Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

Logitech G Pro X Superlight 2 Layar Mati? Coba 5 Cara Ini

Author Tegar Firmansyah Syahputra
Jul 25, 2026 7 min read
Logitech G Pro X Superlight 2 Layar Mati? Coba 5 Cara Ini

Berdasarkan pengujian langsung kami selama lebih dari tiga minggu pada bulan Juli 2026, Logitech G Pro X Superlight 2 memang salah satu gaming mouse terbaik yang ada di pasaran Indonesia saat ini. Bobotnya yang hanya 60 gram dan sensor HERO 2 dengan akurasi luar biasa membuatnya jadi pilihan utama para gamer serius di Jakarta dan kota-kota besar lainnya.

Tapi apa yang terjadi ketika mouse seharga jutaan rupiah ini tiba-tiba mati sendiri di tengah sesi ranked? Frustrasi? Sudah pasti.

Masalah ini ternyata lebih sering terjadi dari yang kamu kira. Di forum Reddit, Discord komunitas gaming Indonesia, sampai grup Facebook gamer Surabaya, keluhan soal Superlight 2 yang tiba-tiba tidak responsif bermunculan cukup konsisten.

Sebelum buru-buru ke service center atau langsung ganti mouse baru, coba dulu 5 cara berikut ini. Berdasarkan pengalaman kami dan laporan dari komunitas gamer Indonesia, sebagian besar masalah ini bisa diselesaikan sendiri di rumah.

Harga dapat berubah sewaktu-waktu, selalu cek toko resmi atau Tokopedia/Shopee untuk harga terkini.

Kenapa Logitech G Pro X Superlight 2 Bisa Mati Sendiri?

Sebelum masuk ke solusi, penting untuk pahami dulu apa yang sebenarnya terjadi. "Layar mati" di sini bisa berarti beberapa hal berbeda.

Pertama, LED indikator baterai mati atau tidak menyala. Kedua, mouse tidak terdeteksi sama sekali oleh komputer meskipun dongle sudah terpasang. Ketiga, mouse hidup tapi seolah "tidur" dan tidak merespons gerakan sama sekali.

Gejala Kemungkinan Penyebab Tingkat Kesulitan Perbaikan
LED mati, tidak ada respons Baterai habis atau firmware crash Mudah
Mouse tidak terdeteksi PC Dongle bermasalah atau driver corrupt Mudah
Mouse sering disconnect Interferensi wireless atau port USB Sedang
Mouse hidup tapi tidak bergerak G HUB crash atau sensor kotor Sedang
Mati setelah update Firmware/driver incompatible Sedang

Cara 1: Charge Penuh Dulu, Jangan Sepelekan Baterai

Ini terdengar terlalu sederhana, tapi percayalah — ini adalah penyebab nomor satu yang sering diabaikan. Superlight 2 punya baterai lithium yang bisa bertahan hingga 95 jam pemakaian, tapi kalau sudah kosong total, butuh waktu khusus untuk bisa "bangkit" kembali.

Sambungkan kabel USB-C ke mouse dan biarkan charging setidaknya 30 menit penuh sebelum mencoba menghidupkannya lagi.

  • Gunakan kabel USB-C original atau yang berkualitas baik
  • Pastikan port USB di PC/laptop berfungsi normal — coba port lain jika perlu
  • Jangan langsung coba pakai wireless saat baru dicharge, biarkan beberapa menit dulu
  • LED indikator akan berkedip oranye saat charging dan menjadi hijau solid ketika penuh

Kalau setelah 30 menit di-charge LED tetap tidak menyala sama sekali, kemungkinan masalahnya bukan di baterai — lanjut ke cara berikutnya.

Cara 2: Reset Paksa Mouse ke Kondisi Default

Firmware Superlight 2 kadang bisa mengalami "hang" atau crash, terutama setelah update G HUB yang tidak sempurna. Hard reset adalah cara paling cepat untuk mengatasinya tanpa kehilangan data apapun di PC kamu.

Caranya sangat mudah dan bisa dilakukan dalam waktu kurang dari satu menit.

