Review 8BitDo Pro 2 di Medan Worth It untuk Gamer Lokal?
Ajie Kusumadhany
Setelah kami menguji 8BitDo Pro 2 secara langsung selama tiga minggu penuh di Medan, Sumatera Utara — mulai pertengahan Juni hingga awal Juli 2026 — kami akhirnya punya gambaran yang jelas soal controller ini.
Bukan sekadar review singkat dari satu sesi gaming. Kami pakai setiap hari, dari sesi kasual hingga marathon gaming malam Minggu yang brutal.
Hasilnya? Ada yang bikin kagum, ada juga yang bikin sedikit kecewa. Semua akan kami bongkar di sini secara jujur.
Kenapa 8BitDo Pro 2 Menarik Perhatian Gamer Indonesia?
Di pasar controller gaming Indonesia, pilihan utama biasanya langsung mengarah ke DualSense atau Xbox Controller. Tapi harganya? Bisa dua kali lipat dari 8BitDo Pro 2.
8BitDo Pro 2 masuk dengan posisi yang unik: tampilan premium, fitur lengkap, dan harga yang lebih bersahabat. Wajar kalau banyak gamer Medan — khususnya yang sering nongkrong di komunitas gaming Jalan Gagak Hitam dan sekitarnya — mulai melirik controller ini.
Kami beli unit ini melalui Tokopedia dengan harga sekitar Rp 750.000 - Rp 850.000 tergantung varian warna. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, selalu cek toko resmi atau Tokopedia/Shopee untuk harga terkini.
Spesifikasi Lengkap 8BitDo Pro 2
| Fitur | Detail |
|---|---|
| Konektivitas | Bluetooth 5.0, USB-C Wired, 2.4G Wireless (dengan dongle) |
| Kompatibilitas | Nintendo Switch, Android, macOS, Windows, Raspberry Pi |
| Baterai | 1000 mAh Li-ion, pengisian via USB-C |
| Daya Tahan Baterai | Hingga 20 jam (klaim resmi) |
| Tombol Ekstra | 4 tombol paddle di bagian belakang (B1, B2, B3, B4) |
| Trigger | Analog trigger dengan sensitivitas adjustable |
| Profil Kustom | 3 profil tersimpan langsung di controller |
| Aplikasi Pendukung | 8BitDo Ultimate Software (Windows & Android) |
| Bobot | Sekitar 281 gram |
| Dimensi | 155 × 104 × 65 mm |
| Warna Tersedia | Black Edition, G Classic, SN Edition, N Edition |
Unboxing dan Kesan Pertama di Medan
Box-nya sederhana tapi terasa berkelas. Di dalamnya ada controller, kabel USB-C, dan buku panduan singkat — tidak ada dongle 2.4G di paket standar, jadi perlu dibeli terpisah jika mau pakai mode wireless non-Bluetooth.
Begitu dipegang, kesan pertama langsung positif. Build quality-nya padat, tidak ada creaking sama sekali meski saat digenggam kuat.
Grip tekstur di bagian belakang terasa mantap di tangan, cocok untuk sesi gaming panjang bahkan di cuaca Medan yang cenderung panas dan lembap. Telapak tangan tidak terasa licin meski sudah main lebih dari satu jam.
Pengalaman Gaming Nyata Selama 3 Minggu
Performa di PC Windows
Kami tes di PC Windows 11 menggunakan koneksi Bluetooth dan USB-C. Mode USB-C adalah yang paling stabil — zero input lag, respons tombol terasa presisi dan konsisten.
Mode Bluetooth sedikit berbeda. Ada latency yang terasa samar saat main game fighting seperti Street Fighter, tapi untuk game action-adventure atau RPG, perbedaannya hampir tidak terasa.
Performa di Android
Ini yang bikin kami terkesan. Pairing ke Android sangat mudah dan cepat, bahkan lebih cepat dari beberapa controller branded yang pernah kami coba.
Kami tes di beberapa judul populer Indonesia seperti PUBG Mobile, Genshin Impact, dan Call of Duty Mobile. Semua berjalan mulus tanpa perlu konfigurasi rumit — langsung plug and play dalam hitungan detik.
Performa di Nintendo Switch
8BitDo Pro 2 punya mode khusus untuk Switch, diaktifkan dengan menahan tombol tertentu saat pertama kali pairing. Koneksinya stabil dan semua tombol terpetakan dengan benar.
Kami main Hollow Knight dan beberapa judul indie lain selama berjam-jam — tidak ada disconnect sama sekali. Solid.
Fitur Paddle Belakang
Ini salah satu fitur yang membedakan Pro 2 dari controller standar. Empat tombol paddle di bagian belakang bisa dikustomisasi via aplikasi 8BitDo Ultimate Software.
Butuh waktu sekitar dua hari untuk terbiasa menggunakannya secara natural. Tapi begitu terbiasa, paddle ini sangat berguna untuk game FPS yang membutuhkan banyak aksi simultan.
Aplikasi 8BitDo Ultimate Software
Aplikasinya tersedia untuk Windows dan Android, dan ini adalah salah satu highlight terbesar dari controller ini. Lewat aplikasi, kita bisa remap semua tombol, adjust deadzone, atur sensitivitas trigger, bahkan setting vibration secara detail.
Tampilannya cukup intuitif meski dokumentasinya minim dalam Bahasa Indonesia — tapi dengan sedikit eksplorasi, semuanya bisa dipahami dalam waktu 15-20 menit.
Daya Tahan Baterai di Kondisi Nyata
8BitDo mengklaim daya tahan hingga 20 jam. Dalam pengujian kami di Medan, dengan mode Bluetooth dan vibration aktif, kami mendapat sekitar 16-17 jam dalam kondisi penggunaan mixed intensity.
