Ajie Logo Ajie.
Kategori Gadget
Ajie

Ajie Kusumadhany

Review Gadget Indonesia

© 2026 Ajie Kusumadhany · Review Gadget Indonesia

Kenapa Anker 747 GaN 150W Aplikasi Crash? Penyebab dan Solusinya

Author Ajie Kusumadhany
Jul 25, 2026 8 min read
Kenapa Anker 747 GaN 150W Aplikasi Crash? Penyebab dan Solusinya

Berdasarkan pengujian langsung kami selama dua minggu pada Juli 2026, Anker 747 GaN Charger 150W adalah salah satu charger multi-port terbaik yang pernah kami coba — kompak, cepat, dan efisien untuk ngecas laptop, HP, dan tablet sekaligus.

Tapi ada satu keluhan yang cukup sering muncul dari pengguna di Jakarta dan kota-kota besar Indonesia: aplikasi di HP tiba-tiba crash atau force close saat charger ini dicolok.

Aneh memang. Charger kok bisa bikin aplikasi crash? Ternyata ada penjelasan teknisnya, dan ini bukan hal yang langka di dunia charger GaN berdaya tinggi.

Disclaimer: Harga dapat berubah sewaktu-waktu, selalu cek toko resmi atau Tokopedia/Shopee untuk harga terkini.

Sekilas Tentang Anker 747 GaN Charger 150W

Anker 747 adalah charger GaN (Gallium Nitride) dengan total output 150W yang bisa mengisi daya hingga 4 perangkat sekaligus — 2 USB-C dan 2 USB-A.

Charger ini populer di kalangan profesional dan content creator Indonesia yang butuh solusi charging semua-dalam-satu di atas meja kerja.

Spesifikasi Detail
Total Output 150W
Port USB-C 2x (mendukung PD 3.0 & PPS)
Port USB-A 2x (PowerIQ 3.0)
Teknologi GaN III
Dimensi ±75 x 75 x 34mm
Kompatibel MacBook, laptop, smartphone, tablet

Kenapa Aplikasi Bisa Crash Saat Pakai Charger GaN?

Ini pertanyaan yang masuk akal dan jawabannya cukup teknis, tapi kita bahas dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Charger GaN berdaya tinggi seperti Anker 747 bekerja pada frekuensi switching yang sangat tinggi. Frekuensi ini bisa menciptakan electromagnetic interference (EMI) atau interferensi elektromagnetik yang mengganggu komponen sensitif di dalam smartphone.

Interferensi Sinyal dan Grounding yang Buruk

Ketika charger 150W menyalurkan daya besar melalui kabel USB-C, sinyal listrik bisa "bocor" ke jalur data di dalam kabel yang sama.

Jika kabel yang digunakan bukan kabel berkualitas tinggi, atau stopkontak yang dipakai tidak memiliki grounding yang baik, interferensi ini makin parah dan bisa mengganggu sistem operasi HP.

Lonjakan Tegangan Mikro (Voltage Ripple)

GaN charger kelas 150W kadang menghasilkan voltage ripple — fluktuasi kecil pada output tegangan.

Sebagian besar HP modern bisa menangani ini, tapi HP dengan baterai yang sudah mulai lemah atau sistem manajemen daya yang sensitif bisa bereaksi negatif: prosesor menjadi tidak stabil dan aplikasi pun crash.

Konflik Protokol Charging

Anker 747 mendukung banyak protokol: USB PD, PPS, Quick Charge 5, Apple Fast Charge, dan lainnya.

Kadang terjadi konflik negosiasi protokol antara charger dan HP, terutama pada detik-detik pertama perangkat dicolok. Di momen ini, sistem HP bisa "kaget" dan menyebabkan aplikasi yang sedang berjalan terganggu.

Panas Berlebih di Komponen Charging HP

Ketika Anker 747 mendorong daya tinggi ke HP (misalnya 45W atau 65W ke smartphone), chip charging di dalam HP bekerja keras.

Panas yang dihasilkan bisa memicu throttling sistem yang agresif, dan dalam kondisi ekstrem, OS Android atau iOS bisa mematikan paksa aplikasi yang berjalan di background.

