Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

Apakah Sony WH-1000XM5 Masih Layak Dibeli di 2026?

Author Ajie Kusumadhany
Jul 24, 2026 9 min read
Apakah Sony WH-1000XM5 Masih Layak Dibeli di 2026?

Setelah kami menguji Sony WH-1000XM5 secara langsung selama hampir 3 minggu — dari awal Juli hingga pertengahan Juli 2026 — satu pertanyaan terus muncul dari komunitas audio di Jakarta: masih worth it nggak beli ini di 2026?

Pertanyaan itu wajar. Headphone ini sudah rilis beberapa tahun lalu, harganya masih lumayan tinggi, dan pasar sekarang penuh pesaing baru yang agresif dari Bose, Apple, sampai merek lokal-global lainnya.

Tapi setelah semua pengujian itu, jawabannya ternyata tidak sesederhana "ya" atau "tidak." Ada nuansanya — dan itulah yang akan kami bedah tuntas di artikel ini.

Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek toko resmi Sony, Tokopedia, atau Shopee untuk harga terkini sebelum membeli.

Spesifikasi Lengkap Sony WH-1000XM5

Sebelum masuk ke penilaian, mari kita lihat dulu spec sheet-nya secara menyeluruh.

Fitur Detail
Tipe Over-ear, closed-back, wireless
Driver 30mm Carbon Fiber Composite
Prosesor ANC Dual Processor QN1 + HD Noise Cancelling
Mikrofon 8 mikrofon (4 umpan maju, 4 umpan balik)
Bluetooth 5.2
Codec Didukung SBC, AAC, LDAC
Daya Tahan Baterai 30 jam (ANC aktif), 40 jam (ANC mati)
Pengisian Cepat 3 jam playback dari 3 menit charging
Berat 250 gram
Koneksi Multipoint Ya (2 perangkat sekaligus)
Pelipatan Tidak bisa dilipat (flat fold saja)
Harga Estimasi 2026 Rp 4.200.000 – Rp 4.800.000

Desain dan Kenyamanan: Terasa Mewah, Tapi Ada Catatannya

WH-1000XM5 tampil lebih minimalis dibanding pendahulunya. Tidak ada engsel yang menonjol, tidak ada lekukan aneh — semuanya mengalir dengan bersih.

Bahan plastik premium yang digunakan terasa ringan di kepala, dan bantalan telinganya menggunakan synthetic leather yang lembut. Setelah 3–4 jam pemakaian berkelanjutan di suhu Jakarta yang panas, telinga mulai terasa sedikit hangat — ini wajar untuk kelas over-ear.

Satu hal yang perlu diperhatikan: WH-1000XM5 tidak bisa dilipat sepenuhnya seperti seri XM4. Ini membuat case-nya lebih besar dan kurang praktis buat traveler yang sering packing ketat.

Namun untuk pengguna kantoran atau WFH di Jakarta dan Surabaya yang lebih sering menaruh headphone di meja, ini bukan masalah besar.

Kualitas ANC: Masih Terbaik di Kelasnya?

Ini bagian yang paling dinantikan. Dan jawabannya: ANC-nya masih sangat impresif di 2026.

Kami menguji di beberapa skenario — kafe ramai, transportasi umum, hingga ruang kerja dengan AC yang berisik. Kemampuan Sony dalam meredam suara frekuensi rendah (seperti mesin pesawat atau AC sentral) terasa luar biasa.

Dibandingkan Bose QuietComfort Ultra yang pernah kami review sebelumnya, keduanya bersaing ketat. Sony unggul di konsistensi dan ketiadaan "pressure feeling" yang sering bikin kepala pusing saat ANC aktif terlalu lama.

Namun untuk suara frekuensi tinggi yang mendadak — seperti klakson motor — tetap ada suara yang tembus sedikit. Tidak sempurna, tapi masih terbaik di segmen harganya untuk kebanyakan pengguna Indonesia.

Kualitas Suara: Signature Sony yang Khas

Karakter suara WH-1000XM5 bisa digambarkan sebagai "warm V-shape" — bass terasa daging, treble cukup detail, dan midrange yang tidak terlalu maju.

Ini cocok untuk pendengar kasual yang suka mendengarkan pop, hip-hop, atau musik elektronik. Tapi untuk audiofil yang butuh presentasi vokal yang lebih natural dan "flat", mungkin perlu eksperimen lebih dengan equalizer di aplikasi Sony Headphones Connect.

Dengan codec LDAC aktif dan sumber lagu lossless (kami pakai Tidal HiFi), detail micro-dynamics-nya sangat baik untuk kelas harganya. Ini bukan planar magnetic seperti Edifier STAX Spirit S3, tapi untuk headphone wireless, ini sangat solid.

