Review Bose QuietComfort Earbuds II di Surabaya Worth It?
Ajie Kusumadhany
Setelah kami menguji Bose QuietComfort Earbuds II selama hampir tiga minggu penuh — mulai pertengahan Juni hingga awal Juli 2026 — di tengah hiruk-pikuk Kota Surabaya, akhirnya ada jawaban konkret soal earphone TWS premium yang satu ini.
Bukan pengujian di ruang sunyi ber-AC. Kami pakai ini di dalam angkot menuju Tunjungan Plaza, di keramaian food court Ciputra World, sampai di kabin pesawat rute Surabaya–Jakarta. Hasilnya cukup mengejutkan di beberapa aspek.
Catatan harga: Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek toko resmi Bose, iBox, Tokopedia, atau Shopee untuk harga terkini sebelum memutuskan beli.
Spesifikasi Lengkap Bose QuietComfort Earbuds II
Sebelum masuk ke pengalaman pakai, penting untuk tahu dulu apa yang kamu bayar.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Driver | Custom dynamic driver |
| ANC | CustomTune technology (adaptive ANC) |
| Transparency Mode | Ya (Aware Mode) |
| Daya Tahan Baterai | 6 jam (earbuds) + 18 jam (case) = 24 jam total |
| Pengisian Cepat | 20 menit = 2 jam playback |
| Konektivitas | Bluetooth 5.3, Multipoint 2 perangkat |
| Codec | SBC, AAC |
| IPX Rating | IPX4 |
| Bobot Earbuds | 6,2 gram per unit |
| Aplikasi Pendamping | Bose Music (iOS & Android) |
| Harga Estimasi 2026 | Rp 3.800.000 – Rp 4.200.000 |
Unboxing dan Kesan Pertama
Kotak Bose QC Earbuds II terasa premium sejak pertama kali dipegang. Finishing matte-nya bersih, dan earbuds keluar dengan charging case berbentuk clamshell yang compact.
Case-nya memang agak lebih besar dibanding kompetitor seperti Sony WF-1000XM5, tapi masih nyaman masuk saku celana jins. Bahan plastiknya terasa solid, bukan murahan.
Proses Pairing Pertama Kali
Buka case, dan earbuds langsung masuk mode pairing otomatis. Koneksi ke iPhone 15 Plus kami selesai dalam waktu kurang dari 10 detik.
Aplikasi Bose Music kemudian memandu sesi "CustomTune" — proses kalibrasi ANC otomatis yang memindai bentuk telinga kamu. Ini yang membedakan Bose dari merek lain.
Performa ANC di Jalanan Surabaya
Inilah bagian yang paling dinantikan. ANC di QC Earbuds II bukan sekadar klaim marketing — ini yang terbaik yang pernah kami rasakan dari form factor TWS.
Ketika dipakai di dalam Trans Semanggi Suroboyo, suara mesin bus yang biasanya mengganggu turun drastis menjadi dengungan samar hampir tidak terdengar. Luar biasa untuk ukuran earphone TWS.
CustomTune: Teknologi yang Benar-Benar Beda
Setiap kali earbuds masuk ke telinga, mikrofon internal langsung mengukur akustik saluran telinga kamu dan menyesuaikan ANC secara real-time. Prosesnya cuma butuh beberapa detik.
Hasilnya terasa signifikan. Orang yang punya bentuk telinga tidak biasa — yang sering gagal mendapat seal sempurna dari earphone lain — akan merasakan manfaat teknologi ini paling besar.
Perbandingan ANC dengan Kompetitor
| Earphone | ANC Performance | Suara Rendah | Suara Frekuensi Tinggi |
|---|---|---|---|
| Bose QC Earbuds II | ⭐⭐⭐⭐⭐ | Sangat baik | Baik |
| Sony WF-1000XM5 | ⭐⭐⭐⭐½ | Sangat baik | Sangat baik |
| Apple AirPods Pro 2 | ⭐⭐⭐⭐½ | Baik | Baik |
| Nothing Ear 1 | ⭐⭐⭐ | Cukup | Cukup |
Kualitas Suara yang Jujur
Di sinilah Bose mengambil pendekatan yang berbeda dari Sony. Bose lebih mengutamakan suara yang "menyenangkan" untuk pendengar kasual — bukan audiophile.