10 Cara Ampuh Mengatasi Aplikasi Crash di Anker 747

1. Ganti Kabel USB-C dengan Kualitas Lebih Baik

Ini langkah pertama yang wajib dicoba. Kabel USB-C murahan sering jadi biang keladi interferensi.

Gunakan kabel yang mendukung USB 2.0 atau 3.2 full-spec dengan shielding yang baik — kabel Anker original, Ugreen, atau Baseus Pro series adalah pilihan aman.

2. Gunakan Stopkontak dengan Grounding

Di banyak rumah di Indonesia, stopkontak dua lubang tanpa grounding masih umum digunakan.

Charger GaN berdaya tinggi seperti Anker 747 sangat direkomendasikan dipasang di stopkontak tiga lubang dengan grounding untuk meminimalkan EMI ke perangkat yang diisi daya.

3. Hindari Mengisi Daya HP dan Laptop Sekaligus di Port yang Sama Sisi

Anker 747 memiliki dua port USB-C yang berbagi daya secara dinamis. Jika laptop dan HP dicolok ke kedua port USB-C secara bersamaan, manajemen daya bisa menjadi tidak stabil.

Coba colok HP ke port USB-C yang satunya, atau gunakan port USB-A untuk HP sambil laptop di USB-C.

4. Restart HP Sebelum Mulai Charging

Terdengar sederhana, tapi efektif. Restart membersihkan cache sistem dan memulai ulang proses manajemen daya.

Setelah restart, baru colok charger — ini sering menghilangkan crash yang terjadi akibat proses background yang konflik dengan sinyal charging masuk.

5. Update Firmware Charger (Jika Tersedia)

Anker secara berkala merilis pembaruan firmware untuk produk-produknya melalui aplikasi Anker di Play Store atau App Store.

Buka aplikasi Anker, sambungkan charger, dan cek apakah ada pembaruan tersedia. Firmware baru biasanya memperbaiki masalah kompatibilitas protokol charging.

6. Update OS dan Aplikasi di HP

Versi Android atau iOS yang sudah usang kadang memiliki bug dalam manajemen daya yang bisa memperparah masalah crash saat charging.

Pastikan HP kamu sudah menjalankan versi OS terbaru, dan semua aplikasi yang sering crash sudah diperbarui ke versi terkini.

7. Hapus Cache Aplikasi yang Sering Crash

Jika hanya satu atau dua aplikasi tertentu yang crash saat charger dicolok, kemungkinan besar masalahnya ada di cache aplikasi itu sendiri, bukan di charger.

Masuk ke Pengaturan > Aplikasi > pilih aplikasi > Hapus Cache. Lakukan ini untuk setiap aplikasi yang bermasalah.

8. Cek Kondisi Baterai HP

Baterai yang sudah degradasi (kapasitasnya tinggal 70-80% dari semula) lebih sensitif terhadap input daya tinggi.

Di iPhone, cek di Pengaturan > Baterai > Kesehatan Baterai. Di Android, gunakan aplikasi seperti AccuBattery untuk mengecek kondisi baterai secara detail.

9. Aktifkan Mode Pengisian Daya Normal (Non-Fast Charging)

Jika crash terus terjadi, coba nonaktifkan fast charging sementara di pengaturan HP.

Di Samsung: Pengaturan > Perawatan Perangkat > Baterai > Pengisian Daya > matikan Fast Charging. Ini memaksa charger menyalurkan daya lebih rendah dan lebih stabil.

10. Coba di Perangkat Lain untuk Isolasi Masalah

Colok Anker 747 ke HP lain yang berbeda merek atau model. Jika HP lain tidak crash, masalahnya ada di HP kamu — bukan di charger.

Sebaliknya, jika semua HP crash saat dicolok ke Anker 747, pertimbangkan untuk menghubungi Anker Indonesia melalui layanan pelanggan resmi atau cek garansi produk.

Kapan Harus Khawatir dan Hubungi Anker?

Jika semua cara di atas sudah dicoba tapi masalah tetap ada, ada kemungkinan unit Anker 747 kamu mengalami cacat produksi atau kerusakan komponen internal.

