Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

Review Nothing Ear 1 dari Kacamata Pelajar SMA Worth It?

Author Ajie Kusumadhany
Jul 24, 2026 9 min read
Review Nothing Ear 1 dari Kacamata Pelajar SMA Worth It?

Setelah kami menguji Nothing Ear 1 selama lebih dari tiga minggu — mulai pertengahan Juni hingga awal Juli 2026 — kami akhirnya bisa memberikan verdict yang jujur tentang earphone transparan ikonik ini.

Pengujian dilakukan dari perspektif yang berbeda dari biasanya: sudut pandang pelajar SMA di Jakarta, yang kebutuhan sehari-harinya jauh berbeda dari reviewer gadget profesional.

Yang menarik, Nothing Ear 1 ini sudah rilis sejak 2021 — tapi di tahun 2026 masih banyak pelajar yang mempertimbangkan membeli unit bekasnya di Tokopedia dan Shopee dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Jadi pertanyaan besarnya: masih layak dibeli di 2026?

Spoiler: Jawabannya lebih nuanced dari yang kamu kira.

Desain Transparan yang Jadi Bahan Obrolan di Sekolah

Begitu Nothing Ear 1 dikeluarkan dari casing-nya, reaksi pertama teman-teman sekelas hampir selalu sama: "Itu earphone apa, kok bening?"

Desain transparan Nothing Ear 1 memang bukan gimmick. Case-nya yang tembus pandang memperlihatkan mekanisme pengisian daya dan earbuds secara langsung — sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya di kelas harga ini.

Tapi ada sisi praktisnya juga: kamu bisa langsung lihat apakah earbuds sudah terpasang dengan benar di dalam case tanpa harus membuka atau mengintip.

Build Quality: Ringan tapi Terasa Solid

Setiap earbud hanya berbobot 4,7 gram — hampir tidak terasa di telinga setelah beberapa menit pemakaian. Ini penting banget saat harus dipakai sepanjang pelajaran atau saat belajar berjam-jam.

Casing-nya berbobot total sekitar 57,4 gram dan muat masuk ke kantong seragam tanpa menggembung aneh. Nilai plus untuk mobilitas pelajar.

Spesifikasi Lengkap Nothing Ear 1

Spesifikasi Detail
Driver 11,6mm dynamic driver
ANC Ya, aktif hingga -40dB
Konektivitas Bluetooth 5.2
Codec Audio AAC, SBC
Baterai Earbud 34 mAh per earbud
Baterai Case 570 mAh
Daya Tahan (ANC off) ~5,7 jam per charge
Daya Tahan (ANC on) ~4 jam per charge
Total dengan Case ~34 jam (ANC off)
Charging Wireless (Qi) dan USB-C
IP Rating IPX4 (tahan cipratan air)
Berat per Earbud 4,7 gram
Harga Baru (estimasi 2026) Rp 899.000 – Rp 1.100.000
Harga Bekas (estimasi 2026) Rp 350.000 – Rp 550.000

Disclaimer: Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek harga terkini di Tokopedia, Shopee, atau toko resmi Nothing sebelum membeli.

Kualitas Suara untuk Kebutuhan Pelajar SMA

Sebagai pelajar, kebutuhan audio kita terbagi dua: dengerin musik saat istirahat, dan — yang lebih penting — dengerin penjelasan guru saat kelas online atau menonton video belajar di YouTube.

Nothing Ear 1 punya driver 11,6mm yang menghasilkan suara dengan karakter mid-forward — vokal dan instrumen tengah terdengar jelas dan natural.

Untuk Musik Sehari-hari

Genre pop Indonesia, K-pop, dan hip-hop terdengar sangat menyenangkan. Bass-nya ada tapi tidak berlebihan — cocok untuk pelajar yang tidak ingin merusak telinga dengan bass yang terlalu agresif.

Kalau kamu suka dengerin lagu-lagu Pamungkas, Weird Genius, atau bahkan BLACKPINK, Nothing Ear 1 menyajikan detail yang cukup memuaskan di kelas harganya.

