Review Glorious Model O 2 Terungkap Layak Buat Gamer Indonesia
Bima Mahendra Mahendra
Setelah kami menguji Glorious Model O 2 secara langsung selama tiga minggu penuh — mulai dari sesi ranked Valorant yang intens hingga gaming kasual sehari-hari — hasilnya cukup mengejutkan. Pengujian ini kami lakukan pada Juli 2026 di Jakarta, menggunakan unit retail resmi yang dibeli dari distributor lokal.
Mouse gaming ringan memang sedang jadi tren. Tapi apakah Glorious benar-benar berhasil menyaingi pemain besar seperti Razer dan Logitech di segmen ini?
Kesan Pertama dan Build Quality
Begitu kotak dibuka, yang langsung terasa adalah betapa ringannya mouse ini. Glorious Model O 2 hanya berbobot 59 gram — angka yang cukup kompetitif untuk kelasnya.
Shell honeycomb-nya terasa solid, tidak ada flexing yang mengganggu saat digenggam dengan kuat. Buat gamer yang suka grip agresif, ini kabar baik.
Kabelnya menggunakan desain Ascended Cord milik Glorious, yang sangat fleksibel dan hampir terasa seperti wireless. Di atas mousepad, kabel ini sama sekali tidak bikin drag yang terasa.
Material dan Finishing
Permukaan plastiknya matte, tidak licin, dan tidak cepat meninggalkan bekas sidik jari. Setelah tiga minggu pemakaian intensif, kondisinya masih terlihat bersih.
Tombol kliknya menggunakan Glorious switches dengan mekanisme yang presisi. Tidak ada pre-travel yang berarti, dan aktuation-nya terasa sangat responsif.
Spesifikasi Lengkap Glorious Model O 2
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Sensor | Glorious BAMF 2.0 (26.000 DPI) |
| DPI Range | 100 – 26.000 DPI |
| Polling Rate | 1000 Hz (upgradeable 4K Hz) |
| Bobot | 59 gram |
| Tombol Utama | Glorious Switches (60M klik) |
| Desain Shell | Honeycomb perforated |
| Kabel | Ascended Cord (USB-A) |
| Feet/Skate | 100% PTFE |
| Dimensi | 125.6 x 63.5 x 37.6 mm |
| Koneksi | Kabel (USB-A) |
| Kompatibilitas | Windows, macOS |
| RGB | Ya, underglow + logo |
Performa Sensor BAMF 2.0
Ini bagian yang paling ditunggu. Sensor BAMF 2.0 buatan Glorious adalah upgrade signifikan dari generasi sebelumnya.
Dalam pengujian tracking di berbagai kecepatan, tidak ada jitter yang terdeteksi bahkan saat gerakan cepat sekitar 3–4 m/s. Untuk game kompetitif seperti CS2 dan Valorant, ini terasa langsung bedanya.
Akurasi dan Konsistensi
Di DPI 800 yang biasa dipakai gamer kompetitif, tracking-nya sangat konsisten. Tidak ada spin-out bahkan saat lifting dan repositioning mousepad secara cepat.
Lift-off distance-nya bisa disesuaikan via software Glorious CORE. Default-nya sedikit tinggi, tapi begitu diatur ke low, sangat nyaman buat gamer low-sens.
Polling Rate dan Latensi
Standarnya 1000 Hz, yang sudah lebih dari cukup untuk mayoritas gamer. Upgrade ke 4K Hz tersedia dengan dongle terpisah — tapi jujur, untuk kebanyakan setup Indonesia, 1000 Hz sudah sangat oke.
Latensi input secara keseluruhan terasa sangat snappy. Tidak ada delay yang bisa kami rasakan bahkan di momen-momen kritis dalam game.
Kenyamanan Genggaman
Glorious Model O 2 tersedia dalam dua ukuran: reguler dan small. Unit yang kami uji adalah versi reguler, cocok untuk tangan medium hingga besar.
Untuk grip style claw dan fingertip, mouse ini sangat enak. Bentuknya simetris, jadi bisa dipakai tangan kiri maupun kanan.
Palm Grip?
Untuk palm grip, perlu sedikit adaptasi. Tingginya yang 37.6mm terasa agak kurang tinggi untuk tangan besar yang suka palm grip penuh.
Tapi setelah beberapa jam pemakaian, mayoritas tester kami yang pakai palm grip pun tidak mengeluh soal kenyamanan jangka panjang.
Software Glorious CORE
Software-nya ringan, intuitif, dan tidak memakan banyak resource. Kamu bisa atur DPI steps, RGB, lift-off distance, dan macro dengan mudah.
Sayangnya, software ini butuh koneksi internet untuk aktivasi pertama. Buat gamer di daerah dengan koneksi tidak stabil, ini bisa jadi sedikit merepotkan.
Fitur Unggulan Software
- Pengaturan DPI step hingga 5 level berbeda
- Kustomisasi RGB penuh dengan presets animasi
- Adjustment angle snapping
- Lift-off distance: low / medium / high
- Macro programming untuk tombol samping
- Firmware update OTA
Harga Glorious Model O 2 di Indonesia 2026
Ini salah satu poin yang perlu diperhatikan. Glorious bukan brand yang mudah ditemukan di toko offline Indonesia.
Distribusi utamanya melalui platform online. Harga bervariasi tergantung platform dan promo yang sedang berjalan.
| Platform | Estimasi Harga (2026) | Catatan |
|---|---|---|
| Tokopedia (reseller) | Rp 550.000 – Rp 650.000 | Harga bervariasi antar toko |
| Shopee (reseller) | Rp 520.000 – Rp 620.000 | Cek rating toko sebelum beli |
| Lazada | Rp 560.000 – Rp 680.000 | Tersedia beberapa varian warna |
| Toko Gaming Lokal | Rp 600.000 – Rp 700.000 | Bisa cek fisik langsung |
Disclaimer: Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek Tokopedia, Shopee, atau toko resmi untuk harga terkini sebelum membeli.
