba langkah berikut:

  • Pindahkan kabel ke port USB lain di PC-mu
  • Coba charge menggunakan adapter charger USB-C dari dinding langsung (bukan lewat hub)
  • Pastikan output daya charger minimal 5V/1A atau lebih tinggi
  • Hindari menggunakan USB hub murahan yang tidak cukup mengirimkan daya

Ini adalah langkah yang sering dilewatkan, padahal cukup sering menjadi penyebab utamanya. Kami sendiri menemukan satu kasus di mana Apex Pro berfungsi normal setelah dipindahkan dari port USB 2.0 ke port USB-C 3.1 langsung di motherboard.

Cara 4: Reset dan Update Firmware via SteelSeries GG

Firmware yang corrupt atau outdated bisa membuat sistem charging keyboard bermasalah meski hardware-nya normal. SteelSeries menyediakan aplikasi SteelSeries GG yang bisa dipakai untuk update firmware dan melakukan reset.

Caranya:

  1. Unduh dan install SteelSeries GG dari website resmi SteelSeries (steelseries.com)
  2. Sambungkan Apex Pro ke PC menggunakan kabel USB-C
  3. Buka SteelSeries GG, pilih perangkat Apex Pro kamu
  4. Cek apakah ada update firmware yang tersedia dan install
  5. Setelah update, restart keyboard dengan menahan tombol reset (biasanya ada di bawah keyboard)

Tombol reset fisik Apex Pro umumnya berada di bagian bawah bodi keyboard. Tahan selama 5-10 detik hingga lampu RGB berkedip tanda reset berhasil.

Proses ini juga bisa membantu jika keyboard tiba-tiba tidak mendeteksi baterai atau status charging-nya tidak akurat.

Cara 5: Periksa Fisik Port dan Pertimbangkan Klaim Garansi

Jika keempat cara di atas sudah dicoba dan tidak berhasil, saatnya memeriksa kondisi fisik port USB-C secara lebih teliti. Gunakan senter atau flashlight dari HP untuk melihat ke dalam port.

Yang perlu dicek:

  • Apakah ada pin di dalam port yang bengkok atau patah?
  • Apakah mulut port terlihat sedikit mekar atau tidak simetris?
  • Apakah ada bekas terbakar atau perubahan warna pada port?

Jika ada kerusakan fisik, ini kemungkinan besar masalah hardware yang butuh penanganan profesional. Jangan coba paksa memasukkan kabel karena bisa memperparah kerusakan.

SteelSeries Apex Pro memiliki garansi resmi. Kalau keyboard masih dalam masa garansi, segera hubungi distributor resmi SteelSeries di Indonesia untuk klaim garansi. Kamu bisa cek info garansi melalui toko resmi mereka di Tokopedia atau Shopee.

Tabel Ringkasan Solusi

Cara Penyebab yang Ditangani Tingkat Kesulitan Efektivitas
Bersihkan port USB-C Debu dan kotoran Mudah ⭐⭐⭐⭐⭐
Ganti kabel USB-C Kabel rusak/tidak kompatibel Mudah ⭐⭐⭐⭐⭐
Ganti port/sumber daya Daya tidak cukup Mudah ⭐⭐⭐⭐
Update firmware via GG Bug software/firmware Sedang ⭐⭐⭐⭐
Klaim garansi Kerusakan fisik hardware Mudah (prosedural) ⭐⭐⭐⭐⭐

Tips Mencegah Masalah Ini Terulang

Setelah masalah teratasi, ada beberapa kebiasaan yang bisa kamu terapkan agar charging Apex Pro tidak bermasalah lagi ke depannya.

  • Rutin bersihkan port USB-C minimal sebulan sekali, terutama jika kamu main di area yang berdebu atau suka ngemil sambil gaming
  • Selalu gunakan kabel original atau kabel berkualitas dari merek terpercaya
  • Jangan biarkan kabel tertekuk tajam di area konektor, karena ini bisa merusak kabel dari dalam
  • Aktifkan notifikasi update di SteelSeries GG agar firmware selalu up-to-date
  • Simpan keyboard di tempat bersih dan hindari paparan cairan

Jika kamu juga tertarik membaca perbandingan keyboard gaming lain, kamu bisa cek artikel kami di 15 Gaming Keyboard Terbaik untuk WFH Worker 2026 atau panduan memilih mouse di Cara Memilih Gaming Mouse yang Tepat.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah SteelSeries Apex Pro bisa di-charge menggunakan charger smartphone biasa?
Bisa, selama charger tersebut mendukung output USB-C minimal 5V/1A. Namun untuk hasil terbaik dan charging lebih cepat, gunakan charger yang mendukung Power Delivery (PD). Hindari charger murahan yang outputnya tidak stabil karena bisa merusak baterai keyboard dalam jangka panjang.
Berapa lama waktu charge penuh SteelSeries Apex Pro?
Secara umum, SteelSeries Apex Pro wireless membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam untuk charging penuh dari kondisi baterai kosong menggunakan kabel bawaan dan charger yang memadai. Jika lebih dari 6 jam belum penuh, kemungkinan ada masalah pada kabel atau charger yang digunakan.
Indikator charging Apex Pro ada di mana dan bagaimana cara membacanya?
SteelSeries Apex Pro biasanya menampilkan indikator baterai melalui lampu di area keyboard atau melalui aplikasi SteelSeries GG. Lampu merah umumnya menandakan baterai rendah, dan saat charging akan ada indikasi berbeda tergantung versi firmware. Cek manual atau aplikasi GG untuk detail indikator spesifik pada seri Apex Pro kamu.
Apakah masalah charger tidak masuk bisa karena masalah baterai yang kembung?
Bisa jadi. Baterai yang kembung bisa memberikan tekanan dari dalam dan menyebabkan berbagai gangguan fungsi keyboard, termasuk charging. Jika keyboard terasa sedikit bengkok atau membengkak di bagian bawah, segera hentikan penggunaan dan klaim garansi. Jangan paksa charge keyboard dengan kondisi baterai kembung karena berbahaya.
Di mana tempat beli SteelSeries Apex Pro yang terpercaya di Indonesia?
Kamu bisa beli di toko resmi SteelSeries di Tokopedia atau Shopee, atau melalui distributor resmi seperti Bhinneka dan JD.ID. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, selalu cek toko resmi atau Tokopedia/Shopee untuk harga terkini. Beli dari toko resmi juga memastikan kamu mendapatkan garansi resmi Indonesia.

Kesimpulan

Masalah charger SteelSeries Apex Pro yang tidak masuk memang bisa bikin frustrasi, tapi dalam sebagian besar kasus sebenarnya bisa diatasi sendiri di rumah tanpa perlu langsung panik atau ke service center.

Mulai dari membersihkan port, ganti kabel, pindah sumber daya, hingga update firmware adalah langkah-langkah yang sederhana tapi sangat efektif. Kalau semua sudah dicoba dan tetap bermasalah, klaim garansi adalah pilihan yang paling bijak daripada mencoba membongkar sendiri.

#steelseries apex pro #keyboard gaming #charger tidak masuk #tidak ngecas #troubleshoot #gaming #steelseries #aksesori gaming #usb-c #mechanical keyboard #gaming indonesia #indonesia #2026
Dimas Nugroho

Ditulis oleh: Dimas Nugroho Enthusiast Gaming Gear

Dimas Nugroho adalah seorang Enthusiast Gaming Gear dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Indonesia, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di ByteMedia.

Comments