Untuk Belajar dan Konten Edukasi

Ini yang paling relevan untuk pelajar: podcast edukasi, video YouTube, dan penjelasan guru di Zoom atau Google Meet.

Vokal dan dialog terdengar sangat jernih — ini nilai terbesar Nothing Ear 1 untuk konteks belajar. Tidak ada distorsi yang mengganggu konsentrasi.

Fitur ANC di Realita Kehidupan Pelajar

Nothing mengklaim ANC-nya bisa meredam kebisingan hingga 40dB. Di atas kertas, angka itu sangat bagus untuk kelas harga ini.

Tapi bagaimana di dunia nyata sekolah?

Di Kelas yang Berisik

ANC Nothing Ear 1 cukup efektif meredam kebisingan konstan seperti suara kipas angin ruangan, dengungan AC, dan lalu lintas di luar kelas. Ini membantu konsentrasi saat belajar mandiri atau mengerjakan soal.

Namun untuk kebisingan impulsif seperti teman yang tiba-tiba ngobrol keras atau suara kursi digeser, ANC-nya tidak sepenuhnya mampu meredam. Ini wajar — bukan kelemahannya saja, ini batasan umum ANC di level ini.

Transparency Mode

Fitur transparency mode-nya memungkinkan kamu tetap dengar suara sekitar tanpa harus lepas earphone. Berguna banget saat guru sedang menjelaskan tapi kamu masih ingin earphone tetap terpasang.

Kualitas transparency mode-nya terasa natural — suara sekitar tidak terdengar seperti rekaman, melainkan organik layaknya tidak pakai earphone sama sekali.

Pengalaman Baterai Selama Seminggu Sekolah

Ini bagian yang paling krusial bagi pelajar: apakah baterainya cukup untuk seharian sekolah tanpa harus cas di tengah jalan?

Dalam pengujian kami, dengan pemakaian sekitar 4–5 jam per hari (ANC aktif sebagian waktu), earbuds bisa bertahan sepanjang hari sekolah. Tapi di hari-hari dengan pemakaian lebih intensif — misalnya saat belajar kelompok sambil dengerin musik dari pagi sampai sore — perlu satu kali top-up dari case.

Kabar baiknya: casing yang dilengkapi wireless charging memudahkan pengisian ulang kapan saja. Taruh di atas wireless charger saat tidur, pagi sudah penuh.

Berapa Lama Realitanya?

  • ANC off, volume 60%: sekitar 5–5,5 jam
  • ANC on, volume 60%: sekitar 3,5–4 jam
  • Total dengan case (ANC off): bisa mencapai 30+ jam
  • Waktu charge penuh earbuds: sekitar 1,5 jam

Untuk pelajar yang berangkat pagi dan pulang sore, angka ini sudah lebih dari cukup selama tidak lupa menaruh earphone ke case saat sedang tidak dipakai.

Koneksi Bluetooth dan Stabilitas Pairing

Nothing Ear 1 menggunakan Bluetooth 5.2 yang cukup stabil. Di lingkungan sekolah yang ramai dengan banyak perangkat Bluetooth aktif bersamaan, koneksinya terbukti tidak mudah putus.

Jarak koneksinya efektif sekitar 8–10 meter dalam kondisi normal — lebih dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Satu catatan: Nothing Ear 1 tidak mendukung codec aptX atau LDAC — hanya SBC dan AAC. Untuk penggunaan umum ini tidak masalah, tapi audiophile yang sensitif terhadap kualitas codec mungkin akan sedikit kecewa.

Aplikasi Nothing X

Nothing menyediakan aplikasi Nothing X yang memungkinkan kamu mengatur equalizer, mengaktifkan/menonaktifkan ANC, dan mengecek level baterai dengan akurat.

Interface-nya bersih dan intuitif — bahkan pelajar yang tidak terlalu tech-savvy pun bisa langsung paham cara menggunakannya dalam 5 menit pertama.

Tersedia di Android dan iOS, tapi pengalaman terbaik ada di Android — khususnya jika kamu menggunakan smartphone dengan sistem Android murni atau mendekati stock.