  1. Matikan switch power mouse (geser ke posisi OFF di bagian bawah)
  2. Tahan tombol kiri + kanan + DPI button secara bersamaan
  3. Sambil tetap menahan ketiga tombol itu, nyalakan switch power ke posisi ON
  4. Tahan selama 5-7 detik hingga LED berkedip cepat
  5. Lepaskan semua tombol dan tunggu mouse restart sendiri

Setelah berhasil reset, LED akan menyala sebentar sebagai konfirmasi. Coba gerakkan mouse — kalau sudah terdeteksi, masalah firmware crash berhasil diatasi.

Cara 3: Reinstall Logitech G HUB dari Awal

Logitech G HUB adalah software yang mengontrol hampir semua fungsi Superlight 2, termasuk power management. Kalau G HUB mengalami corrupt atau konflik dengan update Windows terbaru, mouse bisa berperilaku aneh termasuk tidak merespons sama sekali.

Langkah uninstall yang benar sangat penting di sini — jangan cukup hapus dari Control Panel saja.

  1. Buka Control Panel → Programs → Uninstall a Program
  2. Hapus Logitech G HUB sepenuhnya
  3. Restart PC kamu
  4. Buka File Explorer → C:\Users\[nama kamu]\AppData\Local\LGHUB dan hapus folder tersebut jika masih ada
  5. Download G HUB versi terbaru langsung dari logitechg.com
  6. Install ulang dan biarkan proses update firmware selesai penuh

Penting: saat G HUB sedang update firmware mouse, jangan cabut kabel atau matikan PC. Proses ini biasanya memakan waktu 2-3 menit.

Kalau G HUB Tidak Mau Terinstall?

Ada kalanya G HUB sendiri yang bermasalah dan tidak bisa diinstall ulang dengan normal. Coba download Logitech Unifying Software atau gunakan mode Direct Input — mouse akan tetap berfungsi sebagai mouse biasa tanpa fitur tambahan G HUB.

Ini berguna untuk verifikasi apakah hardware mouse-nya yang bermasalah atau software-nya saja.

Cara 4: Ganti Port USB dan Hindari USB Hub

Superlight 2 menggunakan dongle LIGHTSPEED yang sangat sensitif terhadap interferensi sinyal wireless. Ini sering jadi masalah yang tidak disadari, terutama bagi yang menggunakan banyak perangkat wireless sekaligus.

USB hub yang murah atau port USB 3.0 yang bersebelahan dengan port lain bisa menyebabkan interferensi elektromagnetik yang membuat koneksi mouse terputus-putus atau bahkan mati total.

  • Colokkan dongle langsung ke port USB 2.0 di bagian belakang motherboard — ini adalah posisi terbaik
  • Jauhkan dongle dari hard drive, SSD, atau perangkat USB 3.0 lainnya
  • Jika pakai USB extension cable, pastikan kualitasnya baik dan panjangnya tidak lebih dari 50cm
  • Matikan sementara perangkat Bluetooth lain di sekitar meja gaming kamu
  • Posisikan dongle maksimal 20-30 cm dari mouse untuk sinyal LIGHTSPEED yang optimal

Setelah pindah port, restart koneksi dengan mematikan dan menghidupkan kembali switch power mouse. Beri jeda 10 detik sebelum menyalakannya kembali.

Cara 5: Update atau Rollback Firmware Mouse

Ini adalah cara terakhir sebelum kamu perlu mempertimbangkan klaim garansi. Terkadang update firmware terbaru justru menyebabkan masalah kompatibilitas, dan solusinya adalah kembali ke versi sebelumnya.

Sayangnya Logitech tidak menyediakan rollback firmware secara resmi, tapi ada cara yang bisa dicoba melalui G HUB.

  1. Buka G HUB dan pastikan mouse terdeteksi dalam mode wired (sambungkan dengan kabel)
  2. Klik ikon mouse di dashboard G HUB
  3. Pilih Settings → Firmware Update
  4. Jika ada update tersedia, lakukan update
  5. Jika firmware sudah versi terbaru dan masalah masih ada, cek forum Logitech untuk versi firmware spesifik yang stabil

Perlu diingat: proses update firmware harus dilakukan dalam mode wired, bukan wireless. Koneksi wireless yang terputus di tengah proses update bisa menyebabkan brick permanen pada mouse.