Baterai dan Pengisian: Tidak Ada Keluhan

Klaim 30 jam dengan ANC aktif kami verifikasi sendiri — hasilnya mendekati 28–29 jam di volume 60–70% dengan LDAC aktif. Sangat realistis.

Fitur quick charge-nya pun benar-benar berguna. Tiga menit charging memberikan sekitar 3 jam playback — cocok banget untuk pengguna yang sering lupa ngecas malam sebelumnya.

Pengisian penuh dari 0% ke 100% membutuhkan sekitar 3,5 jam via USB-C. Tidak secepat smartphone modern, tapi masih wajar untuk headphone kelas ini.

Kualitas Mikrofon untuk Call: Layak, Bukan Luar Biasa

Salah satu area yang agak mengecewakan adalah kualitas mikrofon saat digunakan untuk voice call. Di lingkungan yang relatif senyap, suara tetap terdengar jernih dan natural.

Tapi saat berada di lingkungan bising — seperti jalanan Jakarta di jam sibuk — pendengar di seberang sering melaporkan suara yang terdengar "tipis" atau terkadang ada artefak dari pemrosesan noise reduction mikrofon.

Untuk keperluan meeting Zoom atau Google Meet dalam ruangan, ini lebih dari cukup. Tapi kalau kamu sering nelpon sambil jalan di luar, ekspektasinya perlu diturunkan sedikit.

Perbandingan dengan Kompetitor 2026

Supaya lebih mudah memutuskan, berikut posisi WH-1000XM5 di antara kompetitornya yang relevan:

Model Harga (Est.) ANC Baterai Codec Tertinggi Lipat?
Sony WH-1000XM5 ~Rp 4,5 Juta ★★★★★ 30 jam LDAC Tidak
Bose QC Ultra ~Rp 5,5 Juta ★★★★★ 24 jam aptX Adaptive Ya
Apple AirPods Max ~Rp 7,5 Juta ★★★★★ 20 jam AAC Tidak
Anker Soundcore Q45 ~Rp 700 Ribu ★★★☆☆ 50 jam LDAC Ya
1More SonoFlow ~Rp 1,2 Juta ★★★★☆ 70 jam LDAC Ya

Dari tabel di atas, jelas bahwa Sony WH-1000XM5 duduk di posisi sweet spot antara performa premium dan harga yang lebih masuk akal dibanding AirPods Max.

Kelebihan dan Kekurangan Sony WH-1000XM5

👍 Kelebihan 👎 Kekurangan
ANC terbaik di kelasnya untuk frekuensi rendah Tidak bisa dilipat sepenuhnya
Baterai 30 jam sangat memadai Case besar dan kurang travel-friendly
Dukungan LDAC untuk audio lossless Mikrofon call di luar ruangan kurang memuaskan
Quick charge 3 menit = 3 jam playback Harga masih relatif tinggi untuk pasar Indonesia
Koneksi multipoint 2 perangkat sekaligus Tanpa aptX atau aptX HD
Desain elegan dan ringan (250g) Tidak tahan air (tidak ada rating IPX)
Aplikasi Sony Headphones Connect lengkap Bantalan telinga bisa panas di iklim tropis

Untuk Siapa Sony WH-1000XM5 Cocok?

Setelah pengujian intensif, kami bisa simpulkan profil pengguna yang akan paling puas dengan headphone ini.

Sangat Direkomendasikan Untuk:

  • Pekerja kantoran dan WFH yang butuh fokus tinggi dan sering dalam meeting
  • Traveler frequent flyer yang sering naik pesawat dan butuh ANC kuat untuk meredam suara kabin
  • Pengguna Android yang ingin maksimalkan LDAC untuk streaming musik lossless
  • Content creator yang butuh monitoring audio yang akurat saat editing

Mungkin Ada Pilihan Lebih Baik Jika:

  • Budget di bawah Rp 2 juta — lihat alternatif seperti 1More SonoFlow atau Anker Soundcore Q45
  • Kamu butuh headphone yang sangat compact dan mudah dilipat untuk backpacking
  • Kamu pengguna iPhone eksklusif yang ingin integrasi Siri dan Spatial Audio terbaik — AirPods Max lebih masuk akal
  • Kamu sering digunakan untuk olahraga outdoor karena tidak ada proteksi air

Harga dan Tempat Beli di Indonesia 2026

Per Juli 2026, Sony WH-1000XM5 dijual di kisaran Rp 4.200.000 hingga Rp 4.800.000 tergantung platform dan promo yang sedang berjalan.