Kelebihan dan Kekurangan Jujur

Kelebihan Kekurangan
Desain transparan ikonik, jadi bahan perhatian Tidak ada aptX/LDAC, hanya AAC dan SBC
ANC fungsional untuk kebutuhan sehari-hari Fit di telinga tidak cocok untuk semua orang
Suara mid-forward, vokal jernih untuk konten edukasi Tidak ada volume control fisik di earbud
Transparency mode yang natural Bass agak tipis untuk yang suka sound agresif
Wireless charging di casing Charging case cukup gampang kotor (bening)
IPX4, tahan keringat dan cipratan hujan Microphone call kualitasnya rata-rata
Ringan, nyaman dipakai lama Versi sudah cukup tua (rilis 2021)
Aplikasi Nothing X yang mudah digunakan Harga baru masih di atas Rp 900rb

Perbandingan dengan Kompetitor di Kelas yang Sama

Di rentang harga Rp 350.000 – Rp 900.000, Nothing Ear 1 bersaing dengan beberapa nama yang populer di kalangan pelajar Indonesia:

Produk Harga Estimasi ANC Baterai Codec
Nothing Ear 1 Rp 350rb–Rp 1,1jt Ya (-40dB) ~34 jam total AAC, SBC
QCY HT07 ANC Rp 200rb–Rp 350rb Ya ~30 jam total AAC, SBC
Anker Soundcore Space A40 Rp 500rb–Rp 750rb Ya ~50 jam total AAC, SBC, aptX
Samsung Galaxy Buds FE Rp 600rb–Rp 850rb Ya ~21 jam total AAC, SBC
JBL Vibe Beam Rp 350rb–Rp 500rb Tidak ~32 jam total SBC

Dari tabel di atas, Anker Soundcore Space A40 sebenarnya menawarkan baterai lebih tahan lama dan dukungan aptX. Tapi Nothing Ear 1 menang di faktor desain dan transparency mode yang lebih natural.

Jika kamu mempertimbangkan QCY HT07 ANC, harganya memang jauh lebih murah — tapi pengalaman build quality dan suara terasa ada gap yang cukup terasa.

Untuk Siapa Nothing Ear 1 Cocok?

Setelah tiga minggu pengujian intensif, berikut gambaran siapa yang akan paling puas dengan Nothing Ear 1:

  • Pelajar SMA yang mengutamakan desain dan statement — earphone ini akan jadi bahan perhatian di sekolah
  • Yang butuh ANC fungsional untuk belajar di lingkungan berisik tapi tidak mau keluar budget besar
  • Pengguna yang sering dengerin podcast, audiobook, atau konten vokal — karena suara mid-forward-nya sangat cocok
  • Pelajar yang punya wireless charger di rumah dan ingin kemudahan pengisian daya
  • Pemburu unit second/bekas berkualitas di marketplace lokal

Sebaliknya, Nothing Ear 1 mungkin bukan pilihan terbaik kalau kamu hardcore music listener yang sangat peduli codec premium, atau kalau budget kamu memungkinkan untuk langsung lompat ke Nothing Ear 3 yang versi terbarunya sudah tersedia di Indonesia.

Tips Beli Nothing Ear 1 untuk Pelajar SMA

  • Beli unit bekas yang mulus: Pasar second Nothing Ear 1 di Tokopedia dan Shopee cukup ramai. Cari yang kondisinya di atas 90% dengan case lengkap dan semua eartips masih ada.
  • Cek firmware versi terbaru: Pastikan earphone sudah di-update ke firmware terbaru sebelum dipakai — ini mempengaruhi performa ANC secara signifikan.
  • Gunakan eartips yang pas: Nothing menyertakan tiga ukuran eartips. Pilih yang pas di telinga kamu karena seal yang baik langsung mempengaruhi kualitas bass dan isolasi pasif.
  • Aktifkan equalizer di Nothing X: Preset "Balanced" cocok untuk belajar, sedangkan preset "More Bass" lebih fun untuk musik.
  • Jaga casing dari goresan: Case bening menampilkan bekas jari dan goresan lebih mudah terlihat. Pertimbangkan beli soft pouch pelindung tambahan.