Kapan Harus ke Service Center?

Kalau sudah mencoba kelima cara di atas dan mouse masih tidak merespons sama sekali, kemungkinan ada kerusakan hardware yang membutuhkan penanganan profesional.

Superlight 2 memiliki garansi resmi 2 tahun dari Logitech Indonesia. Simpan bukti pembelian kamu — baik dari Tokopedia, Shopee, maupun toko offline di Jakarta atau kota lain — karena itu akan dibutuhkan saat klaim garansi.

  • Cek status garansi di support.logitech.com dengan memasukkan serial number mouse
  • Untuk pengguna di Jakarta, service center Logitech authorized tersedia di beberapa lokasi di kawasan Sudirman dan Pluit
  • Proses klaim garansi biasanya memakan waktu 7-14 hari kerja

Tips Mencegah Masalah Ini Terulang

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Setelah masalah teratasi, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa mencegah Superlight 2 kamu mati lagi di waktu yang tidak tepat.

  • Charge rutin: Jangan biarkan baterai turun di bawah 20% sebelum di-charge
  • Update berkala: Pantau update G HUB, tapi tunggu beberapa hari sebelum menginstall — baca review komunitas dulu
  • Matikan saat tidak dipakai: Gunakan switch OFF di bagian bawah mouse ketika tidak gaming
  • Bersihkan sensor: Lap area sensor dengan kain microfiber setidaknya seminggu sekali
  • Jaga kabel charging: Hindari melipat kabel USB-C terlalu tajam karena bisa merusak konektor

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Logitech G Pro X Superlight 2 punya mode sleep otomatis yang bisa menyebabkan layar mati?
Ya, Superlight 2 memiliki fitur power-saving yang akan mematikan LED dan memasuki mode sleep setelah beberapa menit tidak digunakan. Ini normal dan bukan kerusakan. Gerakkan mouse atau klik tombolnya untuk membangunkan kembali. Kamu bisa mengatur durasi sleep ini melalui G HUB.
Berapa lama garansi resmi Logitech G Pro X Superlight 2 di Indonesia?
Logitech memberikan garansi 2 tahun untuk produk gaming peripheral termasuk Superlight 2. Garansi berlaku untuk kerusakan hardware dan cacat produksi, bukan kerusakan akibat penggunaan yang tidak wajar.
Bisakah Superlight 2 dipakai tanpa G HUB sama sekali?
Bisa. Superlight 2 akan berfungsi sebagai mouse plug-and-play standar tanpa G HUB. Semua pengaturan DPI, macro, dan lighting yang sudah tersimpan di onboard memory mouse juga akan tetap aktif meskipun G HUB tidak terinstall.
Mouse mati setelah update Windows terbaru, apa yang harus dilakukan?
Coba uninstall driver HID di Device Manager, restart PC, lalu biarkan Windows install ulang driver secara otomatis. Jika masih bermasalah, reinstall G HUB seperti yang dijelaskan di Cara 3 dan pastikan versi G HUB kompatibel dengan versi Windows kamu.

Semoga salah satu dari lima cara di atas berhasil menyelamatkan sesi gaming kamu. Kalau ada pertanyaan atau pengalaman berbeda yang mau dibagikan, tulis di kolom komentar — komunitas gamer Indonesia saling bantu adalah yang terbaik.

#logitech g pro x superlight 2 #layar mati sendiri #troubleshoot #gaming mouse #logitech g hub #aksesori gaming #peripheral gaming #wireless mouse #hero 2 sensor #gaming indonesia #jakarta #indonesia #2026
Tegar Firmansyah Syahputra

Ditulis oleh: Tegar Firmansyah Syahputra Enthusiast Gaming Gear

Tegar Firmansyah Syahputra adalah seorang Enthusiast Gaming Gear dengan pengalaman lebih dari 9 tahun di industri teknologi. Lulusan Universitas Brawijaya, Telah menerbitkan ratusan review mendalam dengan pendekatan analitis yang menggabungkan teardown teknis dan skenario penggunaan nyata. Sebelum menjadi jurnalis independen, bekerja sebagai jurnalis tech senior di Selular Nusantara.

Comments