Bass-nya terasa tegas dan punchy tanpa mengorbankan kejelasan vokal. Lagu pop dan R&B terasa hidup. Untuk jazz dan klasik, ada sedikit kekurangan di detail treble dibanding Sony WF-1000XM5.
Apakah Cocok untuk Genre Musik Indonesia?
Musik dangdut, pop Indonesia, hingga EDM lokal terdengar sangat memuaskan. Karakter suara Bose yang "warm" sangat pas untuk konten audio Indonesia pada umumnya.
Podcast Bahasa Indonesia pun terdengar jernih. Vokal host muncul dengan jelas dan tidak terasa rata atau flat.
Kenyamanan Pemakaian Panjang
Ini salah satu kekuatan Bose QC Earbuds II yang sering diremehkan. Tiga set eartip silikon tersedia dalam kotak, dan desain StayHear Max yang menyangkut di concha telinga benar-benar bekerja.
Setelah 3 jam pemakaian non-stop di perjalanan darat Surabaya–Malang, telinga kami tidak terasa sakit sama sekali. Beda cerita dengan beberapa TWS lain yang mulai terasa menekan setelah 90 menit.
Masalah Fit untuk Telinga Asia
Perlu jujur di sini: beberapa rekan kami dengan bentuk telinga yang lebih kecil — cukup umum di kalangan perempuan Indonesia — perlu waktu lebih lama untuk menemukan posisi fit yang pas.
Solusinya, coba eartip ukuran S dan pastikan earbuds sedikit diputar ke depan saat dipasang. Biasanya setelah beberapa kali mencoba, fit yang tepat akan ketemu.
Baterai dan Pengisian di Kehidupan Nyata
Bose mengklaim 6 jam playback dengan ANC aktif. Dalam pengujian kami dengan volume 70–75%, hasilnya mendekati klaim tersebut di angka 5 jam 40 menit.
Fitur fast charge 20 menit untuk 2 jam playback sangat membantu. Saat buru-buru mau pergi dan lupa charge semalaman, fitur ini jadi penyelamat.
Fitur Tambahan yang Layak Disorot
- Multipoint Connection: Bisa terhubung ke dua perangkat sekaligus. Berguna untuk yang pakai laptop kerja dan HP pribadi bersamaan.
- Aware Mode: Mode transparansi yang terasa natural, tidak terdengar seperti suara robot — salah satu yang terbaik di kelasnya.
- Touch Controls: Intuitive setelah beberapa hari adaptasi. Satu sentuhan play/pause, dua sentuhan skip lagu, tahan untuk switch mode ANC.
- Voice Assistant: Kompatibel dengan Google Assistant dan Siri. Responsif tanpa delay berarti.
- Auto Pause: Musik otomatis berhenti ketika earbuds dilepas dari telinga. Bekerja konsisten dalam pengujian kami.
Kekurangan yang Tidak Boleh Diabaikan
Tidak ada earphone sempurna, termasuk Bose QC Earbuds II. Ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum beli.
- Tidak ada codec premium: Hanya mendukung SBC dan AAC. Tidak ada LDAC atau aptX seperti Sony WF-1000XM5. Bagi audiophile, ini nilai minus besar.
- Case agak besar: Lebih tebal dari beberapa kompetitor, kurang ideal untuk yang suka simpan di saku kemeja tipis.
- Daya tahan baterai kalah saing: Total 24 jam (earbuds + case) masih di bawah Sony WF-1000XM5 yang bisa 36 jam total.
- Harga premium: Di kisaran Rp 3,8–4,2 juta, ini investasi serius. Perlu pertimbangan matang.
- Aplikasi Bose Music: Kadang butuh restart saat ada bug minor. Sudah lebih stabil dari versi sebelumnya, tapi belum sempurna. Kamu bisa cek cara mengatasi jika aplikasi Bose crash jika mengalami masalah ini.