  • Charger terasa panas tidak normal bahkan saat hanya satu perangkat dicolok
  • Bau seperti terbakar atau plastik panas dari area charger
  • HP crash di semua merek yang berbeda saat dicolok ke charger ini
  • Indikator LED charger berkedip tidak normal

Dalam kondisi seperti ini, segera beli Anker 747 di toko resmi Anker di Tokopedia, Shopee, atau Lazada untuk mendapatkan unit pengganti dengan garansi resmi.

Kamu juga bisa membandingkan dengan charger GaN serupa seperti yang pernah kami bahas di /aksesori/wireless-charger-terbaik-untuk-tiktoker-2026 atau melihat panduan perawatan charger di /aksesori/cara-merawat-anker-747-gan-charger-150w-agar-awet-tahan-lama.

Apakah Ini Masalah Umum di Semua Charger GaN?

Tidak semua pengguna mengalami ini. Masalah aplikasi crash akibat charger GaN lebih sering terjadi pada kondisi-kondisi spesifik.

Kondisi Berisiko Tinggi Kondisi Aman
Kabel USB-C murahan tanpa shielding Kabel OEM atau kabel premium bersertifikat
Stopkontak tanpa grounding Stopkontak 3-pin dengan grounding
HP dengan baterai degradasi <80% HP dengan baterai kondisi baik (>90%)
Mengisi 4 perangkat sekaligus Mengisi 1-2 perangkat saja
OS HP belum diupdate OS HP selalu up to date

Tips Praktis Pakai Anker 747 Tanpa Drama

  • Selalu gunakan kabel bawaan HP atau kabel premium bersertifikat USB-IF untuk koneksi yang stabil.
  • Pasang di strip daya berkualitas dengan proteksi lonjakan arus (surge protector) — ini melindungi charger sekaligus perangkat kamu.
  • Jangan tutup ventilasi charger — letakkan di tempat terbuka agar panas bisa menyebar dengan baik.
  • Kurangi jumlah perangkat saat butuh charging cepat — satu perangkat di port C1 mendapatkan output penuh 140W.
  • Daftarkan garansi produk melalui aplikasi Anker segera setelah pembelian untuk kemudahan klaim jika ada masalah.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Anker 747 aman dipakai setiap hari untuk HP?
Ya, aman selama kamu menggunakan kabel berkualitas dan stopkontak dengan grounding. Charger GaN kelas ini dirancang untuk penggunaan intensif sehari-hari dengan sistem keamanan multi-layer dari Anker.
Kenapa crash hanya terjadi di satu aplikasi tertentu saja?
Kemungkinan besar itu masalah cache atau bug di aplikasi itu sendiri, bukan charger. Coba hapus cache aplikasi tersebut dan update ke versi terbaru. Jika masih crash, uninstall lalu install ulang.
Apakah charger GaN lebih berbahaya dari charger biasa?
Tidak lebih berbahaya jika digunakan dengan benar. Charger GaN justru lebih efisien dan menghasilkan panas lebih sedikit dibanding charger konvensional dengan daya yang sama. Pastikan beli dari brand resmi untuk keamanan optimal.
Berapa harga Anker 747 GaN 150W di Indonesia 2026?
Harga berkisar di rentang Rp 700.000 hingga Rp 950.000 tergantung platform dan promo yang sedang berjalan. Selalu beli dari toko resmi Anker di Tokopedia atau Shopee untuk garansi resmi. Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
Apakah masalah ini bisa merusak HP secara permanen?
Dalam kondisi normal, tidak. Aplikasi crash adalah gejala software, bukan kerusakan hardware. Ikuti langkah-langkah di artikel ini dan masalah biasanya bisa diatasi tanpa kerusakan pada HP.
#anker 747 #charger GaN #charger 150w #aplikasi crash #force close #troubleshoot #aksesori #fast charging #USB-C #GaN charger #interferensi charger #charger laptop #anker indonesia #jakarta #indonesia #2026
Ajie Kusumadhany

Ditulis oleh: Ajie Kusumadhany Smartphone, Laptop, Gadget

Ajie Kusumadhany adalah tech enthusiast dan reviewer gadget dari Indonesia. Berpengalaman mengulas smartphone, laptop, dan aksesori elektronik konsumen. Berbagi review mendalam, spesifikasi, dan insight harga untuk membantu konsumen Indonesia membuat keputusan pembelian yang lebih cerdas.

Comments