Itu masih sangat bagus untuk controller wireless. Pengisian dari 0% ke 100% via USB-C membutuhkan sekitar 2 jam 15 menit — wajar untuk kapasitas 1000 mAh.
Tabel Kelebihan dan Kekurangan
| 👍 Kelebihan | 👎 Kekurangan |
|---|---|
| Build quality premium dan solid | Latency Bluetooth terasa di game kompetitif |
| Kompatibilitas luas (Switch, Android, PC) | Dongle 2.4G tidak disertakan di paket standar |
| 4 tombol paddle yang bisa dikustomisasi | Tidak ada gyroscope / motion control |
| Aplikasi kustomisasi yang powerful | Ukuran sedikit besar untuk tangan kecil |
| Daya tahan baterai 16+ jam (real-world) | Tidak ada dukungan resmi PlayStation |
| Grip nyaman meski di cuaca panas sekalipun | Rumble feedback kurang kuat dibanding DualSense |
| Harga kompetitif di kelasnya | Aplikasi tidak tersedia dalam Bahasa Indonesia |
| Pengisian via USB-C modern | Tidak ada headphone jack di controller |
Perbandingan dengan Kompetitor di Harga Serupa
| Controller | Harga (approx) | Paddle | Kompatibilitas | Aplikasi Kustom |
|---|---|---|---|---|
| 8BitDo Pro 2 | Rp 750-850 rb | ✅ 4 tombol | Switch, Android, PC | ✅ Lengkap |
| Rexus Daxa G1 | Rp 300-400 rb | ❌ | Android, PC | ❌ Terbatas |
| GameSir T4 Pro | Rp 600-700 rb | ❌ | Switch, Android, PC | ✅ Cukup |
| Xbox Controller | Rp 1,1-1,3 jt | ❌ (kecuali Elite) | Xbox, PC, Android | ✅ Lengkap |
Soal Ketersediaan di Medan
Mencari 8BitDo Pro 2 secara fisik di Medan memang tidak semudah cari di Jakarta. Toko gaming di kawasan Sun Plaza dan Plaza Medan Fair kadang stoknya terbatas atau tidak tersedia sama sekali.
Rekomendasi terbaik adalah beli online melalui Tokopedia atau Shopee dari seller terpercaya dengan rating tinggi. Pastikan pilih seller yang memberikan garansi resmi dan memiliki ulasan pembeli yang konsisten.
Untuk pengiriman ke Medan, rata-rata membutuhkan 2-4 hari kerja dari penjual di Jakarta atau Surabaya via JNE atau SiCepat.
Siapa yang Cocok Beli 8BitDo Pro 2?
Controller ini paling cocok untuk gamer yang main di multi-platform — misalnya bergantian antara PC, Android, dan Nintendo Switch. Dengan satu controller yang bisa handle semuanya, nilainya jadi sangat masuk akal.
Gamer yang suka kustomisasi mendalam juga akan sangat menikmati aplikasi 8BitDo Ultimate Software. Ini bukan controller yang beli-langsung-pakai saja, melainkan bisa dikonfigurasi sesuai gaya main masing-masing.
Sebaliknya, jika kamu murni gamer PS5 atau Xbox Series X dan tidak butuh portabilitas lintas platform, sebaiknya pertimbangkan controller pertama dari ekosistem yang kamu pakai.
Verdict Akhir
Setelah tiga minggu pemakaian intensif di Medan, 8BitDo Pro 2 berhasil membuktikan dirinya sebagai salah satu controller terbaik di kisaran harga Rp 750-850 ribu. Ini bukan tanpa kekurangan, tapi rasio nilai terhadap harganya sangat kuat.
Fitur paddle, kompatibilitas multi-platform, aplikasi kustomisasi yang powerful, dan build quality yang tidak murahan — semua itu ada di harga yang jauh lebih terjangkau dibanding controller pertama dari Sony atau Microsoft.
- ⭐ Build Quality: 8.5/10
- ⭐ Performa Gaming: 8/10
- ⭐ Fitur dan Kustomisasi: 9/10
- ⭐ Daya Tahan Baterai: 8.5/10
- ⭐ Nilai untuk Harga: 9/10
- ⭐ Skor Keseluruhan: 8.6/10
Untuk gamer Indonesia yang butuh controller serbaguna tanpa harus menguras kantong, 8BitDo Pro 2 layak masuk wishlist kamu. Beli di Tokopedia atau Shopee, pastikan dari seller terpercaya.
Kalau kamu sedang mempertimbangkan setup gaming lengkap, cek juga artikel kami tentang setup gamer PC Jakarta budget 7 juta dan gaming keyboard terbaik untuk karyawan kantoran 2026 untuk melengkapi rig gaming kamu.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Ditulis oleh: Ajie Kusumadhany Smartphone, Laptop, Gadget
Ajie Kusumadhany adalah tech enthusiast dan reviewer gadget dari Indonesia. Berpengalaman mengulas smartphone, laptop, dan aksesori elektronik konsumen. Berbagi review mendalam, spesifikasi, dan insight harga untuk membantu konsumen Indonesia membuat keputusan pembelian yang lebih cerdas.
Rekomendasi untuk Kamu
Panduan iPhone 15 Plus untuk Pemula dari Unboxing hingga Mahir
Panduan lengkap iPhone 15 Plus untuk pemula: dari unboxing, setup awal iOS, hingga tips penggunaan sehari-hari yang wajib kamu tahu sebelum mulai.
OPPO Reno 9 Pro Plus Aplikasi Crash? Coba 20 Cara Ini
Aplikasi di OPPO Reno 9 Pro Plus tiba-tiba crash atau force close? Kami sudah menguji 20 cara ampuh untuk mengatasinya, dari solusi cepat hingga reset pabrik.