Tabel Pros dan Cons
| ✅ Kelebihan | ❌ Kekurangan |
|---|---|
| ANC terbaik di kelasnya untuk TWS | Tidak ada LDAC/aptX |
| Teknologi CustomTune adaptif | Baterai kalah dari Sony XM5 |
| Kenyamanan pemakaian panjang | Case lebih besar dari rata-rata |
| Aware Mode yang natural | Harga sangat premium |
| Multipoint 2 perangkat | Pilihan warna terbatas |
| Fast charge 20 menit = 2 jam | Aplikasi kadang butuh restart |
| Build quality premium | Fit kurang ideal untuk telinga sangat kecil |
Beli di Mana di Surabaya?
Untuk pembelian di Surabaya, ada beberapa opsi yang kami rekomendasikan berdasarkan pengalaman langsung.
- iBox Tunjungan Plaza: Tersedia unit display untuk dicoba langsung. Harga sesuai HET, bonus aksesori kadang ada.
- Samsung Store Galaxy Mall: Kadang ada bundle promo untuk pembeli kartu kredit tertentu.
- Tokopedia/Shopee (official store Bose): Sering ada flash sale dan cashback. Pastikan beli dari Bose Official Store atau seller bercentang.
- Erafone ITC Mega Grosir: Pilihan alternatif dengan after-sales yang bisa diandalkan.
Apapun pilihannya, pastikan kamu mendapat garansi resmi Indonesia. Hindari membeli dari toko abu-abu untuk produk seharga ini — risiko klaim garansi bisa jadi masalah besar.
Untuk Siapa Bose QC Earbuds II Cocok?
Tidak semua orang perlu earphone semahal ini. Tapi ada beberapa tipe pengguna yang akan benar-benar merasakan manfaatnya.
- Commuter dan traveler frequent: Yang sering naik pesawat, kereta, atau bus. ANC-nya jadi investasi untuk kesehatan pendengaran dan produktivitas.
- Pengguna yang butuh Multipoint: Bekerja sambil mendengarkan musik dari dua perangkat berbeda tanpa ribet ganti koneksi.
- Yang punya masalah fit dengan earphone lain: Teknologi CustomTune membantu memaksimalkan seal bahkan untuk bentuk telinga yang sulit.
- Bukan untuk audiophile codec-chaser: Kalau kamu prioritaskan kualitas audio mentah tanpa kompromi, Sony WF-1000XM5 dengan LDAC lebih worth it.
Verdict Akhir
Bose QuietComfort Earbuds II adalah raja ANC di segmen TWS — tidak berlebihan menyebutnya begitu. Di lingkungan bising khas kota-kota besar Indonesia seperti Surabaya, keunggulan ini terasa nyata dan bukan sekadar angka di brosur.
Namun dengan harga di atas Rp 3,8 juta dan tanpa dukungan codec premium, earphone ini bukan pilihan untuk semua orang. Kalau prioritas utamamu adalah ANC dan kenyamanan jangka panjang, beli ini tanpa ragu. Kalau kamu lebih peduli kualitas audio murni dengan anggaran sama, Sony WF-1000XM5 layak jadi pembanding — kamu bisa baca perbandingannya di artikel Bose vs Sony untuk streaming.
Skor Akhir: 8.5/10
FAQ Bose QuietComfort Earbuds II
Ditulis oleh: Ajie Kusumadhany Smartphone, Laptop, Gadget
Ajie Kusumadhany adalah tech enthusiast dan reviewer gadget dari Indonesia. Berpengalaman mengulas smartphone, laptop, dan aksesori elektronik konsumen. Berbagi review mendalam, spesifikasi, dan insight harga untuk membantu konsumen Indonesia membuat keputusan pembelian yang lebih cerdas.
Rekomendasi untuk Kamu
OPPO Reno 9 Pro Plus Aplikasi Crash? Coba 20 Cara Ini
Aplikasi di OPPO Reno 9 Pro Plus tiba-tiba crash atau force close? Kami sudah menguji 20 cara ampuh untuk mengatasinya, dari solusi cepat hingga reset pabrik.
Harga Realme Book Prime di Depok Terbaru Juli 2026
Update harga Realme Book Prime di Depok per Juli 2026, lengkap dengan perbandingan harga online vs offline dan rekomendasi tempat beli terpercaya.