  • Sony Store Resmi (sony.co.id atau toko fisik di mal besar Jakarta, Surabaya, Bandung): Harga standar dengan garansi resmi Sony Indonesia 1 tahun
  • Tokopedia / Shopee (toko official Sony): Sering ada cashback atau voucher yang bisa memangkas harga hingga Rp 300.000–500.000
  • iBox dan Erafone: Tersedia di beberapa cabang dengan program cicilan 0%

Kami sarankan untuk membeli dari toko resmi atau official store agar mendapat garansi resmi. Headphone Sony palsu atau refurbished tidak resmi cukup banyak beredar di marketplace, jadi pastikan cek badge "Official Store" sebelum checkout.

Verdict: Masih Layak Dibeli di 2026?

Ya — tapi dengan catatan yang jelas.

Sony WH-1000XM5 tetap menjadi salah satu headphone wireless ANC terbaik yang bisa kamu beli di Indonesia pada 2026. ANC-nya belum terkalahkan di segmen harganya, kualitas suaranya sangat menyenangkan untuk penggunaan sehari-hari, dan baterainya benar-benar bisa diandalkan.

Yang perlu kamu terima: ini bukan headphone yang sempurna. Desainnya tidak bisa dilipat, tidak tahan air, dan kualitas mikrofon outdoor-nya biasa saja. Tapi untuk use case utamanya — meredam kebisingan kantor, perjalanan, atau WFH — ini masih raja.

Kalau kamu sudah punya XM4 dalam kondisi baik, upgrade ke XM5 belum terlalu urgent. Tapi kalau kamu beli dari nol dan siap investasi Rp 4,5 juta lebih untuk headphone yang benar-benar kerja, WH-1000XM5 adalah pilihan yang sangat solid dan tidak akan mengecewakan.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Sony WH-1000XM5 kompatibel dengan iPhone?
Sepenuhnya kompatibel. WH-1000XM5 terhubung via Bluetooth 5.2 dan mendukung codec AAC yang dioptimalkan untuk iPhone. Namun codec LDAC tidak tersedia di iOS, jadi pengguna iPhone tidak bisa menikmati kualitas audio tertinggi dari headphone ini. Untuk pengalaman terbaik, pairing dengan perangkat Android yang mendukung LDAC.
Berapa lama garansi Sony WH-1000XM5 di Indonesia?
Garansi resmi Sony Indonesia untuk WH-1000XM5 adalah 1 tahun untuk unit yang dibeli dari distributor resmi. Pastikan kartu garansi terisi lengkap dan simpan bukti pembelian. Service center Sony tersedia di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung.
Apakah bisa dipakai tanpa baterai lewat kabel?
Ya, WH-1000XM5 dilengkapi kabel audio 3.5mm yang bisa digunakan saat baterai habis. Namun saat menggunakan kabel tanpa baterai aktif, ANC dan fitur digital lainnya tidak berfungsi. Kualitas suara tetap bagus tapi pengalaman tidak semaksimal mode wireless.
Apakah Sony WH-1000XM5 tahan keringat atau hujan?
Tidak. Sony WH-1000XM5 tidak memiliki rating tahan air atau keringat (tidak ada IPX). Headphone ini tidak didesain untuk olahraga atau digunakan di bawah hujan. Kalau kamu butuh headphone untuk aktivitas fisik, pertimbangkan model yang punya rating IPX4 atau lebih tinggi.
Apa perbedaan utama WH-1000XM5 vs XM4?
Perbedaan utama ada di tiga hal: desain (XM5 lebih sleek tapi tidak bisa dilipat penuh), ANC (XM5 unggul tipis dengan 8 mikrofon vs 4 mikrofon XM4), dan driver (XM5 pakai driver karbon 30mm yang baru). Kualitas suara keduanya serupa, tapi ANC XM5 memang lebih halus terutama untuk suara frekuensi tinggi.
#sony wh-1000xm5 #review #headphone #over-ear #ANC #noise cancelling #aksesori audio #sony indonesia #pros cons #spesifikasi #verdict #jakarta #indonesia #2026 #review_pertanyaan #worth it #headphone premium
Ajie Kusumadhany

Ditulis oleh: Ajie Kusumadhany Smartphone, Laptop, Gadget

Ajie Kusumadhany adalah tech enthusiast dan reviewer gadget dari Indonesia. Berpengalaman mengulas smartphone, laptop, dan aksesori elektronik konsumen. Berbagi review mendalam, spesifikasi, dan insight harga untuk membantu konsumen Indonesia membuat keputusan pembelian yang lebih cerdas.

Comments