Verdict Akhir

Nothing Ear 1 adalah earphone TWS yang — bahkan di tahun 2026 — masih punya tempat yang jelas di pasar, terutama untuk pelajar SMA yang mencari perpaduan antara desain unik, ANC fungsional, dan harga yang masuk akal.

Nilainya paling maksimal ketika dibeli second dengan harga Rp 350.000 – Rp 450.000 dalam kondisi baik. Di rentang harga itu, sulit menemukan kompetitor yang menawarkan paket serupa.

Untuk harga baru yang kini menyentuh Rp 900.000 ke atas, pilihan lain seperti Anker Soundcore Liberty 4 NC mungkin memberikan value yang lebih kompetitif secara spesifikasi. Tapi kalau desain transparan dan identitas brand Nothing adalah prioritas kamu, Ear 1 tetap juara di segmennya sendiri.

Skor Akhir: 8/10 — Direkomendasikan dengan catatan, terutama untuk pembelian unit second yang harganya lebih masuk akal.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Nothing Ear 1 cocok untuk telinga yang lebih kecil?
Nothing menyertakan tiga ukuran eartips (S, M, L). Beberapa pengguna dengan telinga kecil melaporkan fit yang kurang ideal, terutama saat bergerak aktif. Disarankan mencoba langsung di toko sebelum membeli, atau memastikan toko menyediakan kebijakan retur jika unit baru.
Apakah Nothing Ear 1 bisa dipakai saat olahraga atau lari pagi?
Rating IPX4-nya membuat Ear 1 tahan terhadap keringat dan cipratan hujan ringan, sehingga aman untuk olahraga ringan hingga sedang. Tapi untuk lari intensitas tinggi, fit-nya yang in-ear bisa terasa kurang aman untuk sebagian orang — earphone sport khusus dengan ear fin mungkin lebih cocok.
Bagaimana kualitas microphone Nothing Ear 1 untuk video call atau presentasi online?
Kualitas mic-nya fungsional untuk keperluan sehari-hari seperti WhatsApp call atau Google Meet di kondisi tenang. Namun di lingkungan berisik, suara background cukup terdengar oleh lawan bicara. Untuk presentasi penting, lebih baik pakai mikrofon eksternal tambahan jika memungkinkan.
Nothing Ear 1 atau langsung beli Nothing Ear 3 yang baru?
Jika budget memungkinkan, Nothing Ear 3 menawarkan peningkatan signifikan di kualitas ANC, driver, dan konektivitas. Tapi jika budget terbatas dan kamu menemukan unit Ear 1 second dalam kondisi prima di harga Rp 350rb–Rp 450rb, itu masih merupakan deal yang sangat bagus untuk kantong pelajar SMA.
Di mana tempat beli Nothing Ear 1 yang terpercaya di Indonesia?
Untuk unit baru, cek official store Nothing di Tokopedia dan Shopee. Untuk unit bekas, platform seperti Tokopedia (dengan fitur rekening bersama), Shopee, atau Facebook Marketplace dengan seller bereputasi baik adalah pilihan yang cukup aman. Pastikan seller mau menunjukkan video unboxing atau demo sebelum transaksi.
#nothing ear 1 #review #earphone #TWS #pelajar SMA #ANC #noise cancelling #aksesori audio #nothing indonesia #review_pengguna #pros cons #spesifikasi #verdict #jakarta #indonesia #2026
Ajie Kusumadhany

Ditulis oleh: Ajie Kusumadhany Smartphone, Laptop, Gadget

Ajie Kusumadhany adalah tech enthusiast dan reviewer gadget dari Indonesia. Berpengalaman mengulas smartphone, laptop, dan aksesori elektronik konsumen. Berbagi review mendalam, spesifikasi, dan insight harga untuk membantu konsumen Indonesia membuat keputusan pembelian yang lebih cerdas.

Comments