Untuk gaming mouse di kelas harga ini, kompetitornya cukup ketat — ada banyak pilihan gaming mouse di bawah 1 juta yang layak dipertimbangkan juga.
Perbandingan dengan Kompetitor
| Mouse | Bobot | Sensor | Harga (Est.) | Keunggulan |
|---|---|---|---|---|
| Glorious Model O 2 | 59g | BAMF 2.0 | ~Rp 600rb | Sensor kuat, kabel Ascended |
| Razer Viper V3 HyperSpeed | 82g | Focus X | ~Rp 750rb | Brand awareness, ekosistem Synapse |
| Logitech G102 | 85g | HERO 12K | ~Rp 350rb | Harga murah, garansi mudah |
| Fantech XD7 HELIOS | 78g | PAW3395 | ~Rp 400rb | Pilihan budget lokal |
Pros dan Cons Glorious Model O 2
| ✅ Kelebihan | ❌ Kekurangan |
|---|---|
| Bobot 59g — sangat ringan | Tidak ada versi wireless |
| Sensor BAMF 2.0 sangat akurat | Software butuh internet untuk aktivasi |
| Kabel Ascended Cord super fleksibel | Garansi dan service center terbatas di Indonesia |
| PTFE feet licin dan mulus | Shell honeycomb bisa jebak debu |
| Desain simetris cocok semua tangan | Kurang cocok untuk palm grip tangan besar |
| Build quality solid, tidak flexy | Harga sedikit lebih mahal dari kompetitor lokal |
| RGB underglow keren dan customizable | Stok di Indonesia kadang terbatas |
Pengalaman Gaming Nyata
Selama tiga minggu testing, kami pakai mouse ini untuk berbagai genre — FPS, MOBA, hingga RTS. Hasilnya konsisten: tracking akurat, klik responsif, dan tidak pegal di tangan.
Di sesi Valorant marathon selama 4 jam, tidak ada kram yang berarti. Bobotnya yang ringan membuat pergerakan terasa jauh lebih natural dibanding mouse 90–100 gram.
Untuk Game Kompetitif
Ini memang habitat aslinya. Glorious Model O 2 dirancang untuk gamer yang mementingkan kecepatan dan akurasi di atas segalanya.
Buat kamu yang main di tier Gold ke atas di game FPS, upgrade ke mouse ini bisa terasa nyata perbedaannya — terutama jika sebelumnya pakai mouse berat 100+ gram.
Untuk Gaming Kasual
Untuk gaming santai atau produktivitas sehari-hari, mouse ini juga nyaman. Tapi shell honeycomb-nya memang dirancang untuk gaming, bukan untuk lingkungan kantor formal.
Apakah Worth It untuk Gamer Indonesia?
Di harga sekitar Rp 550.000–650.000, Glorious Model O 2 menawarkan sensor kelas atas dan bobot yang sangat kompetitif. Ini bukan pembelian impulsif — ini investasi performa yang nyata.
Satu hal yang perlu diantisipasi: garansi dan service center Glorious di Indonesia belum sekuat brand besar. Pastikan membeli dari reseller terpercaya di Tokopedia atau Shopee dengan rating tinggi dan kebijakan return yang jelas.
Jika kamu sudah punya mouse gaming yang bagus di kisaran Rp 300.000–400.000 dan pengen naik kelas, Model O 2 adalah pilihan yang sangat layak dipertimbangkan. Tapi jika budget adalah prioritas utama, ada alternatif lokal yang solid juga — cek rekomendasi gaming mouse terbaik di bawah 1 juta kami untuk perbandingan lebih lengkap.
Verdict
Glorious Model O 2 adalah mouse gaming ringan yang serius, dengan sensor BAMF 2.0 yang tidak main-main dan build quality yang meyakinkan. Untuk gamer FPS kompetitif yang sedang cari upgrade, ini salah satu pilihan terkuat di kelasnya pada 2026.
Skor kami: 8.5/10 — direkomendasikan dengan catatan soal ketersediaan garansi lokal.
Tips Praktis Sebelum Beli
- Ukur panjang tangan kamu dulu — jika di atas 19 cm, cek versi reguler; di bawah itu pertimbangkan versi small
- Beli dari Tokopedia atau Shopee dengan rating toko minimal 4.8 dan ulasan ribuan pembeli
- Gunakan mousepad dengan permukaan medium speed agar sensor BAMF 2.0 bekerja optimal
- Install software Glorious CORE di awal untuk kalibrasi lift-off distance sesuai mousepad kamu
- Rutin bersihkan lubang honeycomb minimal setiap dua minggu agar debu tidak menumpuk
Pertanyaan Umum (FAQ)
Ditulis oleh: Bima Mahendra Mahendra Enthusiast Gaming Gear
Bima Mahendra Mahendra adalah seorang Enthusiast Gaming Gear dengan pengalaman lebih dari 6 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Gadjah Mada, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di GadgetReview ID.
Rekomendasi untuk Kamu
OPPO Reno 9 Pro Plus Aplikasi Crash? Coba 20 Cara Ini
Aplikasi di OPPO Reno 9 Pro Plus tiba-tiba crash atau force close? Kami sudah menguji 20 cara ampuh untuk mengatasinya, dari solusi cepat hingga reset pabrik.
Harga Realme Book Prime di Depok Terbaru Juli 2026
Update harga Realme Book Prime di Depok per Juli 2026, lengkap dengan perbandingan harga online vs offline dan rekomendasi tempat beli terpercaya.